Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » 5000 Hektar Lahan Sawah Kering Ditanami Jagung

5000 Hektar Lahan Sawah Kering Ditanami Jagung

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 6 Des 2019
  • visibility 116

MUSI RAWAS – | Kesulitan akan kebutuhan pasokan air, terutama menunjang keberlangsungan aktivitas pertanian masih menjadi permasalahan serius para petani padi yang ada di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Solusi agar petani tetap bisa bercocok tanam, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Mura, mengajak petani mengalihkan fungsi cetak sawah yang mengalami kekeringan ditanami bibit jagung.

Setidaknya ditargetkan 5000 hektar cetak sawah kering tersebar sebagian besar wilayah Kecamatan segera ditanami jagung. Kepastian itu disampaikan, Kadistanak Mura Kepala Distanak Mura,  Zuhri Syawal melalui kasi Penerapan Teknologi Produksi Tanaman Pangan Setiadi ketika dibincangi sejumlah wartawan usai gelaran coffee morning Pemda Mura bersama Insan Pers, di Balai Pertanian Desa D Tegal Rejo Kecamatan Tugumulyo, Jum’at (06/12) pagi.

Dijelaskannya, dengan menitikberatkan permasalahan setiap tahun tak kunjung ada solusi. Hampir sebagian besar warga terutama berada sepanjang saluran irigasi merupakan bekerja sebagai petani padi. Akan tetapi, tidak hanya dihadapi kendala musim kemarau. Ditengah masa bertanam, sebagian petani masih keluhkan kesulitan air lantaran tidak mengalirnya aliran air irigasi mengaliri cetak sawah.

“Walaupun demikian, sejalan dengan arahan bupati. Maka, kita Dinas Pertanian dengan telah lakukan survey, pendataan. Sekitar 30 sampai 40 persen atau sekitar 5000 hektar lahan pertanian tersebar seluruh kecamatan terjadi kekeringan.

Untuk itu, semuanya nanti kita bantu petani mulai dari bibit, peralatan agar semuanya menanami lahan pertanian yang kering dengan jagung,” terangnya.

Lebih jauh, Setiadi menyebutkan dengan bercocok tanam jagung. Dimana, bibit jagung sendiri merupakan beni jagung hebrida nantinya ketika panen petani mempunyai penghasilan. Karena jagung sendiri, berupa jagung diperuntukan pakan ternak,” jelasnya.

Selain itu, disebutkan Setiadi lahan pertanian mengalami kekeringan tersebar mulai dari sejumlah desa berada di kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, Sumber Harta, Megang Sakti, kemudian STL Ulu Terawas yang mana wilayah tersebut sumber air berasal dari saluran Irigasi.

“Sekali lagi, dari pada para petani mentok kesulitan mengurus cetak sawah. Lebih baik tanam jagung, dan semuanya kita pemerintah melalui jajaran ditingkat paling bawah yakni penyuluh pertanian mendampingi,” bebernya. | NRD.

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Banyak PLT dan Rangkap Jabatan Pemkab Musi Rawas, Ini Kata Kepala BKPSDM

    Banyak PLT dan Rangkap Jabatan Pemkab Musi Rawas, Ini Kata Kepala BKPSDM

    • calendar_month Sen, 12 Des 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 144
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Banyaknya jabatan Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Musi Rawas menjadi sorotan publik, bahkan beberapa waktu lalu sempat didemo oleh Koalisi Trisula-Kanti di Kantor Bupati Musi Rawas. Demo tersebut mengkritisi banyaknya PLT Kepala OPD dan rangkap jabatan. Karena hal tersebut diduga dapat menghambat optimalisasi kinerja. Kepala BKPSDM, H David Pulung […]

  • Perlu Kepedulian, Kerusakan Hutan di Sumsel Masih Berlangsung

    • calendar_month Sel, 9 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Wahana Lingkungan Hidup Indonesia Sumatera Selatan menyatakan berdasarkan pengamatan aktivis di sejumlah daerah kerusakan hutan di provinsi setempat masih berlangsung baik disebabkan faktor alam maupun ulah manusia. Untuk mencegah terjadi kerusakan hutan yang semakin parah, diperlukan kepedulian semua pihak untuk menghentikannya dan penegakan hukum secara tegas baik terhadap masyarakat kecil maupun perusahaan besar, kata […]

  • Illegal Mining Tak Tersentuh Hukum

    • calendar_month Sen, 10 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi VII DPR RI menggelar Rapat Dengar Pendapat dengan Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) membahas masalah pengendalian illegal mining dan tindak lanjutnya, termasuk illegal mining di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Timur. Terkait progres penegakan hukum kasus-kasus lingkungan hidup strategis, Wakil Ketua Komisi VII DPR RI Tamsil […]

  • Amrullah : Kawasan Wisata Bukit Cogong Belum Ada Amdal

    • calendar_month Kam, 25 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 160
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Kawasan Wisata Hutan Lindung Bukit Cogong Kabupaten Musi Rawas (Mura) hingga kini tidak ada Amdal, padahal kawasan tersebut sudah di jadikan objek pembangunan baik dari Dinas Kehutanan maupun Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Mura. Mengenai keterangan tidak ada Amdal tersebut dijelaskan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kabupaten Mura, Amrullah kepada wartawan siang […]

  • Optimalisasi Peternakan dan Perkebunan, Bupati Hadiri FGD Kemenko Perekonomian

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) sinergi program pengembangan potensi lokal Sektor Peternakan (Sapi, Kambing dan Bebek ) dan Sektor Perkebunan (Serai Wangi), Kamis (25/7). Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Dafam Lubuklinggau tersebut hadiri Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan Kemenko Perekonomian Khaerul Salaeh, bersama […]

  • LSM PPD Pertanyakan Pengadaan Senjata Api & Makan Minum Pol PP Muratara

    • calendar_month Rab, 25 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Terkait kegiatan yang dianggarkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Provinsi Sumatera Selatan melalui Kantor Satuan Polisi Pamong Praja & Perlindungan Masyarakat (Pol PP & Linmas) tahun anggaran 2014 dipertanyakan Ketua LSM Pemerhati Pembangunan Daerah (PPD), Muawiyah, Rabu (25/02/2015). Diketahui pada kantor tersebut terdapat Kegiatan Pengadaan Perlengkapan Gedung Kantor Dengan Jumlah Anggaran Sebesar […]

expand_less