Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Panen Sawit Illegal dan Rusak Kantor, Tiga Oknum Warga Diamankan

Panen Sawit Illegal dan Rusak Kantor, Tiga Oknum Warga Diamankan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 31 Mei 2019
  • visibility 64

MUSIRAWAS – |Petugas gabungan keamanan (Security) area perkebunan PT Lonsum di Blok 06110841 Div 01 Kebun Kencana Sari Estate (KCE) Desa Suka Makmur SP III, Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat. Mengamankan tiga oknum masyarakat yang diduga melakukan panen buah kelapa sawit dan klaim kepemilikan lahan, kemarin.

Ketiga oknum warga tersebut yakni pelaku
Wiriadi membawa senjata api laras panjang dan pisau dipinggang; Suherman alias Anggok membawa senjata tajam (Sajam) jenis pedang panjang dan Umarlie. Ketiganya warga Desa Suka Makmur SP III Kecamatan Gumay Talang.

Usai dicegah dan diamankan melakukan panen di lokasi itu. Pihak perusahaan melakukan langkah persuasif dengan mediasi terhadap oknum warga tersebut . Mirisnya, saat mediasi dilakukan oknum warga itu melakukan tindakan anarkis dan brutal

merusak properti diruangan mediasi dan memukul Koordinator Lapangan (Koorlap) Security PT Lonsum serta melawan petugas PAM pengamanan kebun dari TNI/Polri.

Akhirnya petugas keamanan mengambil tindakan tegas menghentikan aksi anarkis dan brutal tersebut dengan mengeluarkan tiga tembakan peringatan ke udara agar ketiga pelaku tidak melakukan tindakan yang memakan korban jiwa. Seketika itu juga para tersangka diamankan dan dibawa ke Polda Sumsel untuk diproses secara hukum

Penasehat hukum (Lawyer) PT Lonsum Palembang Tbk, Agus Effendi didampingi Humas PT Lonsum Palembang Tbk, Sohirin SE mengatakan aksi panen buah kelapa sawit di lokasi Kebun Kencana Sari Estate Desa Suka Makmur SP III Kecamatan Gumay Talang Kabupaten Lahat dilakukan oknum warga keluarga Baki Dkk. Mereka menggunakan senjata api (Senpira) dan senjata tajam (Sajam).

Aksi panen oknum warga tersebut diketahui petugas security gabungan kebun setempat. Ketiganya mengklaim lahan tersebut milik mereka sehingga melakukan panen. Padahal lahan tersebut sesuai aturan hukum telah dikuasai PT Lonsum KCE dan dilengkapi dengan plang pemberitahuan kepemilikan lahan.

“Petugas security melakukan langkah persuasif menghentikan aksi panen kelapa sawit yang dilakukan tiga oknum warga itu dan mengajak ketiga mediasi di Kantor KCE,”jelas Agus Effendi dalam press releasenya. Jumat (31/5).

Dikatakan Agus, dalam mediasi ketiga oknum tersebut ngotot mengklaim lahan tersebut milik mereka dengan menunjukkan berkas klaim lahan. Padahal sudah jelas lahan tersebut milik PT Lonsum KCE Tbk tertuang dalam dokumen resmi yang dikeluarkan pemerintah. Akhirnya, situasi memanas dan terjadi keributan. Ketiganya melakukan tindakan anarkis merusak kursi, meja dan properti ruang meeting Kantor PT Lonsum KCE Tbk.

Tidak hanya merusak tetapi oknum warga tersebut memukul Pandu, Koordinator Lapangan (Koorlap) Security KCE. Bahkan, ketiganya juga melawan petugas keamanan kebun dari TNI/Polri saat mediasi digelar.

Untuk mencegah agar tindakan anarkis meluas dan memakan korban jiwa. Kata Agus, petugas melepaskan tiga tembakan peringatan ke udara menghentikan aksi anarkis dan brutal oknum warga tersebut.

“Akhirnya petugas gabungan Security meringkua ketiga oknum warga tersebut. Dan membawa ketiganya ke Polda Sumsel agar diproses secafa hukum,”tegas dia.

