Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pemerintahan » Kabupaten Mura Raih Nilai Tertinggi Peduli HAM di Sumsel

Kabupaten Mura Raih Nilai Tertinggi Peduli HAM di Sumsel

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 12 Des 2018
  • visibility 120

JAKARTA – Komitment Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan dalam upaya pemajuan dan pemenuhan HAM (Hak Azazi Manusia) di Bumi Musi Rawas Sempurna ini berbuah Manis dengan meraih nilai tertinggi se Propinsi Sumatera Selatan dari hasil penilaian Kementerian Hukum dan HAM RI

Atas Komitmen ini Menteri Hukum dan HAM RI, Yasonna H Laoly, di Kantor Kementerian Hukum dan HAM Jalan HR Rasuna Said Jakarta, Selasa (11/12) menganugerahkan Penghargaan Kabupaten peduli HAM kepada Bupati Mura, H Hendra Gunawan pada puncak acara penganugerahan Kabupaten/Kota Peduli HAM dan Pelayanan Publik berbasis HAM dan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia ke-70 Tahun 2018

Selain itu dengan meraih nilai tertinggi se Sumsel, Bupati Hendra menjadi kepala daerah terdepan di Provinsi Sumsel yang menunjukkan komitmen dalam upaya pemajuan dan pemenuhan HAM (Hak Azazi Manusia) yang telah diamanatkan konstitusi dan instrumen HAM dalam rangka tercapainya keadilan sosial bagi seluruh masyarakat.

Kabupaten Mura menduduki peringkat pertama dari 14 kabupaten/kota se-Sumsel yang mendapatkan Penghargaan Kabupaten Peduli HAM. Bukan itu saja, yang lebih spesial lagi, penghargaan tersebut bukan yang yang pertama kali diraih, namun dibawah pemerintahan Bupati H Hendra Gunawan, Bumi Lan Serasan Sekentenan sudah menerima penghargaan ini untuk yang kedua kalinya secara berturut-turut.

Bupati Mura, H Hendra Gunawan usai menerima penghargaan menyampaikan rasa syukur atas pencapaian dan penghargaan ini. Prestasi ini menurut Bupati Hendra berkat kerja keras dengan semangat AK 5 (Ayo, Kerja, Kerja, Kerja, Kerja dan Kerja) seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD)untuk memberikan yang terbaik bagi daerah tercinta.

Selain itu, berbagai prestasi dan kemajuan daerah ini juga berkat do’a dan dukungan semua elemen masyarakat yang terus bersatu padu, bergotong royong untuk bersama-sama melepas status tertinggal dan mewujudkan Mura Sempurna.

Hasil kerja dan karya semua itu juga telah menjadikan Mura sebagai daerah yang sejajar bahkan terdepan dengan daerah maju di Indonesia melalui berbagai prestasi nasional yang dicapai. Dan juga semua ini telah menjadikan nama Mura untuk terus membahana di seluruh Persada Nusantara.

Namun, lanjut Bupati hasil ini membuat kita jumawa dan berbangga diri, sebab masih harus terus bekerja cerdas dan masih banyak harapan masyarakat yang harus kita penuhi. Intinya, kata Bupati pihaknya fokus bekerja dan mengabdi dan tidak akan terpengaruh dengan berbagai isu dan perkataan serta cibiran yang disampaikan orang-orang yang ingin merusak konsentrasi. “Seperti pepatah, biarkan anjing menggonggong kafilah tetap berlalu, tanpa banyak bicara yang penting kerja,” kata Bupati dengan penuh semangat.

Sebelumnya penetapan Mura sebagai Kabupaten Peduli Hukum peringkat pertama di Sumsel ditetapkan dalam Keputusan Menkum HAM RI Nomor : M.HH-01.HA.02.02 Tahun 2018 tentang penetapan kabupaten/kota peduli HAM pada tahun 2017.

Dimana untuk di Sumsel dari 17 kabupaten dan kota, 14 sebagai Daerah Peduli HAM. Kabupaten Musi Rawas menempati urutan pertama di Provinsi Sumsel sebagai Kabupaten Peduli HAM dengan nilai tertinggi yaitu 89,16.

Penghargaan ini diraih karena tingginya komitmen Pemkab Musi Rawas dalam penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan dan pemajuan Hak Asasi Manusia. Terutama, dalam memenuhi kriteria yang telah ditentukan dalam Permenkumham 34 Tahun 2016 tentang kriteria Daerah Kabupaten/Kota peduli HAM.

Dimana ada tujuh kriteria daerah kabupaten/kota peduli HAM yakni didasarkan pada terpenuhinya hak atas kesehatan, hak atas pendidikan, hak perempuan dan anak, hak atas kependudukan, hak atas pekerjaan, hak atas perumahan yang layak serta hak atas lingkungan yang berkelanjutan.

