Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Desa » Desa Petranjaya Wakili Musi Rawas Lomba PHBS Tingkat Propinsi

Desa Petranjaya Wakili Musi Rawas Lomba PHBS Tingkat Propinsi

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 6 Nov 2018
  • visibility 137

Musi Rawas – Sukses menciptakan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) yang merupakan cerminan pola hidup keluarga, membawa Desa Petranjaya Kecamatan Muara Kelingi mewakili Kabupaten Musi Rawas mengikuti lomba PHBS tingkat Propinsi Sumatera Selatan tahun 2018.

Tim Penilai PHBS tingkat Propinsi Sumsel, Selasa (06/11/2018) mengunjungi Desa Petranjaya guna melihat secara langsung kondisi pemukiman dan kehidupan masyarakat. Kunjungan ini disambut langsung oleh Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan dan istri dr Hj Noviar Marlina Gunawan yang juga Ketua Tim Pengerak PKK Kabupaten Musi Rawas, Camat Muara Kelingi, Kepala Desa, Kepala OPD Musi Rawas serta ratusan masyarakat setempat .

Setelah melakukan pertemuan resmi, Ketua Tim Penilai H Imam Subroto, S.Km, M.Ks beserta anggota Yusniwati Tohir dan H Darmawan, SH didampingi pemerintah desa meninjau pemukiman dan inovasi desa dalam mendukung PHBS khususnya dalam pemenuhan 10 indikator PHBS di rumah tangga.

Ketua Tim Penilai H Imam Subroto, S.Km, M.Ks usai melaksanakan kunjungan memberikan apresiasi kepada masyarakat dan pemerintah desa dalam upaya pemenuhan indikator-indikator PHBS yang telah berjalan dengan baik dan konsisten.

Dari hasil penilaiannya, semua indicator terpenuhi oleh Desa Petrans Jaya dan dirinya berharap kondisi ini bukan hanya karena ingin mengikuti lomba namun tetap dilaksanakan seterusnya dan dirinya berharap seluruh desa dapat mencontoh dan mengikuti langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemdes Petranjaya.

Selain itu, Imam melanjutkan penilaian lomba ini bukan semata-mata untuk pelaksanaan program namun diharapkan tim penilai dapat mengetahui pelaksanaan program PHBS dilapangan sekaligus sebagai bentuk penghargaan kepada para pihak yang terlibat dalam penerapan PHBS di rumah tangga.

Diketahui, kata Imam, Propinsi Sumatera Selatan pada tahun 2016 lalu meraih penghargaan tertinggi yakni Pakarti Utama I, Kategori Kabupaten Lomba PHBS di Tatanan Rumah Tangga tingkat Nasional yang saat itu diwakili oleh Desa Lalang Sumbawa Kecamatan Sumbawa Kabupaten Banyuasin. Namun untuk 2018 ini, kita sama-sama berharap dan berjuang agar Desa Petranjaya ini dapat meraih penghargaan serupa di tingkat Nasional.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Desa Petranjaya, Nurlela dalam paparannya mengungkapkan 10 Indikator nasional PHBS yang saat ini telah dilaksanakan dan terpenuhi oleh Desa Petranjaya diantaranya setiap persalinan telah ditangani oleh tenaga kesehatan, setiap bayi yang dilahirkan telah diberikan bayi ASI Eksklusif, menimbang balita setiap bulan, menggunakan Air Bersih yang telah diuji oleh Badan LH Musi Rawas, telah terbiasamencuci tangan dengan air bersih dan sabu.

Selain itu, seluruh rumah di Desa Petranjaya telah memiliki dan menggunakan jamban sehat, secara rutin dan serentk masyarakat memberantas jentik di rumah, Makan sayur dan buah setiap hari yang dihasilakan dari tanaman perkarangan, Melakukan aktifitas fisik setiap hari dan tidak merokok di dalam rumah yang dipertegas dengan telah dikeluarkannya peraturan desa dan komitmen masyarakat dengan tidak merokok dan menyediakan asbak di dalam rumah.

Sementara itu, Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan pada kesempatan itu mengungkapkan Lomba PHBS ini merupakan salah satu upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup dan kesehatan masyarakat. Dengan PHBS maka dapat menciptakan SDM yang sehat, cerdas, indonatif, kreatif dan berprestasi yang merupakan modal utama atau investasi dalam membangun daerah dan bangsa ini.

