Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » 5000 Hektar Lahan Sawah Kering Ditanami Jagung

5000 Hektar Lahan Sawah Kering Ditanami Jagung

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 6 Des 2019
  • visibility 22

MUSI RAWAS – | Kesulitan akan kebutuhan pasokan air, terutama menunjang keberlangsungan aktivitas pertanian masih menjadi permasalahan serius para petani padi yang ada di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Solusi agar petani tetap bisa bercocok tanam, Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Mura, mengajak petani mengalihkan fungsi cetak sawah yang mengalami kekeringan ditanami bibit jagung.

Setidaknya ditargetkan 5000 hektar cetak sawah kering tersebar sebagian besar wilayah Kecamatan segera ditanami jagung. Kepastian itu disampaikan, Kadistanak Mura Kepala Distanak Mura,  Zuhri Syawal melalui kasi Penerapan Teknologi Produksi Tanaman Pangan Setiadi ketika dibincangi sejumlah wartawan usai gelaran coffee morning Pemda Mura bersama Insan Pers, di Balai Pertanian Desa D Tegal Rejo Kecamatan Tugumulyo, Jum’at (06/12) pagi.

Dijelaskannya, dengan menitikberatkan permasalahan setiap tahun tak kunjung ada solusi. Hampir sebagian besar warga terutama berada sepanjang saluran irigasi merupakan bekerja sebagai petani padi. Akan tetapi, tidak hanya dihadapi kendala musim kemarau. Ditengah masa bertanam, sebagian petani masih keluhkan kesulitan air lantaran tidak mengalirnya aliran air irigasi mengaliri cetak sawah.

“Walaupun demikian, sejalan dengan arahan bupati. Maka, kita Dinas Pertanian dengan telah lakukan survey, pendataan. Sekitar 30 sampai 40 persen atau sekitar 5000 hektar lahan pertanian tersebar seluruh kecamatan terjadi kekeringan.

Untuk itu, semuanya nanti kita bantu petani mulai dari bibit, peralatan agar semuanya menanami lahan pertanian yang kering dengan jagung,” terangnya.

Lebih jauh, Setiadi menyebutkan dengan bercocok tanam jagung. Dimana, bibit jagung sendiri merupakan beni jagung hebrida nantinya ketika panen petani mempunyai penghasilan. Karena jagung sendiri, berupa jagung diperuntukan pakan ternak,” jelasnya.

Selain itu, disebutkan Setiadi lahan pertanian mengalami kekeringan tersebar mulai dari sejumlah desa berada di kecamatan Tugumulyo, Purwodadi, Sumber Harta, Megang Sakti, kemudian STL Ulu Terawas yang mana wilayah tersebut sumber air berasal dari saluran Irigasi.

“Sekali lagi, dari pada para petani mentok kesulitan mengurus cetak sawah. Lebih baik tanam jagung, dan semuanya kita pemerintah melalui jajaran ditingkat paling bawah yakni penyuluh pertanian mendampingi,” bebernya. | NRD.

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    Klasemen F1 2019 Usai Bottas Menangi GP Australia

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    Driver Mercedes Valtteri Bottas memenangi seri pembuka Formula 1 2019 dalam Grand Prix Australia. Berikut klasemen pebalap usai race tersebut. Di Sirkuit Melbourne Park, Australia, Minggu (17/3/2019), Bottas menjadi yang tercepat dengan waktu 1 jam 25 menit 27.325 detik, unggul 20,8 detik dari rekan setimnya di Mercedes Lewis Hamilton. Hamilton sendiri finis kedua, meski memulai […]

  • Gubernur Sumsel Kucurkan Bantuan KUR dan UMKM OKU Selatan

    • calendar_month Sel, 14 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    MUARADUA – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) Masa Persidangan II Tahun 2020 dalam rangka memperingati HUT Kab. OKU Selatan yang ke-XVI. Pada kesempaten itu, Gubernur Sumsel H. Herman Deru memberikan Bantuan Penyaluran Kredit KUR Untuk para Petani dan UMKM di Kabupaten OKU […]

  • Anggota Komisi III, Aboe Bakar Siap jadi Penjamin Penangguhan Penahanan HRS

    • calendar_month Sel, 15 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 31
    • 0Komentar

    JAKARTA -| Anggota Komisi III DPR RI Aboe Bakar Alhabsy menyayangkan masalah protokol kesehatan (prokes) berujung pada penahanan tokoh Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (HRS). Pasalnya, lanjut Aboe, selama Pilkada serentak lalu, Satgas Covid-19 mencatat adanya 178.039 kasus pelanggaran prokes, namun tidak ada satupun yang diproses pidana. Bisa jadi HRS ini adalah orang […]

  • Kartun Nabi Muhammad SAW Picu Kemarahan Umat Muslim Dunia?

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    DUBAI — Kartun Nabi Muhammad SAW yang dipublikasikan oleh majalah Charlie Hebdo memicu kecaman dari umat Islam. Kantor Charlie Hebdo bahkan mendapatkan serangan yang mengatasnamakan agama Islam. Kendati kartun tersebut dikecam umat Muslim, para pemimpin Arab dan umat Islam mengecam serangan tersebut. Pusat pembelajaran agama Islam yang paling terkemuka, Al-Azhar, menyebutkan Islam tidak membenarkan tindakan kekerasan. Serangan terhadap Charlie Hebdo tersebut […]

  • Resmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba, Sekda Minta Komitmen Warga Perangi Narkoba

    • calendar_month Jum, 18 Jun 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 21
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Plt Sekda Kabupaten Musi Rawas, H Edi Iswanto mengatakan secara sistemik Narkoba telah merusak kehidupan berbangsa dan bernegara. Narkoba telah merusak ekonomi dan budaya bangsa hingga perlu ditanggulangi, karena memang tidak ada sisi positifnya. “Kita menyambut baik dengan diresmikan Kampung Tangguh Anti Narkoba. Tentunya ini sebagai komitmen dalam Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan […]

  • Diduga Tanah Kavling Perumahan PNS Beliti Banyak Dijual Oknum

    • calendar_month Rab, 22 Nov 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 23
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Tanah kavling peruntukan perumahan PNS di kawasan Agropolitan Center diduga banyak dijual oknum dengan harga 30 juta hingga 40 juta perkavling. Hal ini disampaikan Kuasa Direktur PT. Paku Alam, Ali Umar kepada Jurnalindependen.com, Selasa di kantornya. Menurut Ali Umar, tanah kavling dikawasan perkantoran Pemkab Musi Rawas tersebut peruntukkannya bagi PNS setelah […]

expand_less