Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Banyak Remaja Perempuan Korban Seksual di Hari Valentin

Banyak Remaja Perempuan Korban Seksual di Hari Valentin

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 13 Feb 2015
  • visibility 49

PALEMBANG–Banyak remaja, khususnya perempuan, yang menjadi korban kekerasan dalam pacaran (KDP) menjadi keprihatinan dan fokus perhatian Women’s Crisis Centre (WCC) Palembang. WCC merupakan sebuah yayasan yang peduli perempuan.

Pada acara “Dialog Publik dalam Rangka Hari Anti Kekerasan Seksual dan Hari Kasih Sayang,”  Jumat (13/2), Direktur Eksekutif WCC Yeni Roslaini Izi mengatakan, “Tiga bulan atau empat bulan setelah perayaan hari kasih sayang, banyak remaja datang ke WCC meminta konseling. Mereka datang bercerita, kekasihnya tidak mau bertanggung jawab setelah berhubungan badan.”

Konseling berlangsung gratis. Dikatakan Yeni, para aktivis WCC pun ikut melakukan pendampingan terhadap mereka yang menjadi korban apabila penyelesaiannya melalui ranah hukum.

Berbicara di depan puluhan  pelajar dan remaja peserta dialog publik, Yeni yang tampil berbicara bersama Maphilinda Syahrial Oesman dan Telly P Siwi Zaidan dari dewan pengurus WCC mengungkapkan bahwa hubungan seksual pranikah itu terjadi pada perayaan Valentine. Ia menegaskan hal tersebut sudah masuk dalam kategori KDP.

Modus yang dilakukan pada saat pacaran tersebut, sang cowok meminta kekasihnya membuktikan bahwa dia mencintai dirinya dengan memberikan izin berhubungan badan. “Namun setelah hubungan terjadi, sang cowok tidak mau bertanggungjawab dengan berbagai dalih,” kata Yeni.

Ia menegaskan WCC berkewajiban mengingatkan, terutama remaja perempuan agar tidak menjadi korban dari kekerasan dalam pacaran seperti yang terjadi pada saat memperingati hari kasih sayang.

Menurut Yeni, Divisi Pendampingan WCC Palembang telah melakukan pendampingan 279 kasus, yang terdiri dari: kekerasan seksual berupa perkosaan dan pelecehan seksual, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), kekerasan dalam pacaran (KDP), perdagangan perempuan dan anak dan beragam bentuk kekerasan lainnya.

“Khusus KDP selama 2014 lalu dari seluruh kasus kekerasan terhadap perempuan menempati posisi ketiga dengan jumlah 51 kasus atau laporan. Peringkat pertama kekerasan seksual sebanyak 111 kasus kemudian KDRT sebanyak 74 kasus,” ujarnya.

Kasus kekerasan dalam pacaran (KPD) selama 2014 mengalami peningkatan dibanding 2013 hanya 31 kasus yang tercatat di WCC atau mengalami meningkatan 20 kasus. “Kami juga mencatat dari 279 kasus kekerasan yang terjadi dilihat dari profesi atau pekerjaan korban mayoritas adalah pelajar dan mahasiswa sebanyak 101 orang. Ibu rumah tangga hanya 40 orang,” kata Yeni. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Presiden Sapa Warga Riau di Mal

    • calendar_month Rab, 9 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    DALAM kunjungan kerjanya ke Provinsi Riau, Presiden Joko Widodo menyempatkan diri untuk menyapa masyarakat sekitar sambil berbelanja. Presiden berkunjung ke Mal Ciputra Seraya, Pekanbaru, pada Selasa, 8 Mei 2018. Presiden datang sekitar pukul 20.29 WIB dengan mengenakan jaket Asian Games dan celana hitam. Kedatangan Presiden yang didampingi Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, membuat suasana mal lebih […]

  • Wabup Minta Distannak Sediakan Bibit, Pupuk dan Target Pasar Jagung Hibrida Kepada Masyarakat

    • calendar_month Rab, 29 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 41
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati Musi Rawas, Hj Suwarti Burlian minta Dinas Pertanian dan Peternakan (Distannak) Kabupaten Musi Rawas dapat menyediakan bibit, pupuk serta target pemasaran jagung hibrida dan menggerakkan PPL untuk sosialisasi keuntungan budidaya tanam jagung kepada masyarakat. Hal ini disampaikan Wabup Suwarti agar dimasa pengeringan lahan, karena perbaikan irigasi masyarakat masih mendapatkan […]

  • Ini 18 Desa di Musi Rawas Bakal Gelar Pilkades 2017

    • calendar_month Sen, 12 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 46
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com – Ini 18 desa di Kabupaten Musi Rawas direncanakan bakal menggelar Pilkades serentak 2017.  10 desa diantaranya karena memang sudah habis masa jabatan Kades, 6 desa yang Kadesnya belum habis masa jabatan namun siap dimajukan pilkades serta 2 desa bakal PAW jabatan Kades. 10 (sepuluh) desa, masa jabatan Kades habis, yakni : […]

  • Dinas Pertanian OKU Jamin Tidak Temukan Penyakit Antraks

    • calendar_month Ming, 29 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 71
    • 0Komentar

    BATURAJA – Dinas Pertanian Kabupaten Ogan Komering Ulu Sumatera Selatan menjamin jika di wilayah itu hingga sekarang tidak ditemukannya kasus penyakit antraks yang menyerang hewan warga.  Sebanyak delapan ribu ekor sapi terdata di Ogan Komering Ulu (OKU) masih tidak ditemukannya penyakit yang disebabkan oleh virus bernama bacillus anthracis ini,” kata Kabid Peternakan Dinas Pertanian setempat, […]

  • Guru Honorer Gugat UU ASN

    • calendar_month Sel, 15 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 39
    • 0Komentar

    ENAM guru honorer Kabupaten Kebumen mengajukan uji materiil Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang tercantum dalam Pasal 94 ayat (1), ayat (2), ayat (3), dan ayat (4) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (UU ASN), Selasa (15/1/2019) di Ruang Sidang Pleno MK. Aturan yang berlaku dinilai menghambat mereka untuk diangkat menjadi […]

  • Pemerintah Diminta Proaktif Dorong Keterbukaan Informasi

    • calendar_month Sab, 28 Okt 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 45
    • 0Komentar

    JAKARTA – Anggota Komisi Informasi Pusat terpilih periode 2017-2021 Tulus Subardjono meminta pemerintah lebih proaktif mendorong keterbukaan informasi publik kepada masyarakat. “KIP juga akan mendorong badan-badan publik harus menyampaikan apa pun informasi publik,” kata Tulus dalam diskusi panel bertajuk “Hak Untuk Tahu: Peran Masyarakat Sipil Dan Media Untuk Meningkatkan Transparansi Dan Akuntabilitas Pemerintah” yang diselenggarakan […]

expand_less