Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Fahri Minta KPK Jangan Terlalu Jauh Intervensi Lapas Sukamiskin

Fahri Minta KPK Jangan Terlalu Jauh Intervensi Lapas Sukamiskin

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 29 Jul 2018
  • visibility 105

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah menyampaikan pendapatnya terkait keterlibatan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sukamiskin Bandung, Jawa Barat. Menurutnya KPK tidak perlu terlalu jauh mencampuri urusan yang ada di lapas, karena KPK tidak mengerti untuk mengurus lapas.

“Saya minta kepada KPK jangan terlalu jauh mengintervensi dalam mengurus LP Sukamiskin, urus diri sendiri aja belum beres,” kata Fahri saat memberikan keterangan pers kepada wartawan usai meninjau dan melakukan pertemuan dengan sejumlah jajaran Kemenkumham Lapas Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (28/7/2018).

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat Ibnu Chuldun; Kepala Biro Humas, Hukum dan Kerja Sama Kementerian Hukum dan HAM Ajub Suratman; Kepala Administrasi Dodot Adikoeswanto; Plt. Kepala Lapas Sukamiskin Kusnali; serta jajaran Kementerian Hukum dan HAM dan perwakilan warga binaan.

Fahri mengaku, tujuannya datang ke Lapas Sukamiskin ini untuk melihat secara langsung apa yang terjadi pada lapas khusus koruptor itu secara dekat terkait pemberitaan yang kemarin cukup heboh. Ia menilai apa yang sudah ada di Lapas Sukamiskin sudah baik. Lapas yang berdiri pada jaman Belanda yang kini sudah berumur sudah 100 tahun sudah seharusnya menjadi pola pembinaan paling baik yang ada di seluruh Indonesia.

Menurutnya, banyak warga binaan yang berada di sini yang bukan orang sembarangan. Bahkan ada guru-guru besar dan orang-orang pintar yang menginginkan bisa membaca buku, menulis, ataupun hal lainnya yang mengasah kreativitasnya. Namun saat ini aktivitas itu sudah dilarang. Fahri pun menegaskan, kegiatan membaca dan menulis tidak seharusnya dilarang.

“Mungkin pihak KPK kaget melihat apa yang  dilakukan warga binaan seperti pengajian tidak perlu dilakukan, karena mereka mengganggap koruptor itu orang jahat dan enggak perlu ada pengajian, dan merekapun menilai  koruptor tak perlu baca buku. Mungkin begitu pemikiranya,” ujarnya.

Namun menurutnya, itu mentalitas yang umurnya dua abad yang lalu. Sekarang itu era demokrasi dan era Hak Asasi Manusia (human rights). Sehingga mentalitas KPK yang salah dan perlu diperbaiki. Fahri pun menilai bahwa KPK sudah mengintervensi proses pasca peradilan yang tidak seharusnya dilakukan.

Ia pun menjelaskan kepada awak media bahwa Rutan yang berada di KPK jauh lebih hebat dan mewah dibandingkan yang ada di Lapas Sukamiskin. Pasalnya di sana ada kulkas, tempat tidur yang baru, Air Conditioner (AC), hingga televisi.

“Namun mengapa setelah warga binaan tersebut di pindahkan ke Sukamiskin, kenapa harus diprotes dengan semua fasilitas yang ada. Seharusnya bisa disamakan, kenapa harus dibeda-bedakan. Sedangkan barang-barang yang berada di KPK lebih mewah dan mahal,” kritisi politisi dapil NTB itu.

Dalam kesempatan ini, Fahri didampingi sejumlah Anggota Komisi III DPR RI, diantaranya Arteria Dahlan dan Masinton Pasaribu dari F-PDI Perjuangan, Agun Gunandjar Sudarsa (F-Golkar), Dossy Iskandar (F-Hanura), dan Mohammad Toha (F-PKB). (rni/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • KPUD Musi Rawas Umumkan 5 Besar Calon Anggota PPK

    • calendar_month Sen, 11 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    Setelah melalui proses tahapan rekrutmen calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari mulai verfifikasi administrasi, test tertulis dan test wawancara, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Musi Rawas (Mura) akhirnya sudah menyelesaikan penjaringan lima (5) besar calon anggota PPK dari 14 kecamatan. Berdasarkan hasil rapat pleno Anggota KPUD Kabupaten Musi Rawas, Minggu (10/5), telah diputuskan calon […]

  • Formasi CPNS Sudah Ada, Jadwal Seleksi Tunggu Permenpan

    • calendar_month Rab, 30 Okt 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Secara administrasi masing-masing daerah telah menerima salinan keputusan menteri, terkait jumlah kuota formasi penerimaan CPNS tahun 2019. Akan tetapi, kapan jadwal waktu tahapan seleksi penerimaan masih belum diketahui lantaran masih menunggu diterbitkanya Peraturan Menteri Aparatur Sipil Negara (Permenpan). Kepastian itu disampaikan, Kepala BKPSDM Mura Rudi Irawan Ishak melalui Kabid Penerimaan dan […]

  • UJI UU PT – Likuidator dari Direksi Picu Konflik Kepentingan

    • calendar_month Jum, 12 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 153
    • 0Komentar

    PENUNJUKAN direksi sebagai likuidator oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berpotensi menimbulkan konflik kepentingan. Hal ini disampaikan oleh Dosen Fakultas Hukum Universitas Brawijaya Malang M. Ali Syafa’at yang hadir sebagai Ahli Pemohon dalam sidang uji materiil Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas (UU PT), pada Rabu (11/10). Syafa’at menguraikan bahwa direksi adalah wakil […]

  • PNPM MP di Ulu Rawas Tahun 2012 Terkesan Gagal

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Informasi yang diterima dari salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan, Fauzi (32) bahwa Pada tahun 2012 beberapa desa di Kecamatan Ulu rawas yang pada waktu itu masih menjadi bagian dari Kabupaten Musi Rawas (Kabupaten Induk Muratara sebelum pemekaran) yakni Desa Jangkat, Desa Pulau […]

  • MK Sosialisasi Kewenangan Kepada Media Massa

    • calendar_month Sen, 26 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 85
    • 0Komentar

    MAHKAMAH Konstitusi membutuhkan dukungan media massa untuk menyosialisasikan Pemilu Serentak Tahun 2019. Untuk mewujudkan hal tersebut, Ketua MK Anwar Usman bersama dengan Sekjen MK Guntur Hamzah didampingi Kepala Biro Humas dan Protokol Rubiyo serta Panitera Muda I Muhidin melakukan kunjungan ke redaksi sejumlah media. Redaksi Kompas menjadi tujuan pertama Anwar Usman dalam kunjungan Media. Dalam pertemuan tersebut, Anwar […]

  • Bupati Musi Rawas Dukung Program ETLE Polda Sumsel

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud Terima Kunjungan Kerja Tim Asistensi Electronic Traffic Law Enforcement (E-TLE) Polda Sumatera Selatan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Kamis (09/06/2022). Tim E-TLE Polda Sumsel, Agus Santosa, S.H,. S. I. K menyampaikan, E-TLE merupakan program nasional arahan Presiden RI, Ir. Joko Widodo, untuk mengejar […]

expand_less