Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Teken MOU, Multico Bangun Pembangkit Listrik 9,9 MW di Mura

Teken MOU, Multico Bangun Pembangkit Listrik 9,9 MW di Mura

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
  • visibility 148

JAKARTA – Guna mendukung pasokan listrik untuk wilayah Kabupaten Musi Rawas (Mura) dan sekitarnya dengan kepastian akan dibangunnya Pembangkit Listrik Tenaga Gas, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas bersama PT Global Enviro Technology menandatangani Kesepakatan Bersama (MOU) yng dilaksanakan Rabu(25/4/20118) bertempat di Hotel Sultan Jakarta.

Direktur Global Enviro Pte.Ltd, Andre Berliner mengaku bangga bekerjasama dengan Pemkab Musi Rawas dan dapat berkontribusi dalam mengatasi salah satu persoalan yang ada di daerah itu
dengan berinvestasi dalam bentuk membangun pembangkit listrik. Untuk itu Global Enviro Pte.Ltd berjanji akan berupaya semaksimal mungkin mempercepat pelaksanaan rencana itu.

Bupati Mura H Hendra Gunawan pada kesempatan itu menyambut baik kerjasama ini dalam rangka pengembangan infrastruktur energy listrik di Musi Rawas. Dikatakanya saat ini ada sebagian wilayah di Musi Rawas masih mengalami kekurangan energy listrik dan menjadi salah satu problem utama daerah.

Untuk itu, kata Bupati pemerintah daerah menyambut baik dan membuka seluas-luasnya kerjasama dengan semua pihak yang memiliki keinginan serta rencana mulia untuk mengembangkan pembangkit litrik tenaga gas dengan memanfaatkan sumber gas alam dan Biogas dari sumber yang ada di wilayah kewenangan Kabupaten Mura.

Dengan ditandatanganinya MOU ini, dirinya mengharapkan perusahaan dapat segera merealisasinya secepat mungkin sehingga pasokan listrik juga akan lebih terjamin.

Sementara itu, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayaan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Mura, Yudi Fachriansyah mengungkapkan Global Enviro Pte.Ltd, merupakan salah satu PMA (Penanaman Modal Asing) atau perusahaan bidang Migas dan energy dari Singapura. Project yang akan dijalankan perusahaan ini yaitu Musi Rawas Natural Gas Power Plant dengan kapasitas 9,9 MW. Dimana rencananya akan dilaksanakan pembangunan pembangkit listrik tenaga mesin gas atau bidang ketenagalistrikan.

Dalam MoU yang telah ditandatangani disebutkan bahwa kedua belah pihak berkomitmen untuk bekerjasama dalam pengembangan bersama sektor energy di Kabupaten Musi Rawas melalui pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik berbahan bakar gas bumi dan biogas.

Selain itu para pihak sepakat untuk melaksanakan studi kelayakan untuk mereview potensi bahan baku dan bahan bakar pembangkit listrik tenaga gas bumi dan pembangkit listrik tenaga biogas serta potensi pembangkitan dan penyaluran listrik ke wilayah Kabupaten Musi Rawas dan atau evakuasi listrik ke jarangan PT PLN (Persero) termasuk didalamnya analisis lingkungan dan demografi.

Dalam MOU itu disebutkan Pemerintah Kabupaten Musi Rawas akan memberikan bantuan teknis, informasi dan perizinan dalam pelaksanaan studi kelayakan. Dimana studi kelakayan akan dijadikan dasar dalam perjanjian kerjasama pembangkitan dan penyaluran listrik di Musi Rawas.

Kemudian pihak pertama dalam hal ini Pemkab Musi Rawas sesuai dengan kewenangannya akan mengajukan permohonan alokasi gas bumi baik berupa gas suar bakar maupun gas pipa kepada Kementrian ESDM melalui SKK Migas. Sementara pihak Multico akan menyediakan teknologi dan perangkat keras, serta sumber daya manusia untuk pembangunan dan pengoperasian pembangkit listrik tenaga gas dan atau pembangkit listrik tenaga Biogas.

