Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » PTBA Komitmen Peduli Lingkungan, Dirikan PLTS Irigasi Untuk Petani Sawahlunto

PTBA Komitmen Peduli Lingkungan, Dirikan PLTS Irigasi Untuk Petani Sawahlunto

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 4 Des 2023
  • visibility 211

PT Bukit Asam Tbk (PTBA) berkomitmen menjadi perusahaan energi kelas dunia yang peduli lingkungan.

Bentuk kepedulian yang direalisasikan dengan pendirian PLTS Irigasi di Desa Talawi Mudiak, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto, Provinsi Sumatera Barat yang dibangun sejak 2019.

Saat Tim Corporate Social Responsibility (CSR) PTBA bertemu langsung dengan petani di Desa Talawi, Sabtu (2/12/2023), nampak bahwa energi surya dari PLTS Irigasi bantuan PTBA telah membuat hamparan sawah menghijau dengan tanaman padi, kangkung, dan jagung serta terlihat peternakan sapi yang tumbuh dengan sehat.

Menurut AVP Sustainable Economic, Social & Enviroment PTBA Mustafa Kamal mewakili Manajemen PTBA bahwa kehadiran Tim CSR PTBA di Desa Talawi tidak hanya untuk meninjau kembali bangunan PLTS Irigasi yang sudah dibangun, akan tetapi juga untuk melihat dampak positif untuk masyarakat dan petani dari keberadaan PLTS pasca didirikan 2019 silam.

Dan patut disyukuri, salah satu diversifikasi bisnis yang menjadi pilihan PTBA adalah pengembangan sektor energi baru dan terbarukan, yang juga merupakan fokus pemerintah dalam menyediakan energi lebih ramah lingkungan untuk rakyat Indonesia bisa berhasil diterapkan bersama petani Desa Talawi.

Ia menuturkan PLTS Irigasi Talawi ini beroperasi sejak 2019 dengan bantuan pompa irigasi tenaga surya di Desa Talawi Mudik Kota Sawahlunto memiliki kapasitas 50 lps (liter per second) atau 50 liter/detik dengan head 50 meter.

Bantuan tersebut terdiri 1 unit pompa submersible, 1 unit inverter, 1 unit bak intake ukuran 3×3 meter dengan kedalaman 6 meter.

Listrik untuk pompa irigasi dengan daya 11 kW ini akan dialirkan oleh PLTS Talawi berkapasitas 16,5 kW yang dioperasikan melalui rumah panel kontrol 1 unit, 142 keping panel surya, dan pipanisasi sepanjang 1,2 km.

Sedangkan luas lahan yang telah dialiri adalah 62 hektar dengan hasil panen mencapai 1.000 ton per tahun dari 3 kali panen.

Sebelumnya hanya 248 ton per tahun.
Jumlah penerima manfaat adalah 460 orang yang terdiri dari 115 petani dan 345 anggota keluarga dari masing-masing petani.

Pemeliharaan melibatkan kerja sama dengan warga, dimana para petani akan memberikan kontribusi 1 kg beras per petani saat setiap kali panen. Dimana harga per kilonya Rp10.000,- jadi petani dapat berkontribusi senilai Rp1.150.000,-/panen. Artinya, di setiap tahunnya petani mampu mengumpulkan dana senilai Rp3.450.000,- untuk biaya perawatan dan pemeliharaan Pompa Irigasi tersebut.

“Kami berharap masyarakat di Desa Talawi tetap bisa terus merasakan manfaat dari PLTS ini, sehingga nantinya masyarakat terus meningkat kesejahteraannya,” pungkasnya.

Sementara itu, berada dalam naungan Kelompok Tani (Koptan) Tampang Jaya Desa Talawi sebanyak 43 orang petani bertahap dengan langkah pasti bisa mewujudkan impian mereka untuk bisa mandiri pangan melalui pertanian.

Seperti halnya disampaikan Dian anggota Koptan Tampang Jaya, yang mengakui sejak berdiri PLTS irigasi bantuan PTBA ini sangat membantu peningkatan produksi padi dan palawija milik masyarakat petani.

Ia mengatakan biasanya setahun panen 1 atau 2 kali panen, kini petani bisa panen tidak pernah berhenti dengan hingga 3 kali panen dalam setahun.

Menurutnya adanya PLTS Irigasi ini sangat efektif dan efisien, karena bukan saja petani padi, kangkung, jagung, cabe, dan palawija saja terbantu. Akan tetapi, peternak sapi juga sangat terbantukan oleh karena pengaliran air dari sungai yang tidak pernah putus.

Ia menuturkan bahwa untuk hasil panen rata-rata untuk kebutuhan rumah tangga dan sebagian di jual ke tengkulak.

“Mewakili masyarakat dan Kelompok Tani Tampang Jaya, saya mengucapkan terima kasih banyak kepada CSR PTBA untuk bantuan PLTS Irigasinya. Semoga PTBA selalu jaya,” ucapnya.

