Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » BAPPEDA Gelar Musrenbang Susun RKPD 2019

BAPPEDA Gelar Musrenbang Susun RKPD 2019

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
  • visibility 58

MUSIRAWAS- Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Musi Rawas menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang), dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas, berlangsung di Bagas Raya, Selasa, (20/03).

Pada acara yang dibuka langsung oleh Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan itu, pihak Bappeda Musi Rawas mengundang narasumber meliputi Irjen PDT Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Dr Syamsul Widodo, MA, dari pusat Litbang Inovasi Daerah Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian dalam negeri, DR Hadi Supratika, MM, Kepala Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Bappeda Sumatera Selatan, dan Rektor Universitas Musi Rawas, Prof. Dr. Ir. H Fahrurrozie Sjarkowi, M.Sc.

Kepala Bappeda Musi Rawas, H Suharto Patih, dalam sambutannya mengatakan, dilaksanakannya Musrenbang ini untuk menyempurnakan rancangan RKPD tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas berdasarkan masukan dari hasil Forum Perangkat Daerah.

Tujuannya jelas Suharto, mendapatkan masukan akhir untuk penyempurnaan RKPD Kabupaten Musi Rawas yang dirinci berdasarkan kegiatan prioritas, pagu dana menurut fungsi dan OPD yang akan dijadikan sebagai dasar menentukan kebijakan anggaran tahun 2019.
Kemudian, mensinkronkan agenda dan program prioritas pembangunan kabupaten, provinsi dan nasional serta dukungan pendanaan tugas perbantuan dan dana perimbangan.

Dikatakannya, tema pembangunan Kabupaten Musi Rawas tahun 2019, yakni memacu peningkatan produktifitas untuk meningkatkan daya saing dan unggulan daerah dalam rangka menuju Musi Rawas Sempurna.

Arah kebijakan pada 2019 yakni meningkatkan kuantitas dan kualitas SDM melalui wajib belajar, serta meningkatkan penguasaan dan penerapan IPTEK, meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan termasuk kualitas pengelolanya.
Meningkatkan kuantitas dan layanan kesehatan, melalui peningkatan sarana dan prasarana kesehatan dasar dan tenaga kesehatan.
Kemudian mengembangkan sarana dan prasarana publik yang memadai di kawasan agropolitan dan kawasan strategis dan cepat tumbuh untuk menunjang pertumbuhan ekonomi.

Selanjutnya memperioritaskan pembangunan infrastruktur berkualitas merata sampai pedesaan, mengembangkan kerangka umum inovasi daerah yang kondusif bagi pengembangan usaha dan penanaman modal.

Peningkatan aksebilitas antar wilayah, melalui peningkatan sarana prasarana jalan, sarana prasarana dasar perumahan dan moda tranportasi, dengan memprioritaskan rumah tangga miskin dan daerah daerah yang sulit dijangkau.

Kemudian peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan sarana prasarana pasar tradisional, dengan prioritas pertumbuhan wirausaha baru dan pertumbuhan investasi.

Selanjutnya penataan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan dan pengawasan serta penegakan hukum lingkungan yang menyeluruh, terpadu, adil dan berkelanjutan.

Dikatakan Suharto, prioritas pembangunan tahun 2019 yakni peningkatan kualitas pendidikan dan SDM, peningkatan kualitas infrastruktur dan pembangunan berwawasan lingkungan, peningkatan kualitas kesehatan, peningkatan kualitas dan kuantitas serta nilai tambah produk unggulan.

Kemudian lanjutnya, pengembangan kewirausahaab dan pemberdayaan lembaga ekonomi desa, peningkatan pelayanan publik serta penciptaan suasana kondusif bagi inbestor untuk berinvestasi dan bagi wisatawan untuk berkunjung.

Suharto menambahkan, proyeksi PAGU usulan hasil sinkronisasi dari Musrenbang tingkat kecamatan, hasil reses DPRD, dan rencana kerja OPD melalui forum perangkat daerah untuk tahun 2019 sebesar Rp 2.454.230.895.113 terdiri dari 3.341 kegiatan disejumlah bidang.

Sementara peserta pada acara yang berlangsung satu hari itu, terdiri dari delegasi yang mewakili peserta Musrenbang Kecamatan, unsur OPD terkait, Bappeda wilayah tetangga dan OPD lain yang terkait di wilayah Kabupaten Musi Rawas, perbankan, perusahaan, LSM, tokoh masyarakat, dan akademisi.

Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan saat membuka acara Musrenbang itu mengatakan, pelaksanaan Musrenbang ini sangatlah penting untuk bersama-sama memberikan pemikiran dalam upaya mendorong sinergitas kebijakan pembangunan di Kabupaten Musi Rawas dengan kebijakan pembangunan provinsi Sumatera Selatan maupun kebijakan pembangunan nasional sesuai amanat konstitusi serta visi misi pembangunan Kabupaten Musi Rawas tahun 2016-2021.

Bupati berharap pada Musrenbang ini akan menghasilkan kesepakatan kesepatakan terutama tentang skala prioritas pembangunan. Sebab jelasnya, anggaran Kabupaten Musi Rawas sangat terbatas, sementara usulan dari masyarakat melalui Musrenbang sangatlah banyak.

Oleh karena iru, Kabupaten Musi Rawas dalam menyusun rencana pembangunan harus benar benar efisien, efektif dan tepat sasaran dengan memperhatikan benar benar prioritas sesuai kondisi kebutuhan masyarakat dan dengan mempertimbakan kemampuan keuangan.

Hadir pada pembukaan Musrenbang tersebut Ketua DPRD Musi Rawas Yudi Fratama, beserta sejumlah anggota DPRD, kepala OPD dilingkungan Musi Rawas, camat beserta kepala desa se Kabupaten Musi Rawas. (MS)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polres Musi Rawas Musnahkan BB 119,16 Gram Sabu

    • calendar_month Rab, 31 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Mura, Musnakan barang bukti (Bb) 119,16 gram serbuk kristal sabu-sabu seharga Rp 137 juta dengan cara dibelender berlangsung di halaman Mapolres Mura, Rabu (31/7) Pagi sekitar pukul 09.00 wib. Pemusnaan BB sabu merupakan hasil tangkapan Satresnarkoba, dengan tersangka SBD alias Sen (40) warga Desa Sorolangun, Kecamatan Karang […]

  • PAD dari Walet Belum Meningkat Signifikan

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas terutama dari Pajak Sarang Burung Walet belum diupayakan secara optimal, bahkan terkesan tidak ada peningkatan. Padahal usaha burung walet bak jamur hingga meningkat ratusan penangkar, seperti di Kecamatan Megang Sakti. Post Views: 260

  • Instruksi Gubernur Tetap Waspada, Cegah Karhutla

    • calendar_month Rab, 7 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menginstruksikan para kepala daerah dan pihak terkait di Sumsel  untuk tetap waspada dan terus sigap  dalam  penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Ini penting dilakukan agar jangan  sampai kejadian kebakaran parah yang terjadi di tahun 2015 terulang kembali. “Instruksi Presiden hari ini dalam pengendalian karhutla […]

  • Wagub Sumsel Ikuti Rakor Perumusan Protokol Kesehatan Produktif & Aman Covid-19

    • calendar_month Kam, 21 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya mengikuti rapat koordinasi tindak lanjut arahan Presiden RI terkait perumusan protokol masyarakat produktif dan aman Covid-19 bersama para Menteri Koordinator (Menko) dan Menteri Terkait lainnya dan Gubernur se Indonesia melalui video conference di Sumsel Command Center, Kantor Gubernur Sumsel, Kamis (21/05). Mengawali rakor, Menko Bidang Perekonomian […]

  • Oknum Pemotong Dana JKN Dinkes Mura Diduga Tidak Tersentuh Hukum

    • calendar_month Sen, 22 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS — Sepertinya dugaan kasus dana JKN Dinas Kesehatan (Dinkes)  Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada tahun 2014 lalu, sampai sekarang ini tidak tersentuh hukum. Padahal beberapa elemen masyarakat yang ada di daerah ini sudah berulang kali menyuarakan ke media dan melaporkan dugaan kasus ini kepada aparat penegak hukum. Akan tetapi, […]

  • Pasek Sarankan KPPD Pikir Ulang Gelar Kogres Tandingan Demokrat

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    SURABAYA — Kader Partai Demokrat I Gede Pasek Suardika meminta Kaukus Penyelamat Partai Demokrat (KPPD) memikirkan ulang rencana menggelar kongres tandingan sebagai bentuk protes dari sejumlah Dewan Pimpinan Cabang (DPC) yang pimpinannya diberhentikan oleh pusat. “Saya sarankan pikir ulang menggelar kongres tandingan, sebab semua pasti ada jalan keluarnya,” ujarnya, Selasa (11/5). Menurutnya, perbedaan dalam hal […]

expand_less