Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Persoalan Anggaran Pilkada Turut Sandera Psikis Penyelenggara

Persoalan Anggaran Pilkada Turut Sandera Psikis Penyelenggara

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
  • visibility 78

JAKARTA — Pemerintah  Daerah (Pemda) diminta untuk segera menyelesaikan persoalan anggaran Pilkada yang belum rampung hingga hari ini. Hal ini karena persoalan anggaran berpotensi mengganggu jalannya pelaksanaan Pilkada hingga hari pemungutan nanti.

“Pemda harusnya membereskan ini, untuk menyukseskan Pemilu, bukan malah menghambat,” ujar Deputi Nasional Jaringan Pendidikan Pemilih untuk Rakyat (JPPR) Sunanto, Jumat (13/11).

Ia mengatakan selain menghambat tahapan Pilkada, persoalan anggaran juga ikut menyandera psikis penyelenggara. Hal ini lantaran, penyelenggara yang semestinya fokus dalam pelaksanaan, terhambat karena memikirkan anggaran yang belum tuntas.

Ini juga yang kemudian kata pria yang akrab disapa Cak Nanto tersebut, menjadi salah satu penyebab tidak netralnya penyelenggara. Hal itu juga yang diamini oleh Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman, yang mengatakan persoalan anggaran merepotkan KPU. Pasalnya, pengurangan anggaran yang dilakukan secara sepihak ini, muncul di tahapan saat sudah berjalan.

“Harusnya pada saat awal menyusun anggaran, bukan sekarang dia minta dikurangi begitu. Itu akan merepotkan banyak pihak,” ujar Arief. Hambatan yang kemudian terjadi yakni perubahan sisi substansi dan administrasi Pilkada, yang tentunya melenceng dari rencana awal.

“Strateginya akan berubah semua, mengubah perjanjian, mengubah kembali rekening yang sudah diregister di KPU, banyak hal berubah,” ungkapnya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tagih Janji PT. GSSL, DO Malah Ancam Operator Alat Berat Gunakan Sajam

    • calendar_month Sel, 27 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Ada-ada saja dilakukan warga Desa Simpang Gegas Temuan, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK), Kabupaten Musi Rawas, inisial DO (29). Hanya untuk menagih janji PT.GSSL yang akan mempekerjakannya di perusahaan itu, pria berprofesi sebagai petani ini nekat mengancam Khuirun Nuha (21) ,operator alat berat perusahaan PT.GSSL menggunakan senjata tajam, Senin (26/03) sekitar pukul […]

  • Presiden Bahas Soal Ekonomi Umat dan Bank Wakaf Mikro dengan Ulama Jabar

    • calendar_month Sel, 3 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo pada Selasa siang, 3 April 2018, melakukan silaturahmi dengan sejumlah ulama dari Jawa Barat. Pertemuan silaturahmi yang digelar di Istana Negara, Jakarta, ini diakui Presiden untuk sekaligus mendengar masukan-masukan bagi kebaikan daerah dan negara. “Masukan-masukan yang disampaikan para ulama ini betul-betul sebuah masukan yang memang itu masalah di rakyat, masalah di umat. […]

  • Pertemuan Jokowi-Prabowo sinyal kuat dari elit kepada rakyat

    • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Pengamat politik dari Indikator Politik Indonesia Burhan Muhtadi menegaskan, pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Jakarta pada Sabtu hari ini adalah sinyal yang kuat dari elite kepada masyarakat bawah untuk bersatu, menjaga persatuan, dan bersama-sama berkontribusi pada pembangunan bangsa. “Pertemuan Pak Prabowo dan Pak Jokowi ini merupakan bentuk pengakuan yang nyata […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

  • Tutupi Kekurangan Proyek Irigasi Tanpa Plang Nama Dikebut

    • calendar_month Sel, 4 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Pemasangan plaster pada bangunan irigasi di Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas langsung dikebut. Hal ini untuk menutupi kekurangan material batu yang tidak dipasang di beberapa bagian pondasi bangunan. Pantauan wartawan di lokasi, Selasa (4/9), meski dibeberapa bagian kondisi bangunan proyek irigasi tanpa plang itu terlihat mulus setelah diplaster, namun masih […]

  • Soal Dugaan Tanda Tangan Palsu Abdullah H TL, Polisi Sudah Periksa Saksi

    • calendar_month Jum, 13 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Polres Musi Rawas mulai memproses atas laporan dugaan pemalsuan tanda tangan dengan memintai keterangan saksi, Jum’at (13/11/2015). Saksi yang dipanggil penyidik Kurniawan untuk dimintai keterangan tersebut, H Bisri yang pernah menjadi salah satu karyawan BS di PT Paku Alam. Kapolres maupun Kasat Reskrim belum bisa di konfirmasi mengenai hal ini karena tidak […]

expand_less