Sementara Andri anggota Koptan lainnya mengatakan kepedulian PTBA untuk pertanian di desanya memang benar-benar dirasakan masyarakat. Karena, selama ini pertanian hanya mengandalkan air hujan, maka bila air kering karena kemarau panjang tidak menggangu petani untuk bertani maupun beternak.

PLTS Irigasi ini meningkatkan semangat petani dalam bertani dan menambah semangat petani untuk berhasil dalam menanam padi dan jagung.
“Alhamdulillah biasanya panen 2 kali dalam setahun. Sekarang bisa 5 kali panen dalam 2 tahun,” ungkapnya.

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Mura Minta Kemenhut Permudah Masyarakat Kelola Wilayah Konsesus PT MHP

    Bupati Mura Minta Kemenhut Permudah Masyarakat Kelola Wilayah Konsesus PT MHP

    • calendar_month Kam, 20 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud minta Kementerian Kehutanan dan PT. Musi Hutan Persada (MHP) mendukung dan membantu masyarakat dalam perizinan pengelolaan lahan yang digunakan masyarakat di Kabupaten Musi Rawas. “Izin pemanfaatan lahan di sekitar area konsesi PT. MHP sangat penting bagi masyarakat guna meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan rakyat,” ungkap Bupati saat […]

  • Pemerintah Harus Turunkan Harga BBM

    • calendar_month Sel, 5 Mei 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 81
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi VII DPR RI, dari Fraksi PKS, Mulyanto, minta Pemerintah segera menurunkan harga BBM menyusul anjloknya harga minyak mentah dunia. Ia menilai, Pemerintah tidak sensitif melihat penderitaan masyarakat karena membiarkan harga BBM tetap tinggi di saat harga minyak dunia anjlok dan masyarakat sedang kesulitan akibat pandemi Covid-19. “Alasan Pemerintah mempertahankan harga […]

  • Koordinasi Antar BUMN Bangun Sinergi

    • calendar_month Sab, 4 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 100
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua Komisi VI DPR RI Azam Azman Natawijana menegaskan koordinasi antar-Badan Usaha Milik Negara (BUMN) khususnya yang ada di Sumatera Barat penting guna membangun sinergi. Pernyataan tersebut dia sampaikan usai rapat dengan bersama mitra kerja dari Kementerian BUMN, Kemenprin, BKPM, dan beberapa BUMN, PT Semen Padang, PT Pelindo II, PT Bukit Asam, serta PT […]

  • Asyik Main Gaple, Ristanto : Kurang Volume 21 Paket Sudah dibayar ke Kas Daerah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Musirawas, Propinsi Sumatera Selatan  (Sumsel) pada tahun 2013 lalu telah menganggarkan belanja  modal  sebesarRp 438,825,280,480,00 Namun, dari jumlah dana tersebut, telah terealisasi sebesarRp 377.176.364.642,00 atau 85,95%. Hal ini berdasarkan informasi yang diterima atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)Perwakilan Propinsi Sumatera Selatan No. 23.c/LHP/XVIII.PLG/05/2014, tanggal 26 Mei 2014 mengatakan, yakni ada 21 paket pekerjaan di Dinas PU Bina Marga tahun 2013 lalu diduga bermasalah. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan dokumen dan pengujian fisik secara uji petik yang dilaksanakan oleh BPK, terkait 21 paket kegiatan, terdapat kekurangan volume pekerjaan. Seluruhnya bernilai Rp 524.834.474,22. Di antaranya proyek peningkatan jalan poros Margatani-Ngestiboga […]

  • Deni : Belum Ada Pangajuan Izin SBW dari Megang Sakti

    Deni : Belum Ada Pangajuan Izin SBW dari Megang Sakti

    • calendar_month Sel, 29 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 130
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Belum ada pengajuan izin usaha maupun Izin Mendirikan Bangunan dari penangkaran Sarang Burung Walet (SBW) di Kecamatan Megang Sakti. Kebanyakan selama ini pelaku usaha enggan membuat izin karena malas berurusan dengan pemerintah, namun bila untuk memenuhi syarat tertentu, seperti untuk pinjaman ke Bank ataupun lainnya, baru mereka akan segera mengajukan izin usaha. Demikian diungkapkan Kepala […]

  • LHP BPK Kabupaten Muaraenim Sumsel 2015 – 2016

    LHP BPK Kabupaten Muaraenim Sumsel 2015 – 2016

    • calendar_month Rab, 4 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    HASIL PEMERIKSAAN ATAS KEPATUHAN TERHADAP PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN (Audit BPK RI – Kabupaten Muaraenim Tahun Anggaran 2015-2016 ) 1. Biaya Pungut Pajak Bumi dan Bangunan Sektor Perkebunan, Perhutanan dan Pertambangan (PBB sektor P3) Sebesar Rp 11.167.877.100,00 Tidak Tepat 2. Pertanggungjawaban Kegiatan Perjalanan Dinas Luar Daerah pada Tiga SKPD Tidak Sesuai Ketentuan Sebesar Rp 75.666.000,00 3. Kelebihan […]

expand_less