Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Sarimuda dan Harnojoyo Bersaing Ketat di Pilkada Palembang

Sarimuda dan Harnojoyo Bersaing Ketat di Pilkada Palembang

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 3 Nov 2017
  • visibility 106

PALEMBANG – Berdasarkan hasil survei IPOL Indonesia pasangan calon petahana Harnojoyo-Fitrianti akan bersaing ketat pasangan calon Sarimuda-Abdul Rozak pada pilkada Palembang 2018.

CEO IPOL Indonesia, Petrus Hariyanto di Palembang, Kamis mengatakan, berdasarkan survei, akan menghadirkan pertarungan dua kekuatan lama yang pernah bersaing pada pilkada 2013.

Polarisasi dua kubu kekuatan lama dengan basis massa yang sudah terkonsentrasi ini, setidaknya nampak dalam hasil survei IPOL Indonesia (IT-Research and Politic Consultant) 15-22 Oktober 2017.

“Jadi, antara Sarimuda melawan petahana Harnojoyo yang memiliki legacy (warisan) politik almarhum Romi Herton, akan bersaing ketat dan mendominasi pilkada Palembang 27 Juni 2018,” katanya.

Ia mengungkapkan, hasil risetnya, bahwa komposisi pasangan calon petahana Harnojoyo-Fitrianti yang akan melawan Sarimuda-Abdul Rozak, masih menjadi ajang kontestasi yang amat ketat dan ramai.

Sementara nama lain seperti Mularis Djahri, Akbar Alfaro, Yudha Mahyudin masih belum signifikan.

Ia menyatakan, dengan 600 responden, menggunakan metode multistage random sampling, hasil riset menunjukkan, popularitas Harnojoyo masih yang tertinggi mencapai 93,02 persen dan elektabilitas mencapai 25,02 persen.

Fakta ini cukup rasional dan wajar, karena kontestasi yang terjadi sekarang masih menjadi petahana. Sedangkan popularitas Sarimuda selaku penantang mencapai 86,96 persen, untuk tingkat keterpilihan/elektabilitas di kisaran angka 21,11 persen, jelasnya.

Angka elektabilitas Harnojoyo selaku petahana ini tentunya harus menjadikan kewaspadaan tersendiri, sebab, manakala terjadi ‘head to head’ dan hanya kedua kandidat ini yang mendapat rekom lengkap untuk diusung partai, maka penantang berpotensi bisa mengungguli petahana.

Mengapa demikian, karena kandidat petahana, lanjutnya, juga perlu mewaspadai angka ketersukaan pemilih, yang menyatakan lebih senang pada Sarimuda 63 persen, sedangkan 57 persen suka pada Harnojoyo.

Kecenderungan kontestasi sampai dengan akhir Oktober 2017, masih menunjukkan pergerakan yang dilakukan calon wali kota lain belum signifikan.

Bahkan calon muda yang bermunculan sebagai penantang masih belum signifikan saat disurvei, katanya. (ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPK akan Perhatikan Daerah yang Sering Tersangkut Korupsi

    KPK akan Perhatikan Daerah yang Sering Tersangkut Korupsi

    • calendar_month Sel, 15 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    JAKARTA — KPK akan memberikan perhatian lebih kepada daerah yang berkali-kali kepala daerahnya tersangkut korupsi. Deputi Pencegahan KPK, Pahala Nainggolan mengatakna, lembaga antirasuah itu akan datang lebih cepat untuk melakukan pencegahan. Pahala Nainggolan mengatakan, pencegahan terhadap korupsi menjadi prioritas besar KPK. Upaya pencegahan akan lebih agresif mengingat penindakan yang dilakukan selama ini dinilai belum efektif. […]

  • Presidential Threshold (PT) Bentuk Ketidakadilan

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    JAKARTA – Aturan Presidential Threshold (PT) dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) kali ini dinilai merupakan bentuk ketidakadilan politik. Ini juga hasil rumusan Undang-Undang Pemilu yang sangat kuat dengan aroma arogansi kekuasaan. Idealnya, dalam Pemilu serentak, semua calon dari partai politik bisa mengajukan calonnya sendiri. Demikian terungkap dalam diskusi Dialektika Demokrasi di Media Center DPR RI, Gedung […]

  • Penyelesaian Konflik Agraria di Sumsel Lamban

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Aktivis peduli lingkungan di Provinsi Sumatera Selatan menyatakan penyelesaian konflik agraria dan sumber daya alam di daerah dengan 17 kabupaten dan kota itu berjalan lamban. Post Views: 530

  • Jelang Pilkada, Politik Indentitas Kepung Lubuklinggau

    • calendar_month Ming, 24 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Menjelang Pilkada, Politik Indentitas bakalan Mengepung Kota Lubuklinggau. Hal ini disampaikan oleh ketua Umum Pemuda Mandala Trikora Lubuklinggau-Mura, Mirwan bahwa Perhelatan pilkada Kota Lubuklinggau Tahun 2018 nanti lubuklinggau bakal di kepung oleh isu politik Indentitas. Ini merupakan tontonan paling vulgar tentang bagaimana politik identitas dioperasikan, hal ini di tampakkan oleh bermunculnya berbagai persatuan […]

  • Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten Musirawas 2016-2021

    Kapasitas Riil Kemampuan Keuangan Daerah Kabupaten Musirawas 2016-2021

    • calendar_month Sab, 18 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Kapasitas riil kemampuan keuangan Kabupaten Musirawas 2016 – 2021 sebagai berikut : Tahun 2016 sebesar Rp 1.692.102.067.681,- dengan Silpa sebesar Rp 30.210.826.351,- sehingga total sebesar Rp 1.722.312.894.032,- Post Views: 338

  • BPN Lubuklinggau Akui Terima Uang Pemohon Sertifikat Tanah

    • calendar_month Sab, 7 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Kepala Kantor Pertanahan (BPN) Kota Lubuklinggau, Bukhori membenarkan adanya pemberian uang oleh pemohon sertifikat tanah kepada stafnya. “‘Mereka tidak minta itu merupakan kerelaan dari yang bersangkutan. Karena saat pengukuran tanah yang bersangkutan dihubungi namun tidak bisa mengikuti pengukuran. Yang jelas semua pekerjaan berdasarkan Standar Operasional Prosedur (SOP),” katanya, Jum’at (06/09). Bukhori minta […]

expand_less