Agus menjelaskan manajemen perusahaan tidak mentolerir aksi panen sepihak, klaim lahan, pengrusakan dan tindakan anarkis pengancaman atau tindakan hukum lainnya  yang dilakukan ketiga oknum warga tersebut. Apalagi, ketiganya telah melakukan panen buah kelapa sawit sebanyak 167 janjang tandan buah segar (TBS) kelapa sawit seberat 2.520 Kilogram (Kg). NRD

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengenai Pembuatan OP PBB, Dispenda Palembang Bantah Terima Gratifikasi

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    Palembang, Jurnalindependen.com – Tidak ada gratifikasi pembuatan Objek Pajak (OP) PBB baru di Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Palembang. “OP PBB baru yang di kelurahan Kramasan kertapati tidak ada NIP dan nama Lurah Suyanto. Kita survey ulang ke lapangan. Lurah Suyanto yang tanda tangan dan cap hanya anak buahnya kelupaan memberi cap NIP. Tanah seluas 17.000 M2 […]

  • Atasi Polemik Pilkada, Tidak Perlu Perppu

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 68
    • 0Komentar

    JAKARTA — Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan berpendapat, perppu tidak diperlukan untuk menyelesaikan polemik pilkada serentak 2015. Menurutnya, tidak tepat jika presiden mengambil alih dengan mengeluarkan perppu. “saya sampaikan begitu kepada presiden. Sebab, perppu itu bersifat genting dan harus membutuhkan persetujuan DPR, akan yang akan jadi ramai lagi nanti,” kata Zulkifili kepada Presiden Joko Widodo […]

  • Presiden: Penting Makanan Bergizi di Masa Emas Pertumbuhan Anak

    • calendar_month Ming, 8 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MENYIAPKAN dan memberikan bahan makanan yang bergizi bagi anak setiap hari adalah hal yang sangat penting, terutama di masa-masa emas pertumbuhan anak. Hal tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo ketika meninjau langsung pemberian gizi makanan lokal untuk ibu hamil dan balita di Puskesmas Bantargadung, Kabupaten Sukabumi pada Minggu pagi, 8 April 2018. “Terutama pada usia ibu-ibu […]

  • LHP BPK Sebut Tidak Dibenarkan Ada Insentif PBB di Muratara Senilai Rp 2,4 Milyar

    • calendar_month Sab, 2 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MURATARA – DALAM Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Sumatera Selatan TA 2016, menyebutkan tidak dibenarkan adanya pembagian upah pemungutan (Insentif) PBB di Muratara senilai Rp 2,4 milyar, Kamis (30/11/2017). Pemkab Muratara, diketahu melalui  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) TA 2014 dan TA 2015, telah menganggarkan belanja untuk pembagian upah pemungutan (Insentif) […]

  • TP PKK Sumsel Kunker dan Monev Rumah Cinta Musi Rawas

    TP PKK Sumsel Kunker dan Monev Rumah Cinta Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 21 Jun 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Tim Penggerak (TP) PKK Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) Visitasi Lapangan dan Monev Rumah Cinta ke Kabipaten Musi Rawas, Selasa (20/06/2023). TP PKK Sumsel tersebut dipimpin Ketua Pokja 1, Hj. Telly Siwi beserta anggota melakukan Visitasi Lapangan di Rumah Cinta Desa Purwodadi Kecamatan Jayaloka Kabupaten Musi Rawas. Kegiatan ini merupakan agenda Lomba Rumah […]

  • Semester Pertama, PAD Pajak Baru Capai 46,92 Persen

    • calendar_month Sel, 30 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Dalam kurun waktu semester pertama tahun 2019, realisasi pendapatan asli daerah (PAD) bersumber dari pungutan pajak barulah terpenuhi 49, 92 persen atau sekitar Rp. 892.667.320.181,- dari target sebesar Rp. 1.9 Miliar tahun ini. Demikian disampaikan Plt kepala Badan Pengelolahan Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Mura, Dodi Irdiawan melalui Kabid Pembukuan dan […]

expand_less