Keberhasilan Pemkab Mura menerima mempertahankan penghargaan ini tidak terlepas dari upaya yang terus melakukan pemembinaan dan terus mengembangkan wilayah menjadi Kawasan peduli HAM.

Acara peringatan Peringatan Hari Hak Asasi Manusia sedunia ke 70 Tahun 2018 yang bertemakan “sinergi kerja peduli Hak Asasi Manusia” ini dihadiri Wakil Presiden RI HM Jusuf Kalla, Gubernur, Bupati/Walikota se Indonesia

Adapun urutan atau peringkat daerah se-Sumsel berdasarkan akumulasi nilai yang diraih yakni peringat pertama Kabupaten Musi Rawas disusul Kabupaten Muara Enim, Kabupaten Musi Rawas Utara, Kabupaten Muba, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten OKU Selatan, Kabupaten Lahat, Kabupaten Banyuasin, Kabupaten OKU, OKI, Kota Pagaralam, Kota Lubuklinggau, Kota Palembang dan Kota Prabumulih. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Musi Rawas Bersama Petani Bersihkan Saluran Irigasi

    • calendar_month Ming, 18 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 126
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Untuk memaksimalkan fungsi saluran irigasi dan menumbuh kembangkan rasa kebersamaan dan rasa memiliki, Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan, Ahad (18/11) bersama ratusan petani di Desa P1 Mardiharjo dan Kelurahan O Mangunharjo Kecamatan Purwodadi melaksanakan gotong royong membersihkan saluran irigasi dari rerumputan, gulma dan lumpur. Kegiatan yang hampir rutin dilaksanakan setiap hari […]

  • Kapolda Target Penembak Satria Ditangkap Hidup Atau Mati

    • calendar_month Sab, 13 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Zulkarnain Adinegara sudah memerintahkan anggotanya untuk membawa pulang pelaku kejahatan yang menembak korban Satria (15)  warga  Jl KH Ahmad Dahlan Lr Ogan Baturaja, untuk dibawa dalam kondisi hidup atau mati, sebab kejadian ini tergolong sadis hingga tidak bisa di toleransi. “Saya sudah perintahkan anggota subdit III Jantanras  Ditreskrimum […]

  • Buku ‘Sadar Kaya’ : Prakata

    • calendar_month Ming, 5 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MENJADI kaya tidak mengharuskan anda menjadi pengusaha, anda bisa kaya dengan cara apapun dengan segala macam profesi. Tidak ada pengecualian antara ibu rumah tangga, mahasiswa, tentara, guru, pembantu rumah tangga, pejabat, birokrat, pengusaha, pedagang kelontong kaki lima, pemilik warung. Apapun anda, siapapun anda, anda bisa kaya dan berkelimpahan, yang anda butuhkan hanya kesadaran kaya atau […]

  • Program BUMN Terangi Garut, Warga Miskin Terbantu

    • calendar_month Jum, 31 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 105
    • 0Komentar

    GARUT  – Manfaat positif kinerja BUMN PT PLN kini semakin dirasakan oleh warga Desa Balewangi, Kecamatan Cisurupan, Garut, Jawa Barat. Melalui program Sinergi BUMN Sambung Listrik Gratis Bagi Rumah Tangga Tidak Mampu, warga dapat membayar listrik menjadi murah dan aman. General Manager PT PLN (Persero) Jawa Barat Iwan Purwana mengatakan, program Sinergi BUMN Sambung Listrik […]

  • Pemerintah Fokus Turunkan Angka Stunting di 100 Kabupaten/Kota

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    PRESIDEN Joko Widodo menjelaskan sejumlah langkah yang akan dijalankan pemerintah untuk mencegah terjadinya gangguan pertumbuhan pada anak _(stunting)_ di lingkungan masyarakat. Salah satu langkah yang akan diambil ialah dengan lebih memfokuskan program pemberian makanan tambahan di daerah-daerah yang memiliki angka _stunting_ yang tinggi. “Sebetulnya ini sudah dimulai dari tiga tahun lalu dengan pemberian makanan tambahan. […]

  • Taufik Kurniawan : Puisi Sukma Memicu Konflik

    • calendar_month Sel, 3 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan menegaskan isi puisi Sukmawati dapat memicu kembali terjadinya konflik karena menyakiti perasaan umat islam. “Intinya puisi itu sangat menyakitkan umat muslim, serta dapat memicu potensi terjadinya konflik. Hal yang sudah dingin dan  reda akan memicu kegaduhan lagi. Terus terang siapapun umat muslim akan tersinggung dengan ini  karena […]

expand_less