Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Desa » Tak Kunjung Jelas Dana PKH, Puluhan Ibu-Ibu Leban Jaya Datangi Dinsos 

Tak Kunjung Jelas Dana PKH, Puluhan Ibu-Ibu Leban Jaya Datangi Dinsos 

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 12 Agu 2019
  • visibility 32

MUSI RAWAS – | Lantaran tak kunjung ada kejelasan pihak penyelenggara, puluhan Ibu-Ibu warga Desa Leban Jaya, Kecamatan Tuah Negeri datangi Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Muso Rawas di Muara Beliti, Senin (12/8) siang.

Kedatangan perwakilan warga penerima manfaat (KPM) bermaksud menanyakan kejelasan realisasi pencairan dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang seharusnya sudah dicairkan sejak juli 2019 lalu.

Endang (25)  seorang Ibu salah satu KPM mengaku, dirinya ikut datang ke Dinsos sebagai salah satu dari 20 KPM di Desa Leban Jaya hingga sekarang belum dapat mencairkan dana PKH karena dilihat saldo tabungan KPM kosong.

“Yang lain sudah cair semuanya, hanya kami sekitar 20 warga yang belum cair. Karena pas kami cek di Unit Mandiri Muara Kelingi, saldonya kosong. Harusnya pencaiaran PKH pada Juli lalu,” aku Endang ketika dibincangi dikantor Dinsos.

Tidak hanya itu, Endang menyebutkan dengan belum ada kejelasan pihaknya telah lebih dulu mengadukan persoalan ke pandamping PKH Leban Jaya agar difasilitasi menyelesaikan kejelasaannya. Namun alih-alih ingin mendapat pendampingan, justru ibu-ibu kecewa mendapatkan jawaban pendamping PKH.

“Kalau pandamping PKH desa mau memfasilitasi, kami tidak akan datang ke Dinsos. Justru pendamping PKH mengatakan, bahwa KPM di Leban Jaya tidak bisa diatur. Ditambah lagi, adanya ikut campur dari oknum perangkat desa tersebut,” bebernya.

Untuk itu sambungnya, dirinya bersama ibu-ibu tersebut berharap kepada Dinsos agar dapat mencarikan solusi. Sehingga dana PKH dapat dicairkan dan tidak menimbulkan kecemburuan sosial, sebab ada yang cair ada yang tidak.

“Harapan kami datang kesini (kantor Dinsos/red ada solusi yang pasti,” tandasnya.

Sementara itu, Kadinsos Mura, Agus Susanto melalui Kabid Orbansos, Evan Saipani didampingi Koordinator PPKH Kabupaten Mura, Dede Noveransah mengatakan, terkait dengan kosongnya saldo kartu PKH tersebut, ada dua kemungkinan, yakni karena memang belum ditransfer dari pusat, atau pemblokiran.

“Maksud pemblokiran ini bersifat sementara, untuk mendisiplinkan KPM, sehingga mau mendengar informasi dari pendamping PKH masing-masing. Karena kami sering kecolongan, tanpa informasi dan instruksi pendamping, tahu-tahu KPM ini sudah datang ke Bank,” katanya.

Harusnya, dibeberkan Dede Noveransah menyebutkan kalau KPM dibawah instruksi dan informasi dari pendamping PKH. Untuk itu, pendisiplinan KPM tersebut, bertujuan untuk memperkuat peranan dan fungsi pendamping PKH. Terlebih selama ini, banyak KPM yang enggan berkomunikasi dan berkoordinasi dengan pendamping.

“Kemudian, pemblokiran sementara, juga bisa dilakukan pemerintah pusat. Karena jadwal pencairan yang berbenturan dengan pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang harus lebih diprioritaskan. Tapi kami koordinasikan dulu dengan pihak perbankan,” ulasnya.

Sementara itu disinggung mengenai pendamping PKH Desa Leban Jaya yang enggan lagi mengurus KPM-nya. Maka dirinya mengaku, akan segera memangil pendamping yang bersangkutan, untuk mengklarifikasi, sehingga akan diketahui titik permasalahannya.

