Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Guru SD Kelas Jauh Trans Keluhkan Gaji Tak Dibayar

Guru SD Kelas Jauh Trans Keluhkan Gaji Tak Dibayar

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 16 Okt 2017
  • visibility 122

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Dahlia E Siahaan guru SD kelas jauh trans SP 10 Sungai Naik, Kecamatan BTS Ulu, mengeluhkan tidak menerima honor sebagai tenaga pengajar.  Padahal Dahlia sudah datang sendiri ke Kantor Disnakertrans Mura untuk mengambil honor bekerja sejak 17 Juli 2017 lalu.

Ardiansyah (38), suami Dahlia yang juga guru pada sekolah yang sama mengatakan bahwa istrinya menggantikan Madiyani guru lama yang pindah ke pulau Jawa, namun sangat disayangkan pihak Disnakertrans tidak membayar gaji istrinya.

“Istri saya menggantikan Madiyani guru sebelumnya yang pindah ke pulau Jawa, waktu itu pak Rustam (Kabid Pengembangan Transmigrasi Disnakertrans) mengatakan agar segera cari penggantinya. Karena sulit mendapatkan orang, maka istri saya yang menggantinya.

Namun sekarang, istri saya tidak bisa mendapatkan honornya sebesar Rp 500 ribu perbulan dari Disnakertrans sejak 17 Juli 2017 lalu,” kata Ardiansyah, Senin.

Ardiansyah menjelaskan bahwa sekolah yang diajarnya merupakan SD kelas jauh yang hanya terdiri dari kelas 1, 2 dan 3 sedangkan kelas 4, 5 dan 6 mesti ke Desa Sungai Naik (desa Induk). Guru yang mengajar di kelas jauh ada 5 orang yakni 3 orang guru kelas, 1 guru agama dan 1 lagi guru olah raga.

“Kami berharap Pemerintah dapat membantu agar istri kami yang telah mengajar tersebut dapat diberikan honornya sesuai dengan guru yang sebelumnya,” harap Ardi.

Sementara itu, Kepala Disnakertrans Mura melalui Kabid Pengembagan Transmigrasi, Rustam Effendi saat dikonfirmasi di kantornya mengatakan bahwa ia tidak pernah meminta Ardiansyah untuk mencarikan ganti guru yang lama (Madiyani). “Demi Allah, saya merasa tidak pernah minta carikan pengganti Madiyani,” katanya.

Rustam menyampaikan bahwa ia tidak bisa memberikan honor Dahlia E Siahaan karena tidak ada namanya dalam SK guru, yang masih ada guru yang lama, jadi saya tidak mungkin memberikannya.

“Kepala SD Induk tempat sekolah jauh tersebut saja tidak mengetahuinya penggantiannya, selain itu tidak mungkin saya memberikan honor kepada orang yang namanya tidak tercantum dalam SK guru,” kata Rustam.

Honor SD trans ini berasal dari anggaran Provinsi Sumatera Selatan, lanjut Rustam Pemkab Musi Rawas hanya menyalurkannya saja. (fsl)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dalam Dugaan Proyek Sarana Air Bersih di Empat Lawang, Proyek Abal–abal

    • calendar_month Jum, 18 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    Empat lawang, Jurnalindependen.com — Jum’at (18/12/2015), Ketua Dewan Pimpinan Cabang  Lembaga Swadaya Masyarakat  Kritik Kontrol Sosial Independent (DPC LSM KRIKSI) Kecamatan Talang Padang Kabupaten Empat Lawang Provinsi Sumatera Selatan, Saparudin, melalui salah satu Tim Investigasinya  Benhar  Mengatakan  tahun 2015 ada pembangunan sarana  Air Bersih di Desa Padang Titiran  Kecamatan Talang Padang tersebut , saat bertemu […]

  • Realisasi CSR 14 Perusahaan di Musi Rawas Tahun 2017

    • calendar_month Sen, 16 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.co.id -Kegiatan CSR (Tanggung jawab Sosial Perusahaan) merupakan kewajiban perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar, yang terkena dampak dari kegiatan perusahaan tersebut. Kepala DPMPTSP Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Promosi dan Kerjasama, Tri Wahyudi mengatakan beberapa perusahaan di Kabupaten Musi Rawas tahun 2017 sudah melaksanakan CSR. “CSR ini merupakan kewajiban perusahaan kepada masyarakat sekitar […]

  • Bupati: Aplikasikan Semangat Juang Pahlawan dengan Prestasi

    • calendar_month Sab, 10 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan mengajak seluruh generasi muda untuk mengisi kemerdekaan dan mengaplikasikan semangat juang para pahlawan dan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia dalam merebut kemerdekaan dengan prestasi dan berinovasi dalam membangun bangsa dan tanah air. Hal ini diungkapkan Bupati Hendra disela-sela acara ramah ramah dengan Veteran Pejuang kemerdekaan RI di […]

  • Pascapenetapan Paslon, Bawaslu Mulai Dibanjiri Gugatan

    • calendar_month Sel, 25 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sehari pascapenetapan pasangan calon yang dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai dibanjiri gugatan sengketa hasil penetapan. Hal itu disampaikan Ketua Bawaslu Pusat Muhammad usai melakukan koordinasi dengan KPU Pusat. “Sepertinya banyak sekali aduan sengketa, lebih dari 10 (laporan gugatan) sampai pagi ini saja, sampai sore saya yakin akan terus […]

  • Delapan Tuntutan Aksi Formula Muratara

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com – Ratusan Massa yang menamakan diri Forum Muara Rupit Lawang Agung (Formula) menggelar aksi damai di kantor Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), Senin (25/09). Aksi yang dipimpin Thomas Zuhri Antoni selaku Koordianator Aksi dan Servinerkhan Putra sebagai Koordinator Lapangan, menyampaikan delapan tuntutan pemerataan pembangunan di Kabupaten Muratara. Diantaranya, pertama, menuntut saluran PDAM harus segera […]

  • Sinergitas Program PKK Wujudkan Keutuhan dan Kerukunan Keluarga

    • calendar_month Kam, 8 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    Musi Rawas, – Bertempat di gedung serbaguna Bagas Raya Lubuklinggau, Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama TP PKK kecamatan, desa dan kelurahan se-Kabupaten Musi Rawas, Kamis (08/11). Dalam kegiatan rakor TP PKK tersebut mengangkat tema, “Sinergitas Program PKK Mewujudkan Keutuhan dan Kerukunan Keluarga Sebagai Perekat Bangsa”. Diawali dengan laporan ketua […]

expand_less