Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » News » Pertemuan Jokowi-Prabowo sinyal kuat dari elit kepada rakyat

Pertemuan Jokowi-Prabowo sinyal kuat dari elit kepada rakyat

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 13 Jul 2019
  • visibility 161

JAKARTA – | Pengamat politik dari Indikator Politik Indonesia Burhan Muhtadi menegaskan, pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto di Jakarta pada Sabtu hari ini adalah sinyal yang kuat dari elite kepada masyarakat bawah untuk bersatu, menjaga persatuan, dan bersama-sama berkontribusi pada pembangunan bangsa.

“Pertemuan Pak Prabowo dan Pak Jokowi ini merupakan bentuk pengakuan yang nyata dan konkret dari Pak Prabowo kepada Pak Jokowi sebagai presiden terpilih, hasil pemilu presiden 2019,” kata Burhan Muhtadi pada diskusi “Polemik: Golkar di Periode Kedua Jokowi” yang diselenggarakan sebuah radio swasta di Jakarta, Sabtu.

Menurut Burhan Muhtadi, hasil pemilu presiden 2019 sudah selesai dan “clear” ketika Mahkamah Konstitusi memutuskan perkara hasil perselisihan pemilu presiden 2019 pada 27 Juni lalu dan KPU sebagai penyelenggara pemilu sudah menetapkan Joko Widodo dan Ma’ruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden terpilih pada 28 Juni lalu.

Karena itu, kata dia, pertemuan Presiden terpilih Joko Widodo dan calon presiden Prabowo Subianto di Jakarta, pada Sabtu hari ini, menjadi wujud konkret pengakuan Prabowo kepada Joko Widodo.

“Adanya pertemuan ini, maka situasi tegang di tingkat elite sudah ‘clear’ diharapkan para pendukung di tingkat akar rumput juga juga segera ‘clear’,” katanya.

Burhan menegaskan, adanya pertemuan Joko Widodo dan Prabowo Subianto, adalah bentuk rekonsiliasi nasional di tingkat elite, yang hendaknya langsung diikuti dengan rekonsiliasi nasional di tingkat masyarakat akar rumput.

Sebelumnya, Presiden terpilih Joko Widodo dan calon Presiden Prabowo Subianto, bertemu di stasiun MRT Lebak Bulus Jakarta, dan bersama-sama naik MRT sampai stasiun Senayan Jakarta.

Joko Widodo dan Prabowo kemudian berjalan kaki dari Stasiun MRT Senayan menuju ke sebuah restoran di FX Plaza Sudirman di Senayan.

Pada jumpa pers di akhir pertemuan, Prabowo mengucapkan selamat kepada Presiden terpilih Joko Widodo. Prabowo mengatakan, siap membantu Jokowi jika diperlukan, tapi sesekali akan mengkritik sebagai oposisi.

Keduanya sepakat agar para pendukung bersatu, tidak ada lagi istilah “cebong” dan “kampret” di masyarakat. “Tidak ada lagi cebong dan kampret, kita semua adalah merah putih,” kata Prabowo. | sumber : antara

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Asian Games 2018 Ubah Budaya Masyarakat Lebih Disiplin

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Penyelenggaraan Asian Games 2018, terutama di  Palembang, Sumatera Selatan mengajarkan masyarakat untuk lebih disiplin, bersabar dalam kemacetan, beralih menggunakan transportasi umum, dan menjaga kebersihan lingkungan, begitu yang diungkapkan oleh Direktur IT, Broadcast, dan Media Sosial sekaligus Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Dr. Inanda Karina dalam acara talkshow Ngopi 45 di Sriwijaya TV […]

  • Juara O2SN Diminta Persiapkan Diri ke Tingkat Provinsi

    • calendar_month Jum, 20 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Atlet yang berhasil meraih juara pada penyelenggaraan Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat Kabupaten Musi Rawas tahun 2018 diharapkan untuk mempersiapkan diri guna mengikuti O2SN tingkat Provinsi Sumatera Selatan. Harapan ini diucapkan Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti mewakili Bupati Musi Rawas saat menjadi pembina upacara penutupan O2SN SD, SMP dan Gala Siswa […]

  • Pengawas Tenaga Kerja Belum Optimal, Tidak Ada Anggaran Kantor

    • calendar_month Kam, 6 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 106
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Sejak regulasi Pengawasan Tenaga Kerja beralih ke Provinsi, tupoksi pengawasan menjadi kurang optimal di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Musi Rawas Utara. Hal ini disampaikan staf Korwil Tenaga Kerja di Musi Rawas kepada wartawan, Kamis (06/02) di kantornya. Ia mengatakan, hingga kini status mereka hanya sebagai pengawas tenaga kerja yang dikoordinir […]

  • Tiga Pekan Buron, DM Bandit Bongkar Rumah Diringkus

    • calendar_month Ming, 9 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Menghilang alias buron selama tiga pekan, usai jalankan aksi membongkar rumah menguras habis harta benda milik warga. Bukanlah jaminan bagi, Deni Maryansyah alias DM (20) pemuda warga asal Desa Batu Bandung, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) Kabupaten Musi Rawas (Mura) bisa hidup tenang. Betapa tidak,  DM dikenal bandit spesialis bongkar rumah tersebut, […]

  • Dugaan Sistem Pengadaan Sudah Dikondisikan, Ini Kata LSM Merah Putih

    • calendar_month Sel, 20 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Koordinator LSM Merah Putih, Parmi mengatakan banyak kejanggalan sistem LPSE di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura). Mulai dari rekanan sampai pemeneng tender. “Kami mencurigai ada pemenang tender yang sudah dikondisikan, ada apa dengan sistem mereka lakukan ,” Parmi, Senin (19/8). Dalam penelusuran kami, lanjut Parmi, ter indikasi ada pengarahan penawaran […]

  • Jokowi Kutuk Keras Pelaku Kekerasan di Tolikara, Hukum Ditegakkan

    • calendar_month Sen, 20 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Joko Widodo kembali menegaskan mengutuk keras tindak kekerasan terhadap umat muslim di Tolikara, Papua. Ia menegaskan hukum akan ditegakan secara tegas terhadap para pelaku tindak kekerasan di hari pertama Idul Fitri, pada Jumat (17/7) lalu itu. “Saya  mengutuk keras pembakaran dan tindak kekerasan di Tolikara tersebut,” tulisnya dalam akun Facebook Presiden Joko […]

expand_less