Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Perusahaan Diminta Tunaikan CSR 2017 Sesuai Kesepakatan

Perusahaan Diminta Tunaikan CSR 2017 Sesuai Kesepakatan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 26 Apr 2018
  • visibility 72

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Masih banyak perusahaan di Kabupaten Musi Rawas yang belum merealisasikan Tanggung jawab Sosial Perusahaan atau Corporate Social Responsibility(CSR) tahun 2017.

Padahal realisasi CSR dimaksud merupakan kesepakatan atau MoU dengan Pemkab Musi Rawas pada Desember 2016 di Musi Rawas dan dilanjutkan pada Januari 2017 di Jakarta.

Ketua Yayasan Pucuk, Efendi menyayangkan beberapa perusahaan yang belum menunaikan CSR berdasarkan kesepakatan pada 2017 lalu.

“Kita belum tahu, mengapa beberapa perusahaan tersebut belum menunaikan CSR.

Yang jelas peran dan fungsi Forum CSR masih belum optimal. Masyarakat juga banyak tidak tahu berapa anggaran perusahaan untuk CSR,” ungkap Efendi saat dihubungi, Kamis (26/04).

Efendi meminta pihak Pemkab Musi Rawas mengevaluasi dan mendesak realisasi CSR tersebut karena sudah disepakati.

“Kepada perusahaan sudah menjadi kewajiban menunaikan CSR karena sebagai bentuk kepedulian sosial pada masyarakat sekitar.

Menyisihkan keuntungan untuk membantu dan menolong masyarakat baik dari segi infrastruktur, pemberdayaan maupun ekonomi,” kata Efendi.

Berikut data beberapa perusahaan yang belum dan sedang merealisasikan CSR di Musi Rawas (data DPMPTSP Mura–progres Februari 2018) :

1. PT. Citraloka Bumi Begawan dan PT. Pahala Sawit Tumbuh Sejahtera.
Kegiatan : Pengerasan jalan TMMD Desa Mambang dan SP 5 (Kecamatan Muara Kelingi) sepanjang 5 km.
Realisasi : Dalam proses pengerjaan box culvert rabat (85%).

2. PT. Pertamina.
Kegiatan : Pengaspalan jalan simpang jene Pelawe menuju Desa Sembatu Jaya (Ds. Rantau Ali Sukakarya) sepanjang 1 km.
Realisasi : Proses Tender

3. PT. Lonsum, PT. Bina Sains Cemerlang dan PT. Daya Agro Lestari.
Kegiatan : Perbaikan jalan rusak di Desa Muara Rengas dan Desa Anyar, sepanjang 7 km (Kecamatan Muara Lakitan).
Realisasi : sudah di survey bersama DPU BM

4. PT. Evans Lestari.
Kegiatan : Perbaikan jalan Desa Srimulyo – Desa Paduraksa (Kecamatan STL Ulu Terawas).
Realisasi : Proses Tender.

5. PT. Musi Hutan Persada (MHP).
Kegiatan : Pembangunan jalan desa SPVII sepanjang 1 km (Kecamatan Muara Lakitan).
Realisasi : Proses Tender

6. PT. Djuanda Sawit Lestari.
Kegiatan : Bus Sekolah 1 unit.
Realisasi : 90% (proses BPKB, mobil sudah diserahkan).

7. PT. Lonsum Tbk.
Kegiatan : Bus Sekolah 1 unit.
Realisasi : 0%

8. PT. Agro Kati Lama.
Kegiatan : Bus Sekolah 1 unit.
Realisasi : 90% (proses BPKB, mobil, STNK dan flat nopol sudah diserahkan).

9. PT. Gunung Sawit Selatan Lestari, PT. Dapo Agro Makmur, PT. Pratama Palm Abadi dan PT. Gunung Sukses Lestari.
Kegiatan : Mobil Lavatory 1 unit.
Realisasi : 70% Proses pengerjaan karoseri di Jakarta.

10. PT. Seleraya Merangin Dua (SRMD). Kegiatan : Pengadaan mobil operasional perbaikan lampu jalan (skylift) 1 unit.
Realisasi : 60% (Proses Pengerjaan Karoseri di Jakarta).

