Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Soal Kurikulum, DPD Minta Menteri Anies Tingkatkan Kualitas Guru

Soal Kurikulum, DPD Minta Menteri Anies Tingkatkan Kualitas Guru

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 29 Des 2014
  • visibility 117

JAKARTA -— Penghentian Kurikulum 2013 oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Anies Baswedan membuat sekolah di Indonesia tidak punya kurikulum yang seragam. Walau sudah dihentikan, Kurikulum 2013 masih diterapkan di 6.221 sekolah di seluruh Tanah Air.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris berharap Mendikbud membuat kurikulum pendidikan yang asyik dan menyenangkan siswa. Fahira mengaku mendapat banyak SMS dan email dari berbagai daerah terutama dari orang tua yang menginginkan ada sebuah formulasi kurikulum yang mampu menghadirkan proses belajar mengajar yang disukai siswa.

“Harapan saya, kondisi seperti ini (ada dua kurikulum yang diterapkan) jangan terlalu lama berlangsung,” ujar wanita yang juga Wakil Ketua Komite III DPD yang salah satu bidangnya mengurusi pendidikan ini, Senin (29/12).

Salah satu persoalan mendasar pendidikan Indonesia, kata Fahira, adalah kualitas  guru. Oleh karena itu kurikulum ke depan harus menjawab persoalan peningkatan kualitas guru.

Menurut Fahira, jika ingin mengubah wajah pendidikan nasional, bukan melulu soal mengganti kurikulum. Tetapi, bagaimana melatih guru agar mampu membuat proses belajar mengajar menjadi asik dan menyenangkan.

Selain guru, jelas Fahira, dalam setiap perumusan kurikulum, peserta didik harus didengar aspirasinya.  Hal ini menjadi penting karena para guru dan peserta didiklah yang menjadi aktor utama penerapan kurikulum.  

Salah satu alasan seringnya pergantian kurikulum di Indonesia, lanjut Fahira, karena nilai peserta didik di Indonesia pada tingkat internasional dianggap rendah. Padahal, anak-anak Indonesia pintar.  “Lihat saja, setiap ada Olimpiade matematika, fisika, sains tingkat dunia, anak-anak kita selalu dapat medali emas," kata dia.

Artinya, Fahira menegaskan Indonesia perlu guru yang berkualitas. Satu lagi yang paling penting dalam penerapan kurikulum, tambah Fahira, adalah kesiapan guru-guru di daerah terutama di Daerah Tertinggal, Terluar, dan Terdepan. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Musi Rawas Resmikan Gedung Terpadu Desa Petran Jaya

    • calendar_month Jum, 21 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 79
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas, dr Hj Noviar Marlina Gunawan meresmikan gedung terpadu Desa Petran Jaya Kecamatan Muara Kelingi, Jum’at (21/09) ditandai dengan pemotongan pita di pintu masuk gedung dan pemotongan nasi tumpeng. Gedung yang memiliki warna biru di bagian luar dan di […]

  • Diduga Ada Oknum Tarik Biaya Prona Atas Nama BPN Lubuklinggau

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    * M Syahrir Akan Tindak Tegas Oknum BPN yang pungli LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Guna membantu dan mempermudah masyarakat terutama ekonomi menengah ke bawah dalam sertifikasi lahan, Pemerintah memberikan bantuan pembiayaan yang disebut Program Nasional (Prona). Namun sangat disayangkan alih-alih untuk membantu masyarakat, hal tersebut dimanfaatkan oknum tertentu untuk kepentingan pribadi. Info yang diterima Jurnalindependen.com, pagi […]

  • Dewan Kritisi Distribusi Tertutup Gas Elpiji 3 Kg

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Distribusi tertutup gas elpiji 3 kilogram (kg) yang diwacanakan Pemerintah dikritisi legislator di Parlemen. Walau belum ditetapkan, ternyata harga gas elpiji 3 kg telah melonjak naik di tingkat pengecer. Kenaikannya bervariasi mulai dari Rp 25.000 sampai dengan Rp 35.000 per tabung dari semula Rp 20.000. Demikian disampaikan Anggota Komisi VII DPR RI […]

  • PNS Keluhkan Efisiensi Uang perjalanan Dinas

    PNS Keluhkan Efisiensi Uang perjalanan Dinas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Jurnalindependen.com — Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dijajaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan mengeluhkan tentang efisiensi uang perjalanan Dinas dari 7 jutaan menjadi 4 jutaan. ”Kami sangat prihatin dengan efisiensi atas kebijakan yang dilakukan oleh bapak Presiden dari biaya perjalanan dinas yang dulunya 7 jutaan sekarang menjadi 4 jutaan,” ucap PNS tersebut […]

  • Peresmian Graha Rawat Inap Eksekutif, Penuhi Kebutuhan Layanan Standar Internasional

    • calendar_month Sel, 28 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumael), H Herman Deru (HD) meresmikan Ruang Rawat Inap Graha Eksekutif Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Moh Hoesin Palembang, Selasa (28/09/2021). Peresmian Rawat Inap Graha Eksekutif merupakan jawaban akan kebutuhan layanan kesehatan yang berstandar pelayanan Internasional dengan Kapasitas Ruang Inap Eksekutif sebanyak 59 tempat tidur dengan rincian jenis […]

  • Kepengurusan Muhammadiyah Musi Rawas Dikukuhkan Bupati Ratna Machmud

    Kepengurusan Muhammadiyah Musi Rawas Dikukuhkan Bupati Ratna Machmud

    • calendar_month Sel, 31 Okt 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud mengukuhkan Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Musi Rawas dan Pimpinan Daerah (PD) Aisyiyah Musi Rawas Periode 2022-2027. Selasa (31/10/2023).di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Bupati Ratna Machmud mengucapkan selamat atas dikukuhkannya PD Muhammadiyah dan PD Aisyiyah Kabupaten Musi Rawas periode 2022-2027. “Semoga para pengurus bisa mengemban amanah dengan […]

expand_less