Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » TO Curas Bersenpi Rampas 14 Juta Uang Tagihan Diringkus

TO Curas Bersenpi Rampas 14 Juta Uang Tagihan Diringkus

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
  • visibility 133

MUSI RAWAS – | Tim buru sergap (Buser) Satreskrim Polres Mura hentikan pelarian, M. Saini alias Abom (34) satu dari enam target operasi (TO) pelaku tindak kriminal pencurian dengan kekerasan (Curas) bersenpi.

Pria keseharian bekerja sebagai supir, warga desa Suro Kecamatan Tuah Negeri ini diringkus ketika dirinya tengah bekerja disalah satu toko bangunan berada di Kecamatan Sukarame Kota Palembang. Kemarin (31/7) sore sekitar pukul 15.30 Wib.

Tertangkapnya pelaku, semua hasil penyidikan petugas menindaklanjut laporan kejadian LP/B170/VII/2015/Sumsel/Res Mura, tertanggal 11 juli 2015. Dimana, ketika itu korban tengah diperjalanan hendak pulang usai menagih pembayaran barang di Kecamatan Babat Toman Musi Banyuasin (Muba).

Ditengah perjalanan pulang, diruas jalan lintas (jalin) Lubuklinggau – Sekayu tepatnya di Desa Remayu, Kecamatan Tuah Negeri. Kendaraan mobil truk dihadang 6 orang tidak dikenal (OTD), kemudian salah satu pelaku todongkan senpi ke korban  merampas paksa tas berisi Rp. 14 juta  uang hasil tagihan pembayaran barang.

Lantas, korban merasa nyawanya terancam dengan terpaksa menyerahkan tas tersebut. Usai melakukan aksinya keenam pelaku mengendarai sepeda motor kabur meninggalkan lokasi kejadian.

Usai kejadian, korban pun bersama rekannya  melanjutkan perjalanan mengendarai truk, mendatangi  Mapolsek guna melaporkan kejadian ke pihak berwajib.

Alhasil, setelah kurang lebih dua pekan usai kejadian. Satreskrim mengeluarkan surat penetapan DPO kepada ke enam pelaku DPO/92/VII/2015/Reskrim.  Selanjutnya, berdasarkan informasi warga diketahui salah satu dari enam pelaku kerap beraksi curas korban pengendara melintas ruas jalin Lubuklinggau – Sekayu.

Dengan dipimpin langsung Kanit Pidum Ipda Febriansyah, Tim Buser bergerak lakukan penangkapan terhadap pelaku. Tanpa perlawanan pelaku tengah bekerja di salah satu toko bangunan, akhirnya berhasil diborgol kemudian digelandang ke Mapolres Mura.

Kapolres Mura AKBP Suhendro melalui Kasatreskrim AKP Wahyu Setyo Pranoto didampingi Kanit Pidum Ipda Febriansyah membenarkan adanya tertangkap salah satu dari enam diduga pelaku curas bersenpi, yang mana dua pekan lalu beraksi menghadang truk pekerja pengampas barang lalu dengan menodongkan senpi merapas paksa uang Rp. 14 juta merupakan uang tagihan barang.

“Dari keterangan sementara, pelaku mengakui semua perbuatannya. Dimana, pelaku sendiri melarikan diri usai aksi dan memilih bekerja di Palembang. Sementara hingga sampai sekarang pelaku tengah dalam pemeriksaan intersif penyidik,” beber Wahyu ketika dibincangi usai pemeriksaan. | NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bawaslu Mura Desak Revisi UU Pilkada 2020

    • calendar_month Sen, 26 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 102
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Lantaran dianggap banyak yang keliru, terkait telah diterbitkannya peraturan KPU No.15 tahun 2019 yang mengatur tahapan program dan jadwal penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pemilukada) Serentak tahun 2020. Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Musi Rawas (Mura), mendesak Pemerintah segera lakukan revisi Undang-Undang tersebut. Pernyataan itu disampaikan, Kordinator Divisi Hukum Penidakan Pelanggaran dan […]

  • Tiongkok Sepakat Tingkatkan Impor Sawit dari Indonesia

    • calendar_month Sel, 8 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    INDONESIA dan Tiongkok sepakat untuk meningkatkan kerja sama dan kemitraan yang saling menguntungkan bagi kedua negara. Salah satunya dalam peningkatan kerja sama di bidang perdagangan. “Hal itu disambut sangat baik oleh Perdana Menteri Li Keqiang untuk memberikan dukungan bagi masuknya lebih banyak lagi produk kelapa sawit, sarang burung walet, kopi, kakao, dan buah-buahan dari Indonesia […]

  • Telkomsel Diminta Fasilitasi Signal GSM Lebih Stabil

    • calendar_month Kam, 26 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Frekuensi signal GSM di lingkungan perkantoran Pemkab Musi Rawas Muara Beliti belum stabil alias masih naik turun. Kondisi ini menyebabkan banyak usulan dari sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar pihak operator memaksimalkan signal GSM di wilayah itu. Menanggapi usulan ini, Dinas Komunikasi Informatika dan Statistik Musi Rawas langsung berkoordinasi ke pihak operator, salah […]

  • Bandar Narkoba Digrebek Polres, Ini Dukungan GANN

    • calendar_month Ming, 22 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Upaya Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di Kabupaten Musi Rawas semakin ditingkatkan. Ini dibuktikan meningkatnya eskalasi pergerakan Aparat Penegak Hukum (APH) dalam menekan bandar dan pengedar Narkoba. Ketua Yayasan GANN Musi Rawas, Salman Alfaresi turut memberikan apresiasi langkah penegak hukum dalam hal ini Polres Musi Rawas melalui Satres […]

  • Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    Luka Doncic’s 32-point night helps Lakers finally win in Denver

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2025
    • account_circle Dave McMenamin
    • visibility 142
    • 0Komentar

    DENVER — It took Luka Doncic only one quarter Saturday to match his highest scoring output from his first three games with the Los Angeles Lakers, tallying 16 points while L.A. built an early lead on the Denver Nuggets. He kept rolling from there — and so did the Lakers — as Doncic finished with a game-high 32 points […]

  • Taufik Kurniawan : Puisi Sukma Memicu Konflik

    • calendar_month Sel, 3 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil ketua DPR RI Taufik Kurniawan menegaskan isi puisi Sukmawati dapat memicu kembali terjadinya konflik karena menyakiti perasaan umat islam. “Intinya puisi itu sangat menyakitkan umat muslim, serta dapat memicu potensi terjadinya konflik. Hal yang sudah dingin dan  reda akan memicu kegaduhan lagi. Terus terang siapapun umat muslim akan tersinggung dengan ini  karena […]

expand_less