Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Desa » Desa Petranjaya Wakili Musi Rawas Lomba PHBS Tingkat Propinsi

Desa Petranjaya Wakili Musi Rawas Lomba PHBS Tingkat Propinsi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
  • visibility 72

Musi Rawas – Sukses menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang merupakan cerminan pola hidup keluarga, membawa Desa Petranjaya Kecamatan Muara Kelingi mewakili Kabupaten Musi Rawas mengikuti lomba PHBS tingkat Propinsi Sumatera Selatan tahun 2018.

Tim Penilai PHBS tingkat Propinsi Sumsel, Selasa (06/11/2018) mengunjungi Desa Petranjaya guna melihat secara langsung kondisi pemukiman dan kehidupan masyarakat. Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan dan istri dr Hj Noviar Marlina Gunawan yang juga Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Musi Rawas, Camat Muara Kelingi, Kepala Desa, Kepala OPD Musi Rawas serta ratusan masyarakat setempat .

Setelah melakukan pertemuan resmi, Ketua Tim Penilai H Imam Subroto, S.Km, M.Ks beserta anggota Yusniwati Tohir dan H Darmawan, SH didampingi pemerintah desa meninjau pemukiman dan inovasi desa dalam mendukung PHBS khususnya dalam pemenuhan 10 indikator PHBS di rumah tangga.

Ketua Tim Penilai H Imam Subroto, S.Km, M.Ks usai melaksanakan kunjungan memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya pemenuhan indikator-indikator PHBS yang telah berjalan dengan baik dan konsisten.

Dari hasil penilaiannya, semua indicator terpenuhi oleh Desa Petrans Jaya dan dirinya berharap kondisi ini bukan hanya karena ingin mengikuti lomba namun tetap dilaksanakan seterusnya dan dirinya berharap seluruh desa dapat mencontoh dan mengikuti langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemdes Petranjaya.

Selain itu, Imam melanjutkan penilaian lomba ini bukan semata-mata untuk pelaksanaan program namun diharapkan tim penilai dapat mengetahui pelaksanaan program PHBS dilapangan sekaligus sebagai bentuk penghargaan kepada para pihak yang terlibat dalam penerapan PHBS di rumah tangga.

Diketahui, kata Imam, Propinsi Sumatera Selatan pada tahun 2016 lalu meraih penghargaan tertinggi yakni Pakarti Utama I, Kategori Kabupaten Lomba PHBS di Tatanan Rumah Tangga tingkat Nasional yang saat itu diwakili oleh Desa Lalang Sumbawa Kecamatan Sumbawa Kabupaten Banyuasin. Namun untuk 2018 ini, kita sama-sama berharap dan berjuang agar Desa Petranjaya ini dapat meraih penghargaan serupa di tingkat Nasional.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Petranjaya, Nurlela dalam paparannya mengungkapkan 10 Indikator nasional PHBS yang saat ini telah dilaksanakan dan terpenuhi oleh Desa Petranjaya diantaranya setiap persalinan telah ditangani oleh tenaga kesehatan, setiap bayi yang dilahirkan telah diberikan bayi ASI Eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan Air Bersih yang telah diuji oleh Badan LH Musi Rawas, telah terbiasamencuci tangan dengan air bersih dan sabu.

Selain itu, seluruh rumah di Desa Petranjaya telah memiliki dan menggunakan jamban sehat, secara rutin dan serentk masyarakat memberantas jentik di rumah, Makan sayur dan buah setiap hari yang dihasilakan dari tanaman perkarangan, Melakukan aktifitas fisik setiap hari dan tidak merokok di dalam rumah yang dipertegas dengan telah dikeluarkannya peraturan desa dan komitmen masyarakat dengan tidak merokok dan menyediakan asbak di dalam rumah.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan pada kesempatan itu mengungkapkan Lomba PHBS ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Dengan PHBS maka dapat menciptakan SDM yang sehat, cerdas, indonatif, kreatif dan berprestasi yang merupakan modal utama atau investasi dalam membangun daerah dan bangsa ini.

Dikatakan Bupati Hendra, Pemkab Mura mengajukan Desa Petranjaya untuk mengikuti lomba ini karena Desa ini telah menjadi Plopped PHBS serta menjadi tauladan desa lainnya untuk mewujudkan Musi Rawas Sempurna Sehat 2021 dan Gerakan Masyarakat Sempurna Sehat (GMMS) yang telah dicanangkan dan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang telah dicanangkan secara Nasional.

