Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » PAD dari Walet Belum Meningkat Signifikan

PAD dari Walet Belum Meningkat Signifikan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
  • visibility 103

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas terutama dari Pajak Sarang Burung Walet belum diupayakan secara optimal, bahkan terkesan tidak ada peningkatan. Padahal usaha burung walet bak jamur hingga meningkat ratusan penangkar, seperti di Kecamatan Megang Sakti.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Nasional Kabupaten Musi Rawas melalui Sekretarisnya, Memeth, Senin menyampaikan bahwa pajak penjualan walet merupakan salah satu potensi PAD yang ada di Kabupaten Musi Rawas dan cukup besar.

“Info yang kami terima belum ada peningkatan PAD dari Walet secara signifikan, jadi apa yang dikerjakan perangkat daerah terkait.

Disinyalir ratusan penangkar walet belum miliki izin apalagi bayar pajak, yang menjadi pertanyaan bagaimana upaya Pemkab Mura dapat mengoptimalkan PAD dari Pajak Walet,” ungkap Memeth.

Mengapa sampai sekarang seolah ada pembiaran pajak dari sektor Sarang Burung Walet belum ditagih, sambung Memeth. Demikian juga mengenai target PAD secara umum, kenapa masih sama saja dengan yang lama walau meninggkat tidak signifikan. Kalau dulu, PAD ditangani hanya satu Bidang dikepalai Kabid, tapi sekarang satu Badan dikepalai Kaban, target mestinya lebih lagi.

Sementara itu, Kepala BPPRD Mura dikantornya pukul 13.43 WIB tidak bisa ditemui alasan sopirnya istirahat sholat makan (Ishoma). Sebelumnya, Kabid Pajak dan Retribusi Daerah, Thomas tidak berani memberikan penjelasan demikian juga Sekretaris, Tulhanan tidak berani melampaui pimpinan. Keduanya beralasan langsung saja ke Kepala Badan. “Pernah salah seorang dari sini berikan penjelasan ke wartawan, tapi mungkin kurang pas akhirnya dimarah Kaban (Kepala Badan),” kata Thomas. Sedangkan Tulhanan minta maaf, “Lebih baik ke pimpinan langsung, umpama bertanya A, ia bisa jawab A + B ….. tapi kalau saya bertanya A ya jawab A saja.” (fsl)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tingkatkan Produksi Padi Organik, Pemkab Mura Perluas Area 17 Hektar

    • calendar_month Kam, 17 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 125
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Guna meningkatkan hasil produksi Beras Organik, Pemkab Musi Rawas tahun ini lakukan perluasan areal sawah di SP5 Kecamatan BTS Ulu. Sebelumnya lahan padi organik sudah ada dengan luasan 19,7 hektar ditambah perluasan baru 17 hektar tahun ini. Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura (DTPH) Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Tanaman Pangan, Tohirin […]

  • Ini Kata Habibie Tentang Reformasi 20 Tahun

    • calendar_month Ming, 20 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    JAKARTA — Bangsa Indonesia memperingati 20 tahun reformasi pada bulan Mei ini. Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie mengatakan banyak hal yang telah dialami dan dilalui oleh bangsa Indonesia, sejak tumbangnya rezim Orde Baru pada 1998 silam. “Tiap bangsa dan masyarakat memiliki dasar untuk perjuangan. Itu yang dinamakan konstitusi, disesuaikan dengan budayanya dan keadaannya,” […]

  • Diduga 600 Ha Kawasan Hutan di BTS Ulu di Tanami Sawit

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Diduga tidak kurang dari 600 hektar daerah hutan di beberapa desa di Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas telah ditanami kelapa sawit dari perusahaan perkebunan. Info yang diterima dari sumber yang tidak mau disebutkan namanya bahwa warga beberapa wilayah desa tersebut diatas diantaranya Desa Pelawe, Sadu dan Tambangan, mengeluhkan adanya aktivitas perusahaan […]

  • Atase Polri KBRI Kuala Lumpur Berhasil Pulangkan Korban TPPO ke Tanah Air

    • calendar_month Kam, 13 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR – Entin Suntini (16), korban Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Malaysia telah berhasil kembali ke tanah air. Kembalinya korban TPPO ini diantar langsung oleh Atase Polri KBRI Kuala Lumpur Kombes Pol Chaidir Zahari, Kamis pagi (13/09). “Kami sudah di Bareskrim Polri. Nanti korban akan dipertemukan dengan kedua orang tuanya,” ujar Chaidir saat dihubungi. Atase Polri KBRI […]

  • KPK Tetapkan Tersangka Sengketa Pilkada Empat Lawang dan Palembang

    • calendar_month Rab, 15 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi menetapkan Muchtar Effendi sebagai tersangka dalam penanganan perkara dugaan korupsi penerimaan hadiah atau janji terkait pengurusan perkara sengketa Pilkada Kabupaten Empat Lawang dan Kota Palembang di Mahkamah Konstitusi. “Tersangka diduga bersama mantan Ketua MK atau selaku hakim pada MK Akil Mochtar menerima hadiah atau janji yang patut diduga untuk mempengaruhi […]

  • PC PMII Lubuk Linggau Kecam Keras Tndakan Represif Oknum Aparat saat Penertiban Area Pasar

    PC PMII Lubuk Linggau Kecam Keras Tndakan Represif Oknum Aparat saat Penertiban Area Pasar

    • calendar_month Rab, 1 Apr 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 1.285
    • 0Komentar

    LUBUK LINGGAU – Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Lubuklinggau memberikan atensi serius terhadap tindakan oknum personel Polres Kota Lubuklinggau saat melakukan penertiban terhadap warga yang diduga melakukan penyalahgunaan lem (ngelem) di area pasar. PMII mengecam keras adanya tindakan represif berupa kekerasan fisik (injak kepala) yang dilakukan oleh oknum aparat Tindakan “menginjak kepala” […]

expand_less