Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Unmura Dapat Menjadi Simbol Pemersatu Tiga Daerah

Unmura Dapat Menjadi Simbol Pemersatu Tiga Daerah

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 29 Mei 2017
  • visibility 49

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Keberadaan Universitas Musi Rawas (Unmura) harus mampu mendongkrak untuk meningkatkan SDM di wilayah tersebut.

Pendiri Unmura, Ridwan Mukti menyampaikan bahwa Unmura merupakan simbol pemersatu tiga daerah yang telah terpisah secara otonom berdasarkan undang-undang. “Unmura adalah pemersatu antara Kabupaten Musi Rawas, Kota Lubuklinggau dan Kabupaten Muratara. Saya rasa tidak perlu lagi diperdebatkan tentang nama, karena memang awalnya daerah-daerah ini adalah satu yakni Kabupaten Musi Rawas,” kata Ridwan Mukti saat menyampaikan sambutan usai pelantikan Rektor Unmura, Senin (29/05) di Audiorium Pemkab Mura.

Gubernur Bengkulu ini juga mengucapkan terima kasih kepada Rektor Unmura, Prof Fachrurrozie Sjarkowi yang telah bersedia mengemban amanah untuk memajukan Unmura. “Saya tetap berharap, Pemkab Mura tetap membantu dan mendorong Unmura agar lebih maju lagi,” kata Ridwan Mukti.

Sekali lagi, lanjut Ridwan Mukti Selamat kepada Prof Fachrurrozie Sjarkowi yang baru dilantik sebagai Rektor Unmura semoga Unmura dapat lebih Maju dan Unggul berdaya saing tinggi dalam pengabdiannya.

Hadir dalam acara pelantikan Rektor Unmura tersebut, Bupati Musi Rawas Hendra Gunawwan, Wakil Rektor Unsri Muslim, Wakil Bupati Musi Rawas, Sekda serta jajaran Pemkab Musi Rawas.

Selain itu, hadir juga mantan penasehat KPK Abdullah Hehamahua, Kapolres Mura AKBP Pambudi, Ketua STAIS, Ketua STIE Mura serta Kepala BNN Kota Lubuklinggau dan Kepala BNN Kabupaten Musi Rawas. Civitas Akademika Unmura termasuk Mahasiswa-mahasiswinya. (fs)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Azandri : Gusur Lahan Peti Kemas

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), Azandri mengatakan mengenai sengketa lahan peti kemas, minta Pemerintah Kabupaten Mura segera gusur lahan yang dikuasai PT Agro Kati Lama (AKL). “Segera gusur lahan tersebut, karena itu sudah jelas milik Pemkab Mura. Tidak perlu adanya peta wilayah tersebut, yang mana milik Pemkab Mura gusur,” ungkap […]

  • Terganjal Selisih Suara, Permohonan PHP Provinsi Sumsel dan Kota Bekasi Tidak Diterima MK

    • calendar_month Kam, 9 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    JAKARTA – Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Kota Bekasi, Kabupaten Bogor, Kabupaten Kerinci, Provinsi Papua, Kabupaten Lahat berujung dengan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menyatakan permohonan tidak dapat diterima karena tidak memiliki kedudukan hukum. Demikian putusan dismissal MK yang dibacakan Ketua MK Anwar Usman didampingi para hakim konstitusi lainnya pada Kamis […]

  • BMKG Prediksi 10 Daerah di Sumsel Berpotensi Hujan

    • calendar_month Sen, 2 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 43
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyatakan dari 17 kabupten/kota di Sumatra Selatan, 10 diantaranya berpotensi hujan. “Hari ini kondisi cuaca di Palembang, Baturaja, Lahat, Musirawas, Musirawas Utara, Sekayu, Pangkalanbalai, Muaradua, Tebingtinggi, dan Pagaralam diprakirakan hujan ringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi Stasiun Klimatologi Kenten BMKG Sumatera Selatan Indra Purnama, Senin (2/11). […]

  • P3N Diaktifkan Kembali di Sumsel

    • calendar_month Jum, 4 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    Palembang – Pengaktifan kembali Pembantu Pegawai Pencatat Nikah (P3N) di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) atau yang saat ini berganti nama menjadi Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Desa (P2UKD) dan Petugas Penghubung Urusan Keagamaan Kelurahan (P2UKK) bukan isapan jempol belaka. Aktifnya kembali P3N di Sumsel tersebut dibuktikan dengan telah diserahkannya Surat Keputusan (SK) kepada para Petugas Penghubung Urusan […]

  • Soal Fee 20% di Banyuasin, Saksi Beberkan di Pengadilan

    • calendar_month Kam, 2 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Seorang saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum pada sidang dengan terdakwa bupati nonaktif Banyuasin Yan Anton Ferdian, mengatakan bahwa diberlakukan aturan ‘fee’ sebesar 20 persen jika ingin mendapatkan proyek di dinas terkait.      Rahmat Setiawan, salah seorang pengusaha yang kerap mendapatkan proyek di Pemkab Banyuasin, Sumsel, memberikan kesaksian di persidangan yang digelar […]

  • 14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

    • calendar_month Sab, 16 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    Jakarta – Hari yang sama 14 tahun lalu, Munir Said Thalib meninggal di dalam pesawat yang mengantarnya ke Amsterdam, Belanda. Munir diracun di udara. Pollycarpus Budihari Priyanto, seorang pilot senior Garuda Indonesia saat itu, ditangkap dan diadili. Dia divonis 14 tahun penjara, tetapi majelis hakim yang mengadilinya yakin ada dalang di balik pembunuhan Munir. Siapa? […]

expand_less