Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Tata Kelola Desa Perlu Perbaikan

Tata Kelola Desa Perlu Perbaikan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 2 Okt 2021
  • visibility 76

PURWAKARTA – | Anggota komisi II DPR RI Rifqinizami Karsayuda menyampaikan problem pemerintahan desa pada umumnya menyangkut persoalan kapasitas sumber daya manusia dalam pengelolaan pemerintahan desa serta kemampuan tata kelola desa itu sendiri terkait dengan kelembagaan dan organisasi.

Oleh karena itu harus ada perbaikan dalam sistem pengelolahan pemerintah desa mengenai kewenangan dan keuangan desa.

“Desa memiliki otonomi yang diberikan oleh undang-undang. Namun, otonomi desa terkait dengan kewenangan dan keuangan desa selama ini masih kerap terdistorsi dengan berbagai kebijakan yang dibuat oleh pemerintahan kabupaten maupun dengan pemerintahan di tingkat nasional,” terang Rifqi disela-sela pertemuan Tim Kunspek Komisi II DPR RI dengan Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika beserta jajaran di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (29/9/2021).

Baca : Pemda Diminta Akui Hak Masyarakat Adat Melalui Perda

Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini menjelaskan, Komisi II DPR RI sangat konsen untuk menjadikan desa sebagai unit pemerintahan terbawah yang langsung melayani masyarakat. Untuk itu pembinaan harus terus dilakukan dari pemerintahan kabupaten kepada pemerintahan desa.

“Berdasarkan Undang-Undang Pemerintahan Daerah, fungsi kabupaten selain koordinasi dan pengawasan, juga memiliki fungsi pembinaan terhadap pemerintahan desa sebagai unit pemerintahan yang ada di bawahnya. Karena semakin baik desa tentu akan berkontribusi pada pemerintahan di tingkat kabupaten,” jelas Rifqi.

Ia juga menegaskan, ketika proses otonomi desa yang diikuti oleh keuangan desa yang besar, maka pemerintahan kabupaten harus melakukan langkah-langkah preventif serta tata kelola yang lebih akuntabel dan transparan dan bukan hanya sekedar membuat pelatihan-pelatihan kepada aparatur desa.

“Saya melihat pengelolahan dana desa saat ini semakin baik karena berbagai macam regulasi yang mengatur tentang transfer dana desa dari APBN ke dana desa itu diawasi oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dari proses pertanggungjawaban dan audit yang dilakukan oleh pemerintah,” imbuhnya.

Di sisi lain, Wakil rakyat dapil Kalimantan Selatan ini menambahkan, masa pandemi seharusnya tidak menghalangi pesta demokrasi di tingkat desa dengan menerapkan prokes yang ketat. Ia berharap, penundaan Pilkades di Purwakarta selama dua bulan terakhir ini segera disudahi.

Baca : Menteri BUMN Jangan ‘Omdo’ Terkait Indikasi Korupsi di PT Krakatau Steel

“Kita harus memberikan  trust kepada masyarakat desa bahwa mereka memiliki kemampuan untuk melaksanakan Pilkades di tengah masa pandemi, kita sudah melakukan assessment di tingkat nasional terkait dengan Pilkada tidak ada masalah, semestinya Pilkades juga tidak bermasalah,” tutup Rifqi. | afr/es — DPRRI

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polda Sumsel Temukan 39,3 ton Dugaan Pengoplosan Raskin

    • calendar_month Sel, 25 Jul 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Tim satgas Pangan Polda sumsel menemukan dugaan pengoplosan beras keluarga miskin yang tidak sesuai mutu dengan beras pengadaan sebanyak 39,3 ton di gudang GBB Manggul Kabupaten Lahat. Post Views: 391

  • Polda Sumsel Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Drainase Lubuklinggau

    • calendar_month Sab, 17 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 72
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU — Keseriusan anggota Tipikor Polda Sumatera Selatan mengusut indikasi korupsi terhadap pembangunan proyek drainase yang ada di kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan pada tahun 2014 lalu, dimana dananya dalam proyek ini menelan dana miliaran rupiah, patut diacungkan jempol. Sebelumnya pihak tipikor Polda sudah memeriksa Konsultan Proyek dan juga turun ke lapangan mengcross cek terhadap […]

  • Musda Muhammadiyah, Bupati Mura Harapkan Kontribusi Bangun Daerah

    Musda Muhammadiyah, Bupati Mura Harapkan Kontribusi Bangun Daerah

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud membuka Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah ke-12 dan Aisyiyah Ke-11 Kabupaten Musi Rawas. Musda mengambil tema “Mengokohkan Gerakan, Mencerahkan Umat.” Sebanyak 163 peserta dan 70 Aisyiyah mengikuti Musda ditambah utusan Pimpinan Wilayah Sumsel, dilaksanakan pada 4 – 5 Maret 2023. Bupati Ratna Machmud mengucapkan […]

  • Kembali Kabut Asap Serang Lubuklinggau, Musirawas Dan Muratara

    • calendar_month Rab, 14 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    Musirawas Utara, Dalam Sepekan terakhir kabut asap kembali menerpa tiga kota dan kabupaten yakni di wilayah Kota Lubuklinggau, Musirawas dan Muratara. Pantauan wartawan media ini beberapa waktu lalu asap pekat dan tebal meyelimuti daerah tersebut khususnya daerah yang cukup parah yaitu kabupaten Muratara pada Rabu (14/10) jarak pandang pengguna kendaraan roda dua dan roda empat […]

  • PWI Mura Deklarasi Tolak Berita Hoax

    • calendar_month Sel, 13 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 154
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Musi Rawas mendeklarasikan tolak hoax, berlangsung di sekretariat PWI Musi Rawas, komplek Agropolitan Center, Muara Beliti, Selasa, (13/03). Dalam deklarasi itu ditandai dengan pernyataan sikap PWI Musi Rawas dipimpin ketua PWI Mura, Noviansyah. Pada pernyataan itu, PWI Musi Rawas menyatakan senantiasa menjaga kerukunan antar umat beragama, menolak keras berita […]

  • Kendala Sinyal, 50 SD dan 11 SMP KBM Luring di Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 8 Feb 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Kendati ada edaran Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) tentang sekolah daring di Kabupaten/kota di Sumsel, namun kenyataan masih ada di Kabupaten Musi Rawas (Mura) sekolah yang tatap muka. Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Mura, Irwan Evendi membenarkan bahwa memang ada sekolah yang masih menyelenggarakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan tatap muka (Luring). […]

expand_less