Hadir dalam acara penandatanganan nota kesepahaman Proyek Power Plant ini diantaranya Bupati H Hendra Gunawan didampingi Asisten II Setda Mura H Syaiful Ibna dan Kepala DPMPTSP Yudi Fachriansyah, DR Nanti Kasih, Kabag Humas Herman Abubakar, Kabag Umum Sutarmin, Kabag Ekonomi Hayatun Novrida, Kabag Organisasi Warindi, Kasubba Kerjasama Daerah Bagian Tapem Dedi, Kasubbag Dokumentasi dan Informasi Wahyu Saputra dan Kabag Protokol. Sementara dari Global Enviro Pte.Ltd diantaranya Direktur Andre Berliner yang didampingi oleh GM Michael Wong, GM Rudy Hikmanudin Frandy, Arif Arkan dan Alvin Ku perwakilan Multico Malaysia.

Sebelum dilaksanakan penandatanganan MOU, pada Senin (2/4) lalu menggelar presentasi oleh Managemen Multico terkait dengan rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga gas di Kabupaten Musi Rawas. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Hasil Investigasi PPNI Tentang Proyek Rumah Tidak Layak Huni

    • calendar_month Kam, 18 Mei 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Janggal, kronoligis berdasarkan investigasi versi Tim LSM Peduli Pembangunan Nasional Indonesia (PPNI) dilapangan terkait Proyek Rumah Tidak Layak Huni (PRTLH) dana yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran (TA) 2016, bahwa material diantar langsung dari toko, sebelumnya masyarakat buka rekening bank. Post Views: 598

  • Pandangan Dewan Tentang Hukuman Mati pada UU Tipikor

    • calendar_month Jum, 8 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    DEWAN Perwakilan Rakyat (DPR) berpandangan, penentuan hukuman mati bukanlah suatu keputusan yang dibuat tanpa pertimbangan. Karena hak untuk hidup merupakan hak asasi manusia dan dijamin dalam UUD 1945. Meskipun tindak pidana korupsi merupakan extraordinary crime, pengaturan mengenai hukuman mati bukan hal dapat dilakukan dengan mudah. Khususnya bila dikaitkan dengan kondisi bencana alam. “Bencana alam memiliki […]

  • Peringatan HUT Kabupaten Mura ke-76 Berlangsung Lancar dan Meriah

    Peringatan HUT Kabupaten Mura ke-76 Berlangsung Lancar dan Meriah

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Sidang paripurna istimewa DPRD Musi Rawas (Mura) dengan agenda Peringatan HUT Kabupaten Mura ke-76 mengambil  tema Dengan Semangat AK 5 Persatuan dan Gotong Royong Kita Wujudkan Musi Rawas Sempurna Menuju Sumsel Maju Untuk Semua berlangsung dengan lancar dan tertib. Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD Mura, Yudi Fratama dihadiri 30 anggota DPRD Mura, Selasa […]

  • Semester Pertama, PAD Pajak Baru Capai 46,92 Persen

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Dalam kurun waktu semester pertama tahun 2019, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) bersumber dari pungutan pajak barulah terpenuhi 49, 92 persen atau sekitar Rp. 892.667.320.181,- dari target sebesar Rp. 1.9 Miliar tahun ini. Demikian disampaikan Plt kepala Badan Pengelolahan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Mura, Dodi Irdiawan melalui Kabid Pembukuan dan […]

  • Potensi PAD dari Walet Belum Optimal

    • calendar_month Rab, 2 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 141
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Masih banyak potensi pendapatan asli daerah (PAD) di Kabupaten Musi Rawas yang belum dapat di optimalkan karena masalah regulasi yang mendukungnya. Seperti izin pengelolaan walet yang sebelumnya diatur dalam Perda, melalui Dinas Kehutanan namun tahun ini Dinas tersebut sudah diambil alih provinsi akibatnya aturan lama jadi tidak jelas. Akibatnya ratusan penangkar walet […]

  • Perusahaan Diminta Tunaikan CSR 2017 Sesuai Kesepakatan

    • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Masih banyak perusahaan di Kabupaten Musi Rawas yang belum merealisasikan Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility(CSR) tahun 2017. Padahal realisasi CSR dimaksud merupakan kesepakatan atau MoU dengan Pemkab Musi Rawas pada Desember 2016 di Musi Rawas dan dilanjutkan pada Januari 2017 di Jakarta. Ketua Yayasan Pucuk, Efendi menyayangkan beberapa […]

expand_less