Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Percepat Pencanangan KLA, Pemkab Mura Sosialisasi Tumbuh Kembang Anak

Percepat Pencanangan KLA, Pemkab Mura Sosialisasi Tumbuh Kembang Anak

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 11 Apr 2015
  • visibility 59
Pemberian tanda peserta secara simbolis dari Assisten III, Drs H Edi Iswanto.

Pemberian tanda peserta secara simbolis dari Assisten III, Drs H Edi Iswanto.

Tamu dan peserta yang hadir pada acara.

Tamu dan peserta yang hadir pada acara.

Panitia penyelenggara. (Inzet - Kakan PP, Rosiawati, SH)

Panitia penyelenggara. (Inzet – Kakan PP, Rosiawati, SH)

MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Dalam rangka mewujudkan pencanangan percepatan menuju Kabupaten Layak Anak (KLA) Kantor Pemberdayaan Perempuan  Kabupaten Musi Rawas (Mura) menggelar acara Sosialisasi Tumbuh Dan Kembang Anak.

Bertempat di Hotel Sempurna Kota Lubuklinggau (10/4/2015). acara tersebut menghadirkan pemateri atau nara sumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Usman Masuni. serta para peserta dari perwakilan kecamatan .

Acara dibuka Bupati Musi Rawas yang diwakili Asisten III bidang Kesra dan Keuangan, Edi Iswanto. Dalam kata sambutannya Edi Iswanto mengharapkan agar para peserta dapat memanfaatkan acara sosialisasi ini guna untuk meningkatkan pengetahuan tentang tumbuh dan kembang anak, sebagai sarana pendukung untuk kabupaten layak anak serta dapat memenuhi hak hak atas anak dan perlindungan anak.

“Peran serta masyarakat dalam memberikan hak-hak anak harus disesuaikan dengan arus globalisasi pembangunan sumber daya manusia yang handal dan perhatian kepada anak baik itu pujian maupun hukuman tepat pada saatnya serta menghargai diri sendiri dan berguna bagi bangsa, cerdas dan mulia”, paparnya.

Sementara itu, nara sumber dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Usman Masuni dalam paparannya menegaskan bahwa memelihara anak seperti memelihara orang dewasa, pentingnya memberikan perhatian kepada anak karena anak adalah amanah Tuhan yang itu menjadi tanggung jawab oleh orang tua baik dunia maupun akhirat.

Persoalan tumbuh kembang anak tidak cukup bila hanya diserahkan kepada alam tanpa intervensi sosial, ekonomi, budaya, politik dan teknologi serta semangat dan kesungguhan orang tuanya agar anak tumbuh dan berkembang secara optimal dan juga tinjauan sosialogis , kualitas SDM yang ditentukan oleh kualitas Tumbuh Kembang Anak (TKA).

“Anak kelompok yang paling rentan dan lemah, dan anak menjadi generasi pengganti. Dari sudut pandang Atropologis menyangkut dengan perubahan global, teknologi dan informasi, media yang begitu luar biasa terkadang dapat merubah gaya hidup orang tua yang dapat merugikan Tumbuh Kembang Anak yang kesemua tinjauan itu menjadi dasar mengapa diperlukan pemenuhan hak dan perlindungan anak.

Kita perlu juga dalam kehidupan sehari hari memuji anak, mengucapkan terima kasih kepada anak, selalu meminta maaf kepada anak, menjadi pendengar anak yang baik”, paparnya.

Kepala Kantor Pemberdayaan Perempuan Kabupaten Musi Rawas, Rosiawati mengatakan bahwa dengan adanya acara sosialisai tumbuh dan kembang anak ini bertujuan memotivasi masyarakat dalam memastikan terpenuhinya hak-hak anak yang bermartabat, karena anak merupakan aset bangsa.

“Tujuan diselenggarakan acara ini untuk memotivasi masyarakat dan memastikan terpenuhinya hak-hak anak yang bermartabat. Acara ini diselenggarakan selama 2 hari dan di ikuti oleh 60 peserta”, ujarnya. (Adv – Asrul).

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Langgar Kode Etik Hakim MK, Patrialis Minta Maaf

    • calendar_month Sel, 8 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    JAKARTA – Mantan Hakim Konstitusi Patrialis Akbar mengakui melanggar kode etik hakim MK karena membocorkan kepada teman dekatnya hasil uji materi UU Peternakan. Post Views: 620

  • Sekitar 70 Juta Rakyat Indonesia Belum Teraliri Listrik

    • calendar_month Jum, 21 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 62
    • 0Komentar

    JAKARTA — Sekitar 70 juta atau 20 persen rakyat Indonesia belum menjadi konsumen pelistrikan. Hingga kini rasio elektrifikasi di Tanah Air masih sekitar 80 persen. “Memang banyak warga Indonesia yang belum mengonsumsi listrik, diantaranya di wilayah Indonesia Timur,” ucap Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi saat dihubungi, Jumat (21/8). Saat ini, […]

  • Revisi UU Pilkada Masuk Prioritas Baleg

    • calendar_month Jum, 22 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    JAKARTA — Revisi Undang-Undang Pilkada sudah menjadi RUU usulan anggota DPR. Dalam mekanisme selanjutnya, usulan revisi terbatas ini akan dimasukkan ke Badan Legislatif (Baleg) untuk diharmonisasi. Dari Baleg, baru dimintakan persetujuan anggota di sidang paripurna DPR RI. Wakil Ketua Baleg, Firman Subagyo mengatakan, revisi ini diprediksi akan menjadi skala prioritas harmonisasi di Baleg. Sebab, revisi […]

  • Bupati Beri Penghargaan Catur Arbiyanto Pahlawan Sepak Bola Musi Rawas

    • calendar_month Sel, 17 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan memberikan piagam penghargaan kepada almarhum Catur Arbiyanto, kapten kesebelasan Kelingi FC yang meninggal saat timnya bertanding melawan tim TPK FC. Selain memberikan piagam penghargaan kepada almarhum Catur Arbiyanto sebagai pahlawan sepakbola Musi Rawas berdedikasi, pada acara penutupan turnamen sepakbola Bupati Cup 2018 yang berlangsung di lapangan B […]

  • Penguji UU Yayasan Perbaiki Permohonan

    • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MAHKAMAH Konstitusi (MK) kembali menggelar sidang kedua uji materiil Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2004 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2001 tentang Yayasan (UU Yayasan) di Ruang Sidang Panel MK pada Kamis (9/5/2019). Terhadap perkara yang teregistrasi Nomor 30/PUU-XVII/2019 ini, para Pemohon mendalilkan […]

  • Perlu Stabilitas Harga Cabai Dongkrak Motivasi Petani

    • calendar_month Jum, 10 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 78
    • 0Komentar

    KEDIRI – | Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Anggia Erma Rini mengatakan seharusnya ada stabilisasi harga cabai mengingat di Indonesia, utamanya di Kabupaten Kediri, ada industri pengolahan cabai dengan kapasitas yang cukup besar. Menurutnya, untuk mencapai stabilitas tersebut petani perlu didorong untuk memenuhi kebutuhan industri.  “Kita mempertemukan antara petani, lalu kemudian industri juga agar […]

expand_less