Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » MUI : Haram “Hoax” di Medsos Meski Baik

MUI : Haram “Hoax” di Medsos Meski Baik

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 6 Jun 2017
  • visibility 54

JAKARTA – Ketua Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia Hasanuddin AF mengatakan setiap Muslim haram untuk menyebar pesan palsu/”hoax” di media sosial meskipun memiliki tujuan yang baik.

“Haram menyebarkan ‘hoax’ atau informasi bohong meskipun dengan tujuan baik, seperti info tentang kematian orang yang masih hidup,” kata Hasanuddin di Jakarta, Senin.

Dia mengatakan hukum terkait muamalah Muslim di media sosial itu tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 24 tahun 2017 tentang Hukum dan Pedoman Bermuamalah melalui Media Sosial bertanggal 13 Mei 2017.

Menyebar kabar benar, lanjut dia, juga dapat menjadi haram jika tidak sesuai dengan tempat dan atau waktunya.

Hasanuddin mengatakan hukum haram juga berlaku bagi Muslim yang melakukan perundungan (bullying)di media sosial, termasuk untuk bergunjing, memfitnah, mengadu domba dan menebar permusuhan di dunia maya.

Menyebarkan konten pornografi dan maksiat, lanjut dia, juga haram karena bertentangan dengan syariah.

“Bermuamalah melalui media sosial harus dilakukan tanpa melanggar ketentuan agama dan ketentuan peraturan perundang-undangan,” kata dia.

Hasanuddin mengatakan umat Islam harus senantiasa mengedepankan semangat “tabayyun” atau klarifikasi terhadap pesan di media sosial yang memiliki potensi berisi materi benar dan salah. Singkat kata, fakta yang disajikan dalam media sosial meski isinya baik belum tentu sesuai kebenaran dan bermanfaat.

Dalam proses “tabayyun”, kata dia, masyarakat harus memastikan sumber informasi tersebut meliputi kepribadian, reputasi, kelayakan dan keterpercayaannya.

Perlu juga, lanjut dia, untuk masyarakat dalam memastikan konteks tempat, waktu dan latar belakang saat informasi disampaikan.

Dia mengatakan beberapa upaya lain dapat ditempuh dalam mengklarifikasi pesan seperti dengan bertanya kepada sumber informasi jika diketahui. Dapat juga dengan meminta klarifikasi kepada pihak-pihak yang memiliki otoritas dan kemampuan.

“Sebaiknya umat Islam untuk mempererat persaudaraan baik persaudaraan ke-Islaman, kebangsaan maupun kemanusiaan lewat media sosial… Konten yang berisi pujian dan atau hal positif tentang seseorang atau kelompok belum tentu benar, karena itu juga harus dilakukan ‘tabayyun’,” katanya. (ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Lusa, 29 Orang Warga Suro Bertarung Jadi BPD

    • calendar_month Sel, 12 Nov 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Setelah mengurai waktu cukup panjang, dengan telah mengikuti sejumlah tahapan seleksi. Lusa, 14 November mendatang, sebanyak 29 orang warga Desa Suro Kecamatan Muara Beliti “bertarung” dalam pemilihan Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Camat Muara Beliti Badarudin melalui Kasi Pemerintahan, Arief Chandra mengatakan semua berdasarkan amanat Undang-Undang, Perbup No 85 Tahun 21018, kemudian […]

  • Wabup Mura Apresiasi Niat Tulus Masyarakat Bangun Masjid Jami Attaqwa

    • calendar_month Jum, 24 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti Meletakkan Batu Pertama Pembangunan Masjid Jami Attaqwa Desa Suka Maju Kecamatan Sumber Harta, Jumat (24/09/2021). Wakil Bupati Musi Rawas Hj. Suwarti mengapresiasi kepada masyarakat Desa Suka Maju yang mempunyai niat tulus dan ikhlas untuk memulai pembangunan Masjid Jami’ Attaqwa, dimana pembangunan masjid ini selaras dengan […]

  • MoU dengan ITB, Pemkab Mura Ajukan Pengembangan Pariwisata

    • calendar_month Sen, 19 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    BANDUNG – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) dan Institut Teknologi Bandung (ITB) teken MoU dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, di ruang Rapim GD. CCAR ITB LT. 1, Bandung, Senin (19/08). Bupati Mura, H Hendra Gunawan berharap dengan adanya kerja sama ini akan berdampak luas dibeberapa sektor, terutama yang menyentuh langsung […]

  • Kader Gerindra Dilarang Main ‘Dua Kaki’

    • calendar_month Sel, 20 Feb 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 32
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Aswari Rivai ingatkan kadernya, untuk tidak main ‘dua kaki’. Ia minta seluruh kader di Sumatera Selatan (Sumsel), semua militan. “Karena kalau kader main ‘dua kaki’, tidak cocok. Untuk memenangkan Partai Gerindra, semua harus militan dan jangan sampai ada dusta diantara kita. Ketika ada kader yang […]

  • Angka Kematian Ibu & Anak di Muratara Capai 48 orang pertahun.

    • calendar_month Jum, 23 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.co.id – Angka kematian ibu dan anak di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) mencapai 48 kematian dalam setahun. Angka ini cukup tinggi dan salah satu faktor kurangnya edukasi dan penyuluhan kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Ketua TP PKK Kabupaten Muratara, Lia Mustika Syarif Saat pelantikan Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa diwilayah tersebut, Jum’at […]

  • Profesinya Tak Diatur Jelas, Likuidator Uji UU Perseroan Terbatas

    • calendar_month Rab, 11 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 129
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sejumlah likuidator melakukan uji materiil pada Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT), pada Selasa (10/4). Para Pemohon perkara Nomor 29/PUU-XVI/2018 tersebut, yakni M. Achsin (Pemohon I),  Indra Nur Cahya (Pemohon II) Eddy Hary Susanto (Pemohon III),  Anton Silalahi (Pemohon IV),  Manonga Simbolon, (Pemohon V),  Toni Hendarto (Pemohon VI), Handoko Tomo (Pemohon VII). Dalam […]

expand_less