Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Pembangun Desa Merupakan Lokomotif Perekonomian Rakyat

Pembangun Desa Merupakan Lokomotif Perekonomian Rakyat

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 30 Jul 2015
  • visibility 110

JAKARTA — Reshuffle Kabinet Kerja yang diperkirakan terjadi dalam waktu dekat ini harus dilihat sebagai sebuah evaluasi, di mana para menteri saat ini tidak mampu menggerakkan sektor ekonomi. Pasalnya, perlambatan ekonomi yang terjadi menjadi ‘tremor politik’ lantaran bidang ekonomi menjadi pusaran persoalan bangsa.

Anggota Fraksi PDIP DPR Budiman Sudjatmiko mengakui, tidak ada pergerakan berarti dalam perekonomian Indonesia. “Setidaknya di jam-jam pertama pemerintahan Jokowi, ada lebih 40 juta tenaga kerja aktif di desa-desa sudah siap berdiri untuk menerima perintah dari Presiden membangun infrastruktur desa, membangun koperasi-koperasi desa dan badan-badan usaha milik desa, tapi semuanya belum merembes ke bawah,” katanya di Jakarta, Kamis (30/7).

Budiman melanjutkan, orientasi pertumbuhan ekonomi saat ini masih eksklusif dan belum inklusif atau mengerakan tenaga-tenaga produktif di akar rumput, khususnya wilayah perdesaan. “Padahal dalam konsepsi Nawa Cita pembangunan desa mendapatkan perhatian lebih, pembangunan desa menjadi salah satu lokomotif perekonomian rakyat,” kata anggota Komisi II DPR tersebut.

Karena itu, ia berharap pemerintah dan seluruh lapisan harus terbiasa dengan ekonomi yang menyentuh langsung ke rakyat banyak dan juga jelas audit-nya, ke mana larinya dan juga bagaimana pertumbuhannya. “Sehingga reshuffle bisa mendorong pembangunan Badan-Badan Usaha Desa (Bumndes), mendorong Bumdes sebagai akar modal di tengah massa-rakyat,” ujarnya.

Menurut Budiman, banyak hal yang bisa dibangun di desa dengan pola-pola pembangunan kreatif, seperti menciptakan ‘Sentra Marketing Desa’, ‘Badan Pelindung Harga-Harga Produk Desa’, dan ‘Sistem Manajemen Informasi Desa’. Dengen begitu, desa yang tinggi tingkat informasinya bisa memimiliki akses modal yang kuat, akses pasar, akses pendidikan, akses kesehatan dan akses wawasan bagi masyarakat.

“Jika pemerintah Jokowi melakukan ini, maka akan mewariskan perekonomian Indonesia yang tumbuh ke atas dan berakar kuat di bawah. Ini satu-satunya cara untuk menahan terpaan tiap kali ada gejolak ekonomi dunia,” tandas Budiman. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 28 Januari 2023

    Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 28 Januari 2023

    • calendar_month Sab, 28 Jan 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 192
    • 0Komentar

    Satuan Harga Antam Harga UBS 0.5 Rp 585.000 Rp 549.000 1.0 Rp 1.066.000 Rp 1.028.000 2.0 Rp 2.070.000 Rp 2.038.000 Baca : Harga Emas UBS Antam Hari Ini, 27 Januari 2023 3.0 Rp 3.078.000 Rp 0 5.0 Rp 5.095.000 Rp 5.037.000 10.0 Rp 10.132.000 Rp 10.020.000 25.0 Rp 25.199.000 Rp 25.000.000 50.0 Rp 50.315.000 Rp […]

  • Plt. Kabag Humas DL, Oknum Staf “Korupsi Waktu”

    • calendar_month Jum, 9 Okt 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 115
    • 0Komentar

    Musirawas, Jum’at (09/10) sekitar pukul 14.00 Wib, Wartawan sempat kaget ketika memasuki ruangan Bagian Humas Setda Musirawas, pasalnya tak ada satupun pegawai yang berada ditempat hanya saja terlihat beberapa wartawan yang sedang duduk di sofa ruangan itu dan tak jauh beda tujuannya yaitu ingin berkoordinasi dengan pihak humas, lalu hati kecil ini bertanya-tanya kemana mereka […]

  • Anggaran Tenaga Honorer SMA/SMK disiapkan untuk Kelas Jauh

    • calendar_month Sel, 21 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 90
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Belum adanya kepastian mengenai gaji tenaga honor SMA/SMK membuat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas tidak khawatir. Pasalnya, gaji bagi tenaga honor tersebut sudah disiapkan pada APBD Musirawas, hal ini disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Sukamto kepada wartawan, Selasa (21/02/0217) dikantornya. Post Views: 236

  • Aksi Masyarakat Muratara Tolak Pj. Bupati Bukan Putra Daerah

    • calendar_month Rab, 14 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Puluhan warga yang mengatasnamakan masyarakat Musi Rawas Utara (Muratara) lakukan aksi damai didepan kantor Bupati Muratara, Rabu (14/01/2015) dengan membawa spanduk yang berisi penolakan Pj Bupati yang bukan putra asli Muratara. Diantara tuntutan warga tersebut menolak bila Gubernur Sumatera Selatan memaksakan Pj Bupati orang dekat gubernur, selain itu ancaman akan melakukan Reperandum pindah ke Provinsi Jambi. dalam […]

  • Percepat Pemeriksaan Covid-19, HD Serahkan Bantuan PCR ke BBLK Palembang

    • calendar_month Rab, 3 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru resmi menyerahkan bantuan Pemprov Sumsel berupa alat Polymerase Chain Reaction (PCR) kepada Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang di Auditorium Graha Bina Praja Pemprov Sumsel, Selasa (2/6/2020). HD mengharapkan melalui bantuan tersebut BBLK Palembang bisa memeriksa sampel Covid-19 lebih banyak lagi dan real time. Dijelaskannya, selain […]

  • Koperasi Aktif Tinggal 500-an di Musi Rawas

    • calendar_month Sel, 25 Feb 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 101
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Tidak kurang dari 705 Koperasi yang kini terdata dan aktif sekitar 500-an koperasi di Kabupaten Musi Rawas (Mura). Dari jumlah ini terdiri dari Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Konsumsi, Produksi, Serba Usaha dan Pemasaran. Hal ini diungkapkan Sekretaris Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Mura, Jon Prison dikantornya, Senin (24/02). Menurutnya, dari target […]

expand_less