“Jika memang karena kinerja pandamping, maka pemberian sangsi akan dilakukan, mulai dari sangsi ringan, sedang dan berat. Kalau sangsi ringan, itu SP1, kalau sangsi sedang SP2 dengan penahanan gaji 3 bulan. Kemudian sangsi berat yakni berupa pemberhentian,” tukasnya. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mentan Dukung Komoditi Pertanian Musi Rawas Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Sen, 9 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 37
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Menteri Pertanian (Mentan) RI, Syahrul Yasin Limpo memberikan apresiasi kepada Bupati Musi Rawas (Mura) H Hendra Gunawan untuk tetap konsisten dalam pengembangan sektor pertanian serta komoditi pertanian Mura mampu tembus pasar Internasional. “Tetap konsisten dan jaga keberlanjutannya, Kementerian Pertanian (Kementqn) siap membantu membenahi dan menyukseskan program pertanian di Kabupaten Mura. Sudah saya […]

  • LHP BPK Kabupaten Muaraenim Sumsel 2015 – 2016

    LHP BPK Kabupaten Muaraenim Sumsel 2015 – 2016

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 26
    • 0Komentar

    HASIL PEMERIKSAAN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (Audit BPK RI – Kabupaten Muaraenim Tahun Anggaran 2015-2016 ) 1. Biaya Pungut Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkebunan, Perhutanan dan Pertambangan (PBB sektor P3) Sebesar Rp 11.167.877.100,00 Tidak Tepat 2. Pertanggungjawaban Kegiatan Perjalanan Dinas Luar Daerah pada Tiga SKPD Tidak Sesuai Ketentuan Sebesar Rp 75.666.000,00 3. Kelebihan […]

  • Libur Panjang Lebaran Momentum Genjot Ekonomi Kreatif Daerah

    • calendar_month Jum, 20 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    JAKARTA – Keputusan pemerintah menambah libur lebaran dari tanggal 11-20 Juni 2018 harus dimanfaatkan untuk menggenjot ekonomi kreatif. Momentum ini harus ditangkap pemerintah daerah dan stakeholder ekonomi kreatif. Anggota Komisi X DPR RI Anang Hermansyah mengatakan libur panjang lebaran harus disambut dengan positif untuk meningkatkan geliat perekonomian di daerah. “Saya menyambut positif penambahan libur lebaran […]

  • Kapolda Kedepankan Pencegahan dan Pengawasan Dana Desa

    • calendar_month Sen, 9 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 24
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.co.id – Setidaknya ada 3 fungsi Polisi terhadap pengelolaan Dana Desa, yakni Pencegahan, Pengawasan dan Penindakan. Namun yang lebih di fokuskan pencegahan dan pengawasan, sedangkan penindakan jalan terakhir untuk penegakan hukum. Hal ini disampaikan Kapolda Sumatera Selatan, Irjen Pol Zulkarnain Adinegoro saat konferensi pers kepada para awak media, usai Workshop Evaluasi Implementasi Sistem Tata […]

  • Musrenbang Purwodadi, Bupati Mura Minta Kades Perhatikan Usulan Prioritas Masyarakat

    Musrenbang Purwodadi, Bupati Mura Minta Kades Perhatikan Usulan Prioritas Masyarakat

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Purwodadi untuk Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2024, Selasa (21/02/2023) di Balai Pertemuan, Kecamatan Purwodadi. Bupati Ratna Machmud mengatakan, sebelum Musrenbang Purwodadi, ada Musyawarah Dusun (Musdus) dan Musyawarah Desa (Musdes). Oleh karena itu, ia meminta agar […]

  • Optimalisasi Peternakan dan Perkebunan, Bupati Hadiri FGD Kemenko Perekonomian

    • calendar_month Kam, 25 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 27
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan menghadiri Focus Group Discussion (FGD) sinergi program pengembangan potensi lokal Sektor Peternakan (Sapi, Kambing dan Bebek ) dan Sektor Perkebunan (Serai Wangi), Kamis (25/7). Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Dafam Lubuklinggau tersebut hadiri Asisten Deputi Peningkatan Daya Saing Ekonomi Kawasan Kemenko Perekonomian Khaerul Salaeh, bersama […]

expand_less