Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Guru SD Kelas Jauh Trans Keluhkan Gaji Tak Dibayar

Guru SD Kelas Jauh Trans Keluhkan Gaji Tak Dibayar

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
  • visibility 54

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dahlia E Siahaan guru SD kelas jauh trans SP 10 Sungai Naik, Kecamatan BTS Ulu, mengeluhkan tidak menerima honor sebagai tenaga pengajar.  Padahal Dahlia sudah datang sendiri ke Kantor Disnakertrans Mura untuk mengambil honor bekerja sejak 17 Juli 2017 lalu.

Ardiansyah (38), suami Dahlia yang juga guru pada sekolah yang sama mengatakan bahwa istrinya menggantikan Madiyani guru lama yang pindah ke pulau Jawa, namun sangat disayangkan pihak Disnakertrans tidak membayar gaji istrinya.

“Istri saya menggantikan Madiyani guru sebelumnya yang pindah ke pulau Jawa, waktu itu pak Rustam (Kabid Pengembangan Transmigrasi Disnakertrans) mengatakan agar segera cari penggantinya. Karena sulit mendapatkan orang, maka istri saya yang menggantinya.

Namun sekarang, istri saya tidak bisa mendapatkan honornya sebesar Rp 500 ribu perbulan dari Disnakertrans sejak 17 Juli 2017 lalu,” kata Ardiansyah, Senin.

Ardiansyah menjelaskan bahwa sekolah yang diajarnya merupakan SD kelas jauh yang hanya terdiri dari kelas 1, 2 dan 3 sedangkan kelas 4, 5 dan 6 mesti ke Desa Sungai Naik (desa Induk). Guru yang mengajar di kelas jauh ada 5 orang yakni 3 orang guru kelas, 1 guru agama dan 1 lagi guru olah raga.

“Kami berharap Pemerintah dapat membantu agar istri kami yang telah mengajar tersebut dapat diberikan honornya sesuai dengan guru yang sebelumnya,” harap Ardi.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Mura melalui Kabid Pengembagan Transmigrasi, Rustam Effendi saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa ia tidak pernah meminta Ardiansyah untuk mencarikan ganti guru yang lama (Madiyani). “Demi Allah, saya merasa tidak pernah minta carikan pengganti Madiyani,” katanya.

Rustam menyampaikan bahwa ia tidak bisa memberikan honor Dahlia E Siahaan karena tidak ada namanya dalam SK guru, yang masih ada guru yang lama, jadi saya tidak mungkin memberikannya.

“Kepala SD Induk tempat sekolah jauh tersebut saja tidak mengetahuinya penggantiannya, selain itu tidak mungkin saya memberikan honor kepada orang yang namanya tidak tercantum dalam SK guru,” kata Rustam.

Honor SD trans ini berasal dari anggaran Provinsi Sumatera Selatan, lanjut Rustam Pemkab Musi Rawas hanya menyalurkannya saja. (fsl)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kepengurusan Muhammadiyah Musi Rawas Dikukuhkan Bupati Ratna Machmud

    Kepengurusan Muhammadiyah Musi Rawas Dikukuhkan Bupati Ratna Machmud

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud mengukuhkan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Musi Rawas dan Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Musi Rawas Periode 2022-2027. Selasa (31/10/2023).di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Bupati Ratna Machmud mengucapkan selamat atas dikukuhkannya PD Muhammadiyah dan PD Aisyiyah Kabupaten Musi Rawas periode 2022-2027. “Semoga para pengurus bisa mengemban amanah dengan […]

  • Ini Harapan Bupati kepada Tim Penilai BBGRM Provinsi

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ramah Tamah Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud bersama Tim Penilai Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) serta Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Rabu (01/06/2022). Tim penilai lomba BBGRM dan Desa ini dipimpin langsung Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan, Nelson Firdaus […]

  • Peningkatan Pelayanan Informasi Berkualitas dengan PPID

    • calendar_month Kam, 28 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Untuk meningkatkan pelayanan informasi dan dokumentasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas diperlukan penunjukan pejabat di bidang tersebut. Plt. Kepala Dinas Kominfotik selaku salah satu Dewan Pertimbangan PPID melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID), Pangidoan Silitonga mengatakan PPID dibentuk untuk meningkatkan pelayanan informasi dilingkungan organisasi/lembaga publik agar menghasilkan layanan informasi […]

  • 45 Personil Polres Mura Terima Kenaikan Pangkat

    • calendar_month Sel, 2 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Masih dalam suasana HUT Bhayangkara ke 73, jajaran Kepolisian Resort (Polres) Mura menggelar upacara korps Raport kenaikan pangkat. Sebanyak 45 Personil, bertugas wilayah hukum Polres Mura terima kenaikan pangkat. Prosesi pemasangan kenaikan pangkat, secara langsung dipimpin Kapolres Mura AKBP Suhendro didampingi Danup, Ipda Barliano dan Kasat Sabhara, AKP Yulfikri. ‎Upacara itu […]

  • Pemblokiran Website Tidak Pengaruhi Kebebasan Pers

    • calendar_month Sen, 23 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    PADANG – Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Margiono menilai kebebasan pers tidak terpengaruh pemblokiran sejumlah laman website oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika karena bukan media milik perusahaan pers yang legal. “Kami pastikan yang diblokir adalah laman milik pribadi, bukan perusahaan pers yang legal. Karena itu tidak ada pengaruhnya terhadap kebebasan pers,” katanya saat […]

  • Hilangnya Damai di Asia

    • calendar_month Sen, 2 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Asia tak pernah luput dari perhatian dunia. Pada 1993, Bank Dunia menerbitkan laporan tebal bertajuk The East Asian Miracle: Economic Growth and Public Policy. Buku ini mencoba mengungkap kebijakan apa saja yang berperan hingga menghasilkan pertumbuhan ekonomi dramatis, kesejahteraan manusia yang meningkat, dan makin meratanya distribusi pendapatan dalam periode 1965-1990. Ternyata laporan ini hanya berumur […]

expand_less