Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Semester Pertama, PAD Pajak Baru Capai 46,92 Persen

Semester Pertama, PAD Pajak Baru Capai 46,92 Persen

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
  • visibility 158

MUSI RAWAS – | Dalam kurun waktu semester pertama tahun 2019, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) bersumber dari pungutan pajak barulah terpenuhi 49, 92 persen atau sekitar Rp. 892.667.320.181,- dari target sebesar Rp. 1.9 Miliar tahun ini.

Demikian disampaikan Plt kepala Badan Pengelolahan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Mura, Dodi Irdiawan melalui Kabid Pembukuan dan Pelaporan Sarman, ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya. Kemarin (30/7) siang.

Dijelaskannya, bahwa setiap tahunnya BPPRD selaku organisasi perangkat daerah (OPD) terkait. Melakukan sejumlah kegiatan, diantaranya mendata realisasi dari pada sumber pungutan pajak maupun retribusi daerah yang dibayarkan oleh warga maupun pelaku usaha.

Kemudian, secara berkala pihaknya melakukan pendataan terhadap hasil capaian. Diataranya terkait realisasi pembayaran pajak maupun retribusi yang kesemuanya dibayarkan oleh warga pelaku usaha. Adapun, untuk diketahui realisasinya selama enam bulan terakhir januari hingga juni 2019 terutama realisasi Pajak yang sudah dibayarkan ke kas daerah (Kasda) menjadi pendapatan asli daerah (PAD), barulah sebesar Rp. 892. 667.320.181,- atau 49, 90 persen dari target dicanangkan setahunnya yakni Rp. 1.902.338.751,-.

“Terkait realisasi PAD, khususnya sumber pajak. Kalaulah sampai enam bulan ini baru terpenuhi Rp. 892,6 Juta atau 49,90 persen dari target PAD sebesar 1.9 Miliar,” terangnya

Lebih jauh, Sarman menjelaskan secaea global keseluruhan realisasi PAD tahun 2019. Hampir sama diberbagai daerah, sumber PAD didapatkan dari sejumlah sumber. Adapun, untuk di Kabupaten Mura sendiri, Sumber PAD didapatkam dari berbagai sumber diantaranya sumber pajak daerah, pajak dan juga sumber retribusi, kemudian sumber hasil kekayaan alam daerah dipisahkan yakni investasi saham.

“Sedangkan secara detailnya, pemasukan PAD untuk kabupaten Mura pertama mulai dari sumber pungutan pajak itu terdiri dati 11 objek pajak diantaranya PBB dan BPHTP.

Kemudian untuk retribusi sendiri, bersumber dari retribusi jasa umum, jasa usaha perizinan diantaranya hotel hiburan, reklame, penerangan jalan, MBLB, Parkir, Pajak Air Bawah Tanah, Sarang Burung Walet. Kemudian lainya PAD bersumber dari PAD yang sah,” bebernya.

Sementara, untuk besaran jumlah realisasi PAD secara keseluruhan. Dijelaskan Sarman, semua besaran PAD telah terhimpun itu barulah sebesar 37.82 persen atau Rp. 53.109.865.892,- dari target yang dicanakan Rp. 140.435.954.468,-

“Sedangkan untuk rinciannya, pertama pajak daerah barulah sebesar 17.67 atau sekitar Rp. 8.462.398.896 dari targetnya Rp. 7.886.787.650. Kemudian sumber PBB dari target Rp. 5.857.342.750 barulah teralisasi 270.814.460,- dan belum seluruhnya terpenuhi karena PBB itu jatuh temponya september mendatang,” tandasnya.

“Kemudian sumber lainya yakni retribusi yakni sumber pungutan pajak restoran dari target 1.3 Miliar baru terealisasi Rp. 840.969.445,-

Selanjutnya, retribusi penangkaran burung walet dari target 100 juta, barulah terealisasi 19 persen, atau Rp. 19.678.000,- yang memang khusus walet terkendala banyak penangkaran walet belum ada izinnya,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur Sumsel Minta Kabupaten/Kota Perketat Akses Warga Keluar Masuk Daerah

    • calendar_month Jum, 24 Apr 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 138
    • 0Komentar

    MARTAPURA – | Gubernur Sumsel, H Herman Deru minta Kabupaten/Kota di Sumsel terus memperketat akses keluar masuk sehingga penularan wabah Covid-19 tidak semakin luas. “Pemeriksaan terhadap seluruh masyarakat harus dilakukan dengan sopan, sehingga tidak menimbulkan permasalahan baru,” ujarnya saat meninjau Posko Terpadu Pemantauan dan Pengendalian Covid-19 yang ada di Kabupaten OKU Timur, Kamis (23/04). Menurut […]

  • Erwin Minta Gunakan Internet dengan Bijak

    • calendar_month Rab, 22 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Guru bukan satu-satunya sumber belajar, namun teknologi tidak untuk gantikan guru. Ilmu bisa dicari di internet tapi guru memberi keteladanan dan kebaikan. Demikian disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Lubuklinggau, Erwin Armeidi saat memberikan materi pada acara Latihan Kepemimpinan Siswa Angkatan XVII se-Kota Lubuklinggau di Aula Diklat BKPSDM, Rabu, (22/1). Menurut […]

  • Perkembangan Ekraf Terkendala Modal

    • calendar_month Kam, 30 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    EKONOMI Kreatif (ekraf) mengalami perkembangan yang sangat signifikan di berbagai negara, termasuk Indonesia. Data Badan Pusat Statistik (BPS) selama kurun waktu 2010-2015 menunjukkan bahwa besaran Produk Domestik Bruto (PDB) ekraf baik dari Rp 525,9 triliun pada 2010, menjadi Rp 852,2 triliun pada 2015, atau meningkat rata-rata 10,14 persen per tahun. Namun masih ada beberapa kendala […]

  • Menkumham : Napi Korupsi Terima Remisi Hanya Sedikit

    • calendar_month Kam, 13 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Hamonangan Laoly menyatakan narapidana kasus korupsi tetap mendapatkan remisi umum pada hari Kemerdekaan Republik Indonesia, meski jumlah penerimanya sedikit. “Kecil jumlahnya, sangat sedikit napi korupsi penerima remisi. Terbanyak penerima remisi kasus narkoba,” kata Menkumham Yasonna seusai meresmikan “Gerakan Ayo Kerja Membangun Hukum dan Anti Narkoba” di […]

  • Dugaan Penyimpangan Dana KPU Jangan Ganggu Pilkada

    • calendar_month Sab, 20 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-PR), Yuddy Chrisnandi berharap temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas dugaan kerugian negara oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU), tidak mengganggu jadwal pelaksanaan pilkada serentak 2015. “Kalau misalnya ada satu pejabat tertentu (yang menyimpangkan dana), ya pejabatnya saja atau oknumnya saja yang diberikan sanksi, tidak harus keseluruhan […]

  • Sebut Kader PDIP Seperti ‘Preman’, Yance Dinilai Arogan

    • calendar_month Sen, 9 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 170
    • 0Komentar

    JAKARTA — Elit PDI Perjuangan menyikapi pernyataan mantan Bupati Indramayu sekaligus suami Anna Sophanah, Irianto MS Syafiuddin (Yance), yang menyebut kader PDIP seperti preman, sebagai sikap yang arogan. “Pernyataan Yance menyebut bahwa kader PDI Perjuangan sebagai preman, sangat tidak etis dan menunjukkan bahwa Yance arogan dan otoriter,” tegas Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Barat, Waras […]

expand_less