Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Berontak Lawan Petugas, Hendri Buronan Begal Sadis Keok Diringkus

Berontak Lawan Petugas, Hendri Buronan Begal Sadis Keok Diringkus

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
  • visibility 103

#Mengaku Pernah Terlibat Tindak Pembunuhan

Musi Rawas – Meskipun sempat berontak lawan petugas ketika hendak ditangkap, tak ayal sepak terjang Hendri (34)  satu dari tiga buronan pelaku begal sadis terhenti. Pemuda belakang ketahui warga Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas ini keok diringkus tim buru sergap (Buser) unit reskrim Polsek Muara Lakitan dalam penyergapan dilokasi persembunyianya, Sabtu (6/4) malam pukul 23.30 wib. Tidak hanya memborgol tanggan tersangka, petugas dengan sigap amankan sebilah pisau jenis badik dari balik pingging tersangka.

Dari infomasi dihimpun, tertangkapnya tersangka semua hasil penyidikan terhadap laporan kejadian tindak kriminal Pencurian dengan Kekerasan (Curas), dialami korban Juwita (55) seorang Ibu rumah tangga (IRT) warga Desa Lubuk Pandan Kecamatan Muara Lakitan, terjadi 17 Maret 2010 silam.

Dimana dari keterangan korban, kejadian naas dialaminya ketika dirinya mengendarai sepeda motor jenias honda NF 100 TD no pol BG 4692 HH hendak pulang kerumah. Kemudian, ditengah perjalanan tepatnya diruas jalan dusun primbun, sekitar pukul 14.00 wib. Dirinya yang sendirian dihadang tiga orang laki-laki tidak dikenal, selanjutnya dengan mengunakan sajam golok dan celurit, ketiganya memangksa kroban menyerahkan sepeda motor yang dikendarainya.

Lantas, korban yang merasa ketakutan turun. Dan ketiganya langsung merampas sepeda motor, kemudian kabur meninggalkan korban dipinggir jalan.

Alhasil, korban dengan kondisi trauma pulang berjalan kaki. Kemudian, dengan tidak menerima kejadian dialaminya. Bersama pihak keluarga, korban yang mengenali salah satu pelaku mendatangi mapolsek guna melaporkan kejadian tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (Curas) kepada pihak berwajib.

Sementara, usai berjalan 9 tahun pasca kejadian. Petugas dipimpin langsung Kapolsek Muara Lakitan, Iptu Romi mendapatkan infromasi kalaulah salah satu tersangka, yang indentitas telah diketahui tengah berada salah satu rumah warga.

Tanpa membuang waktu, bersama tim buser bergerak lakukan penangkapan tersangka.

Hanya saja, setiba petugas lakukan penyergapan. Tersangka, Hendri berhasil ditangkap. Hanya saja, disaat hendak dibawah masuk kemobil, tersangka mebrontak dari dekapan salah satu anggota. Namun, untungnya tak berselang lama, tersangka berhasil diamankan, bersama dengan dilakukan pengeledaan, anggota mendapati sebila pisau jenis badik diselipkan pinggang tersangka.

Selanjutanya, bersama barang bukti sajam. tersangka digelandang ke Mapolsek, guna mempertanggung jawabkan perbuatanya.

Kapolsek Muara Lakitan Iptu Romi membenarkan telah berhasil mengukap, tindak kriminal curas beraksinya kawanan begal merampas sepeds motor warga terhadi ruas jalan dusun pribun, terjadi tahun 2010 lalu. Dan salah satu pelakunya, inisial H berhasil ditangkap.
“Kalau dari pengakuan korban, dirinya usai kejadian mengenali salah satu pelaku. Ya, setelah lama indentitas ketiganya ketahui. Namun, memang sudah tidak dilokasi. Mendapat info, satu tersangka iniasial H pulang berhasil kita tangkap,”jelas Kapolsek ketika dibincangi via telp.

