Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Potensi PAD dari Walet Belum Optimal

Potensi PAD dari Walet Belum Optimal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 2 Agu 2017
  • visibility 73

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Masih banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas yang belum dapat di optimalkan karena masalah regulasi yang mendukungnya. Seperti izin pengelolaan walet yang sebelumnya diatur dalam Perda, melalui Dinas Kehutanan namun tahun ini Dinas tersebut sudah diambil alih provinsi akibatnya aturan lama jadi tidak jelas. Akibatnya ratusan penangkar walet masih belum memiliki izin apalagi membayar pajak penjualan walet.

Ketua Lembaga Pemberdayaan Ekonomi Kerakyatan Nasional Kabupaten Musi Rawas melalui Sekretarisnya, Memeth, Rabu menyampaikan bahwa pajak penjualan walet merupakan salah satu potensi PAD yang ada di Kabupaten Musi Rawas.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : ApaKabar.xyz  –  BandaraSilampari.com  –  Baturaja.xyz  –    BukitSulap.com  –  CVPerintis.com  –   DafamLinggau.com  –  EmpatLawang.com  –  KSPLestari.com  –  MediaMusiRawas.com  –  MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –    OKUEkspres.com  –   OKUSelatan.com   #HargaNego : 082372227444″

———————————————————————————————————

“Untuk izin pengelolaan walet yang sebelumnya di Dinas Kehutanan yang diatur Perda sudah tidak relevan lagi. Seperti keluarnya IMB dan HO dari 12 penangkar walet tahun lalu, kenapa sampai sekarang belum ada tagihan pajak. Kalau memang dasarnya belum keluar izin pengelolaan ya mestinya diurus dan di fasilitasi, sehingga penangkar dapat menunaikan kewajiban pajaknya,” papar Memeth.

Bila leading sektor tidak di Dinas Kehutanan lagi, lanjut Memeth sebenarnya dapat dipindah ke Peternakan, seperti di beberapa daerah di pulau Jawa, walet di urus oleh Dinas Peternakan. Karena burung walet memang sengaja diternak dengan dibuatkan tempat buatan yang biasanya menggunakan gedung permanen.

Sementara, Kabag Hukum Setda Kabupaten Musi Rawas, A Latief mengatakan tahun ini belum ada revisi perda walet. Diakuinya walet merupakan salah satu potensi PAD yang besar, akan dibahas agar potensi ini dapat di realisasikan, tentunya dengan dukungan regulasi atau aturan yang akan dibuat.

“Akan kami sampaikan agar dibahas mengenai izin teknis pengelolaan walet, bisa saja ke Peternakan akan kita pelajari dan kami sampaikan kepada perangkat daerah terkait. Bagian Hukum sifatnya secara redaksional dan memeriksa jangan sampai bertentangan dengan aturan diatasnya. Selesai dibahas antara eksekutif dan legislatif pun masih diajukan ke provinsi untuk dikaji ulang, setelah rekomendasi dari provinsi baru bisa disahkan,” kata A Latief. (fsl)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PB PMII Uji UU MD3

    • calendar_month Ming, 25 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 91
    • 0Komentar

    JAKARTA – Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2018 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3) yang baru disahkan, kembali diuji ke Mahkamah Konstitusi (MK). Kali ini Agus Mulyono Herlambang selaku Ketua Umum Pengurus Besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII) menguji Pasal 73 ayat (3), Pasal […]

  • Percepat Pencanangan KLA, Pemkab Mura Sosialisasi Tumbuh Kembang Anak

    • calendar_month Sab, 11 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 76
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Dalam rangka mewujudkan pencanangan percepatan menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) Kantor Pemberdayaan Perempuan  Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar acara Sosialisasi Tumbuh Dan Kembang Anak. Bertempat di Hotel Sempurna Kota Lubuklinggau (10/4/2015). acara tersebut menghadirkan pemateri atau nara sumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Usman Masuni. serta para peserta dari perwakilan kecamatan . […]

  • Empat Kriteria Capim KPK Versi Koalisi Masyarakat Sipil

    • calendar_month Kam, 27 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA — Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi yang merupakan gabungan dari LBH Jakarta, PSHK, MaPPI FH UI, ICW, ILR, dan TII memberikan kriteria yang harus dipenuhi Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kepada Panitia Seleksi (Pansel) Capim KPK. “Berdasarkan catatan Koalisi, terdapat sejumlah kriteria yang harus dipenuhi agar seorang Capim KPK layak diloloskan namanya […]

  • Staf Samsat Diduga Tipu Wajib Pajak, Ombudsman Berani Tindak?

    • calendar_month Jum, 10 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 109
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS- Terkait adanya unsur penipuan di kantor Samsat Kabupaten Musi Rawas (Mura), Ombudsman Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) menyanyangkan hal tersebut. Berikut penjelasan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sumsel, M Adrian Agustiansyah, SH, MH melalui Pemeriksa Laporan, Agung Pratama saat dikonfirmasi, Jumat (10/6) mengatakan dirinya menyayangkan hal ini terjadi, karena paling tidak ini menandakan komitmen pengawasan […]

  • Evaluasi Kinerja dan Kebijakan APBD Prov. Sumatera Selatan

    • calendar_month Sab, 3 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 70
    • 0Komentar

    Catatan Akhir Tahun 2014 Kajian/Analisis Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA) – Sumsel. Oleh : Nunik Hadayani (Koord. Sumsel)   Sebagaimana telah diatur dalam konstitusi kita pada UUD 1945 terutama pada pasal 23 ayat 1 yang berbunyi Anggaran pendapatan dan belanja negara sebagai wujud dari pengelolaan keuangan negara ditetapkan setiap tahun dengan undang-undang dan dilaksanakan […]

  • Sukses Kendalikan Inflasi, Bupati Musi Rawas Ratna Machmud dapat Insentif Fiskal

    Sukses Kendalikan Inflasi, Bupati Musi Rawas Ratna Machmud dapat Insentif Fiskal

    • calendar_month Sen, 5 Agu 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Kerja keras Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud bersama seluruh perangkat daerah kembali menuai hasil. Hal ini terbukti dengan diberikannya Insentif Fiskal Tahun Berjalan 2024 kepada Pemerintah Kabupaten Musi Rawas (Pemkab Mura). Insentif ini diserahkan secara langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dan Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara bertempat di Gedung […]

expand_less