11. PT. Citraloka Bumi Begawan dan PT. Pahala Sawit Tumbuh Sejahtera.
Kegiatan : Mobil Pelayanan Perizinan Keliling 1 unit
Realisasi : 90% (proses BPKB, mobil sudah diserahkan).

12. PT. Karyaindo Sejatitama.
Kegiatan : Penyediaan Sarana dan Prasarana air bersih Pamsimas 1 unit di Desa Kosgoro Kecamatan STL Ulu Terawas.
Realisasi : 0%.

Penulis/editor : faisol

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Terlalu Banyak Syarat, 18 Penangkar Walet Batalkan Pengajuan Izin

    • calendar_month Sel, 29 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Dianggap terlalu banyak syarat dalam pengajuan izin pengelolaan burung walet, para penangkar di Kecamatan Megang Sakti Kabupaten Musi Rawas akhirnya tarik berkas dan batalkan pengajuan izin. Hal ini disampaikan ketua Ikatan Keluarga Petani Walet (IKPW), Wisnu Handoyo kepada Jurnalindependen.com, Selasa (29/12/2015). “Terlalu banyak syarat yang mesti dipenuhi untuk bisa diproses penerbitan izin pengelolaan […]

  • Karyasid : GCC Sudah Diperiksa BPK dan Tidak Ada Masalah

    • calendar_month Kam, 5 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 64
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Dugaan korupsi pembangunan Gedung Guru Convention Center (GCC) di kawasan Agropolitan Center Muara Beliti yang disampaikan Aliansi Suara Pemuda Musirawas, dibantah mantan Kepala Dinas PU Cipta Karya dan Tata Ruang, H Karyasid Helmi. Menurut Karyasid saat dialog dengan Aliansi Suara Pemuda Musirawas, Kamis (05/01/2017) diruang kerja Kepala Dinas PUCKTR, GCC sudah diperiksa […]

  • OJK Ingatkan Bisnis Pembiayaan Berisiko Tertinggi di Fintech

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 67
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Kepala Group Inovasi Keuangan Digital (IKD) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Triyono menilai model bisnis berbasis pembiayaan masih memiliki risiko paling tinggi dalam dunia bisnis financial technology (fintech). “Dari segi risiko mungkin masih di rangking pertama adalah pembiayaan,” ujar Triyono dalam diskusi yang digelar di Gedung Otoritas Jasa Keuangan, Jakarta, Jumat. Triyono menjelaskan bisnis […]

  • Warga Kebur Keluhkan Harga Raskin Rp 52.000,-/sack

    • calendar_month Sen, 25 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Puluhan warga Desa Kebur, Kecamatan TP Kepungut merasa keberatan dengan harga tebus beras sejahtera/raskin Rp 52.000,-/sack (15 kg). Harga tebus sebenarnya sampai dititik distribusi desa Rp 16.000,-/kg atau Rp 24.000,-/sack (15 kg) walau ditambah ongkos transportasi desa menjadi tidak wajar karena harga melambung hingga 117%. Hal ini disampaikan Jon Heri saat gelar aksi […]

  • Diduga Kurang Pengawasan, Proyek Irigasi Tanpa Plang Nama Dikerjakan Asal Jadi

    • calendar_month Sen, 3 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Diduga akibat kurang pengawasan, pengerjaan proyek irigasi di Desa Leban Jaya Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musi Rawas ini disinyalir dimanipulasi oleh rekanan yang mengerjakannya. Pantauan wartawan di lapangan Minggu (2/9), volume material batu bujang untuk pembangunan proyek yang tidak memiliki plang papan nama ini diduga dikurangi alias dimanipulasi. Pasalnya terlihat jelas, materil batu […]

  • Cegah Sebaran Covid-19, Bupati H2G Salurkan Bantuan 820 Unit Alat Cuci Tangan

    • calendar_month Sel, 22 Sep 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 49
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura menyalurkan bantuan Alat Cuci Tangan kepada Tempat Ibadah, Pondok Pesantren, Sekolah, Selasa (22/09) di Halaman Kantor Bupati Mura. Penyaluran bantuan Alat Cuci Tangan ini dilakukan Bupati Mura, H Hendra Gunawan dengan jumlah total 820 unit. “Pemkab Mura […]

expand_less