Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Stok Lama Melimpah, Pasca Lebaran Cabe Bawang Tetap Mahal

Stok Lama Melimpah, Pasca Lebaran Cabe Bawang Tetap Mahal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 24 Jun 2019
  • visibility 131

MUSI RAWAS – | Kendati ketersediaan stok lama melimpah, dua pekan pasca Idul Fitri, harga cabe dan bawang disejumlah pasar tradisional kabupaten Musi Rawas (Mura) tetap mahal. Kepastian itu disampaikan, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Mura, Hj, Nurhasanah Yoesef melalui Kabid Perdangan Fatimah ketika dibincangi sejumlah wartawan diruang kerjanya. Senin (24/6) siang.

“Setelah sempat turun harga kebutuhan pokok diminggu pertama H+7 pasca lebaran kini kembali melonjak naik. Terutama harga cabe dan bawang.

Alasan pedagang distribusi dari distributor belum masuk. Sedangkan stok lama masih ada harga Cabe Merah Rp. 45 ribu, Cabe Rawit Rp. 50 Ribu, kemudian bawang merah dan bawang putih seharga Rp. 40 ribu,” jelas wanita berkacamata.

Biasanya suplai bahan pokok tersebut diatas berasal dari distributor asal Curup Bengkulu. Namun faktor cuaca musim penghujan agak tersendat.

“Kita juga mendapatkan keterangan, kalau harga cabe, bawang naik karena terkendala suplai terhenti dengan alasan faktor cuaca.

Begitupun, dengan bawang juga berasal dari jawa itu belum kunjung datang. Makanya, harga-harga kembali tinggi itupun sudah menjadi hukum pasar terjadi,” bebernya.

Sementara itu, Kasi Perdagangan Armansyah menambahkan kembali naiknya harga sejumlah kebutuhan pokok. Terutama cabe dan bawang. Pihaknya, telah turun langsung memantau dan mengawasi kondisi harga dilapangan.

“Dari semua kenaikan harga, tentunya kalau di pekan kedua pasca lebaran memang setiap tahun harga terjadi naik turun (Fluktuatif/red). Tetapi, disini kemungkinan besar minggu delana atau awal bulan harga sudah kembali normal,”tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pengadilan Rakyat Internasional di Den Haag untuk Gugah Pemerintah

    • calendar_month Kam, 12 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pengadilan Rakyat Internasional (IPT) terkait kasus HAM yang terjadi pascatahun 1965 di Indonesia, digelar di Den Haag, Belanda. Rencananya, IPT 1965 akan digelar selama tiga hari, yaitu dari 10 hingga 13 November. Ketua Setara Institute, Hendardi mengatakan IPT merupakan moot court atau peradilan semu. Sehingga produk yang dihasilkan dari pengadilan ini tidak mengikat […]

  • Menunggu Wacana Media Center Musi Rawas

    • calendar_month Sel, 26 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Keberadaan Media Center di Kabupaten Musi Rawas sangat dibutuhkan baik oleh awak media maupun elemen masyarakat lainnya. Namun hingga kini Media Center itu belum ada secara nyata. Ketua PWI Musi Rawas, Novi Yansyah mengatakan semestinya Media Center tersebut sudah ada. Karena Media Center sebagai pusat informasi Pemkab Musi Rawas sangat dibutuhkan publik. […]

  • Ruang Paripurna Dewan Mura Nyaris Terbakar

    • calendar_month Rab, 17 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    *Sudah dua kali terbakar MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com — Anggota DPRD dan Staf DPRD Musi Rawas (Mura) lari tunggang langgang keluar ruangan mendengar ada suara ledakan dari ruang soundsistem di ruang paripurna dewan. Bahkan ada yang lari keluar langsung menyelamatkan mobil menjauh dari tempat kejadian. Usut punya usut suara ledakan itu akibat konsleting listrik didalam ruangan […]

  • Penyelesaian Konflik Agraria di Sumsel Lamban

    • calendar_month Rab, 31 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Aktivis peduli lingkungan di Provinsi Sumatera Selatan menyatakan penyelesaian konflik agraria dan sumber daya alam di daerah dengan 17 kabupaten dan kota itu berjalan lamban. Post Views: 530

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Pilih yang Ingin Anda Pikirkan

    • calendar_month Ming, 10 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 173
    • 0Komentar

    Baca Tulisan Sebelumnya : Buku ‘Sadar Kaya’ : Memahat Itu Butuh Waktu Layaknya seorang Michelangelo dalam membuat patung David, dia “membuang apa-apa yang bukan David”. Ya, artinya kita perlu membuang apa-apa yang buruk buat pikiran. Celetukan negatif, komentar sinis, bicara kasar, prasangka buruk, itu semua bukan mahakarya. Bukan anda. Bukan kita. Sebaiknya pikiran-pikiran seperti itu segera […]

  • Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    Jokowi Minta ASEAN Tangani Masalah Muslim Rohingya di Rakhine State

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 182
    • 0Komentar

    Presiden Jokowi menerima Menteri Luar Negeri Thailand Don Pramudwinai di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu (13/3/2019). Dalam pertemuan, Jokowi menyampaikan pentingnya konsep kerja sama Indo-Pasifik terkait nasib muslim Rohingya di Kota Rakhine, Myanmar. “Mengenai masalah Rakhine State, Presiden menyampaikan pentingnya keterlibatan ASEAN dalam membantu Myanmar di dalam mempersiapkan repatriasi yang sukarela, damai, dan bermartabat,” kata […]

expand_less