Selain tersangka diamankan, tersangka mengakui semua perbuatanya. Disebutkan Mantan Kapolesk Megang Sakti, tersangka juga mengakui kalau dirinya juga terlibat tindak kriminal, yakni pembunuhan berencanan, bersama tersangka Parman (DPO) ditahun yang sama.
“Tersangka setelah di introgasi penyidik mengakui semua perbuatanya, bersama dua rekanya Iniasl K dan H beraksi tindak curas merampas dengan sajam sepeda motor korban IRT. Dirinya juga, mengaku ditahun 2010 lalu juga telah melakukan tindak kriminal pembunuhan berencana bersama tersangka Parma yang masih buron,”bebernya.NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Syarat Pengajuan Izin Walet Terlalu Banyak, Dishut Diduga Belum Ada SOP

    • calendar_month Kam, 31 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Menanggapi banyaknya persyaratan dalam pengajuan berkas Izin Pengelolaan Burung Walet di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Ketua Perkumpulan Pemantau Dana Negara Republik Indonesai (PDNRI), Ahmad Rudi saat dihubungi Jurnalindependen.com, Kamis (31/12/2015) mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura terhadap calon penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seharusnya pihak Pemkab Mura mengapresiasi […]

  • Laga Final LDN Kecamatan Megang Sakti diwarnai Adu Pinalti

    • calendar_month Sen, 1 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Laga final pertandingan Liga Desa Nasional (LDN) 2019 tingkat Kecamatan Megang Sakti, resmi dimenangkan oleh tim Karya Mulya SP II, senin (1/7) dilapangan Kecamatan Megang Sakti. Ribuan pasang mata yang hadir menjadi saksi keseruan laga final antara tim Megang Sakti II berhadapan dengan tim Karya Mulya SP II. Dimana hasil akhir […]

  • Debit Sungai Meningkat, Mura Waspada Banjir

    • calendar_month Rab, 11 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Menjelang akhir tahun 2019, cuaca ekstrim hujan lebat melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Dampaknya debit air sungai meningkat rawan ancaman banjir. Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penangulangan Bencanan Daerah (BPBD) Mura, Paisol mengimbau masyarqkat terutama yanh bermukim di Daerah Aliran Sungai (Das) untuk waspada terhadap ancaman bencana banjir. “Sudah […]

  • Benarkah Raskin 2014 di Muratara diberikan Hanya 6 Bulan ?

    Benarkah Raskin 2014 di Muratara diberikan Hanya 6 Bulan ?

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 120
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Selasa (30/12/2014) bantuan beras kerakyat miskin atau yang lebih dikenal dengan raskin dipertanyakan oleh masyarakat karena masyarakat yang menerima bantuan beras tersebut hanya menerima bantuan selama 6 bulan. Seperti yang diungkapkan oleh Muyot (36), “Payah sekali sekarang bantuan beras miskin (Raskin) cuma 6 bulan.” Kemudian ditambahkan oleh Muyot pula apa ditahun 2014 […]

  • Tayangkan Lelang Perawan Pemilik Situs “nikahsirri.com” dibekuk

    • calendar_month Ming, 24 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    JAKARTA – Petugas Polda Metro Jaya membekuk pemilik situs “www.nikahsirri.com” yang berkonten pornografi dan menayangkan informasi lelang perawan berinisial AW. “Saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Adi Deriyan di Jakarta, Minggu. Adi mengatakan polisi meringkus AW di Kebon Jeruk Timur RT003/002 Cipinang Besar Utara […]

  • Mangkir Mediasi, PT DAM Akan Dibawa ke Jalur Hukum

    • calendar_month Sen, 4 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Penyerobotan lahan transmigrasi yang ada di Desa Sungai Naik (SP 10) Kecamatan BTS Ulu oleh PT Dapo Agro Makmur (PT DAM) seluas 67 hektar terus bergulir. Bahkan, bilamana nanti pihak perusahaan tidak menghadiri mediasi klarafikasi masalah tersebut maka akan ditempuh melalui jalur hukum. Post Views: 610

expand_less