Selain desa Petranjaya, lanjut Bupati melalui GMSS, di Kabupaten Musi Rawas juga telah banyak desa yang telah menjalankan PHBS dengan baik, bahkan dibeberapa kecamatan PHBSnya sudah sangat baik, oleh karenanya lomba PHBS ini telah dimulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten dan saat ini memasuki tingkat Propinsi dan diharapkan untuk tingkat Nasional Desa Petranjaya ini dapat mewakili Propinsi Sumatera Selatan.

Pada kesempatan itu juga, dilaksanakan pemberian makan sehat, buah-buahan, dan susu untuk anak-anak dan puncaknya Bupati Musi Rawas bersama ratusan masyarakat dan tim Penilai PHBS melaksanakan gerakan 1000 sapu lidi dengan bersama-sama menyusuri jalan desa untuk membersihkan sampah yang ada dijalanan dan perkarangan rumah. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 4 Paket Distamben Mura Kekurangan Volume 45,5 Juta

    • calendar_month Kam, 11 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 223
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Pemerintah Kabupaten Musirawas (Mura), Propinsi Sumatera Selatan (Sumsel), melalui Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben), di tahun 2013 lalu telah menganggarkan belanja modal sebesar Rp 36.631.952.125,00. Namun, dari alokasi dana tersebut telah terealisasi sebesar Rp 34.587.199.457,00 atau 94,42%. Hal demikian disebabkan kurangnya pengawasan dari pihak dinas sehingga tidak mampu secara optimal mengolah dana yang […]

  • Potensi PAD dari Walet Belum Optimal

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Masih banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas yang belum dapat di optimalkan karena masalah regulasi yang mendukungnya. Seperti izin pengelolaan walet yang sebelumnya diatur dalam Perda, melalui Dinas Kehutanan namun tahun ini Dinas tersebut sudah diambil alih provinsi akibatnya aturan lama jadi tidak jelas. Akibatnya ratusan penangkar walet […]

  • Uji UU MD3, Pemohon Perbaiki Permohonan

    • calendar_month Kam, 22 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang pengujian Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2018 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Daerah (UU MD3), Rabu (20/3) siang. Perkara yang teregistrasi Nomor 16/PUU-XVI/2018, 17/PUU-XVI/2018, dan 18/PUU-XVI/2018 ini dipimpin Hakim Konstitusi Suhartoyo yang didampingi Hakim Konstitusi I Dewa Gede Palguna dan Saldi Isra. Pemohon […]

  • Kesepakatan ‘Zero Portal’ di BTS Ulu

    • calendar_month Kam, 16 Mar 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Penetapan zero portal merupakan hasil kesepakatan sepekan yang lalu antara Perusahaan, Pemkab Musirawas dan masyarakat di Kecamatan BTS Ulu. Sebagaimana disampaikan Wakil Bupati Musirawas, Hj Suwarti bahwa kesepakatan diambil karena sebelumnya sering terjadi permasalahan sehingga masyarakat memortal akses jalan perushaan. “Sebelumnya, masyarakat tidak setuju langsung portal, sedikit-sedikita mortal, untuk kita ambil kesepakatan […]

  • Budi Gunawan Disetujui Jadi Kapolri, KPK Enggan Komentar

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA– Komisi Pemberantasan Korupsi enggan mengomentari pengesahan Komjen Budi Gunawan sebagai Kapolri melalui uji kepatutan dan kelayakan di Komisi III DPR. "Itu urusan DPR. Urusan kami hanya penegak hukum," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto seusai menemui Jaksa Agung HM Prasetyo di Jakarta, Rabu. Ia menegaskan DPR menjalankan tugasnya demikian dengan KPK menjalankan tugasnya sendiri. […]

  • Lokasi Jembatan Moneng Sepati Lubuklinggau Rawan Penodongan

    Lokasi Jembatan Moneng Sepati Lubuklinggau Rawan Penodongan

    • calendar_month Sab, 13 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Masyarakat yang akan melintasi akses jalan yang melalui jembatan gantung Moneng Sepati yang berada di Taba Pingin menuju Siring Agung Kecamatan Lubuklinggau Selatan I, harus ekstra hati-hati. Sebab di lokasi jembatan tersebut sangat rawan penodongan baik siang maupun malam hari. Kapolsek Lubuklinggau Selatan, Iptu Dedi P Jaya menjelaskan, guna meminimalisir tindak pidana disekitaran […]

expand_less