Dikatakan Bupati Hendra, Pemkab Mura mengajukan Desa Petranjaya untuk mengikuti lomba ini karena Desa ini telah menjadi Plopped PHBS serta menjadi tauladan desa lainnya untuk mewujudkan Musi Rawas Sempurna Sehat 2021 dan Gerakan Masyarakat Sempurna Sehat (GMMS) yang telah dicanangkan dan untuk mendukung Gerakan Masyarakat Sehat (Germas) yang telah dicanangkan secara Nasional.

Selain desa Petranjaya, lanjut Bupati melalui GMSS, di Kabupaten Musi Rawas juga telah banyak desa yang telah menjalankan PHBS dengan baik, bahkan dibeberapa kecamatan PHBSnya sudah sangat baik, oleh karenanya lomba PHBS ini telah dimulai dari tingkat Kecamatan, Kabupaten dan saat ini memasuki tingkat Propinsi dan diharapkan untuk tingkat Nasional Desa Petranjaya ini dapat mewakili Propinsi Sumatera Selatan.

Pada kesempatan itu juga, dilaksanakan pemberian makan sehat, buah-buahan, dan susu untuk anak-anak dan puncaknya Bupati Musi Rawas bersama ratusan masyarakat dan tim Penilai PHBS melaksanakan gerakan 1000 sapu lidi dengan bersama-sama menyusuri jalan desa untuk membersihkan sampah yang ada dijalanan dan perkarangan rumah. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir Sabet Gelar Juara Dunia Kedua

    • calendar_month Ming, 17 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    Ganda campuran Indonesia, Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir menjadi juara pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2017 di Glasgow, Skotlandia, Senin (28/8/2017) WIB. Owi/Butet mengalahkan pasangan asal China, Zheng Siwei/Chen Qingchen, dengan skor 15-21, 21-16, 21-15. Ini menjadi gelar juara dunia bulu tangkis kedua bagi Tontowi/Liliyana. Penempatan bola yang mereka lakukan beberapa kali sukses mengelabui Tontowi/Liliyana. Owi/Butet bangkit […]

  • Gerakan Pasca Idhul Adha (3)

    • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    KATA ahli hikmah, musuh terbesar manusia itu ialah dirinya. Karena mengejar hasrat dunia melebihi kewajaran, manusia kemudian mengidap penyakit ta’bid ‘an al-nafs (diperbudak diri) dan ta’bid ‘an al-dunya (membudakkan diri kepada dunia). Allah berfirman yang artinya, “Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kepada apa-apa yang diingini, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang […]

  • Bupati Doakan JCH Mura Menjadi Haji yang Mabrur Mabrurroh

    • calendar_month Sen, 16 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan mendoakan 204 jemaah calon haji (JCH) asal Kabupaten Musi Rawas dapat kembali ke daerah dengan sehat, selamat dan menjadi haji yang Mabrur dan Mabrurroh. Doa ini diungkapkan Bupati Musi Rawas saat melaksanakan malam ramah tamah Pemerintah Kabupaten Musi Rawas dengan Jamaah Calon Haji Kabupaten Musi Rawas […]

  • Gaji 10 PK PT BSS Diduga Disunat

    • calendar_month Rab, 24 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 174
    • 0Komentar

    MURATARA — Diduga gaji 10 Penjaga Keamanan (PK) PT Buana Sriwijaya Sejahtera (BSS) yang dipecat secara tidak hormat disunat. Ini diketahui setelah PK tadi mendatangi Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Muratara. Ke-10 karyawan yang dipecat secara tidak hormat di PT BSS tersebut merupakan warga  Desa Biaro lama, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Muratara yakni Mardik, […]

  • Bupati Mura Buka Pelatihan BUMDes dan Resmikan Sentra Batik Lokal

    • calendar_month Sen, 1 Agu 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud membuka Pelatihan dan Peningkatan  Kapasitas Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Desa Suro Kecamatan Muara Beliti, Kabupaten Musi Rawas, Senin (01/08/2022). Bupati Ratna Machmud menyambut baik Pelatihan dan Peningkatan Kapasitas BUMDes dan berharap dengan adanya BUMDes diharapkan dapat menjadi sentral  dan dapat menjadi penguatan terhadap […]

  • Tapal Batas Mura – Empat Lawang Belum Tuntas

    • calendar_month Rab, 23 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    EMPAT LAWANG – Hingga saat ini, permasalahan tapal batas antar Kabupaten Empat Lawang dengan Kabupaten Musi Rawas (Mura), belum juga tuntas. Buktinya, digelar pertemuan antara sejumlah pihak dari Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Empat Lawang serta Biro Pemerintahan Provinsi Sumatera Selatan, di ruang rapat Setda Empat Lawang, Selasa (22/8). Post Views: 372

expand_less