Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pemerintahan » Jokowi Kutuk Keras Pelaku Kekerasan di Tolikara, Hukum Ditegakkan

Jokowi Kutuk Keras Pelaku Kekerasan di Tolikara, Hukum Ditegakkan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 20 Jul 2015
  • visibility 37

JAKARTA — Presiden Joko Widodo kembali menegaskan mengutuk keras tindak kekerasan terhadap umat muslim di Tolikara, Papua. Ia menegaskan hukum akan ditegakan secara tegas terhadap para pelaku tindak kekerasan di hari pertama Idul Fitri, pada Jumat (17/7) lalu itu.

“Saya  mengutuk keras pembakaran dan tindak kekerasan di Tolikara tersebut,” tulisnya dalam akun Facebook Presiden Joko Widodo, Senin (20/7).

Presiden Jokowi menjelaskan saat insiden Tolikara terjadi, ia langsung perintahkan Menkopolhukam, Kapolri, Kepala BIN agar segera turun ke lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk mengambil tindakan yang diperlukan.

“Termasuk menemui para ketua adat dan tokoh agama untuk mengambil inisiatif perdamaian demi terjaganya Papua sebagai Tanah Damai,” tulisnya.

Ia melanjutkan, saat ini situasi di Tolikara sudah kondusif. Aparat penegak hukum sudah berhasil mendapatkan beberapa fakta penting, dan saat ini terus bekerja keras untuk merangkai seluruh kejadian yang sebenarnya.

“Saya jamin, hukum akan ditegakkan setegak-tegaknya, bukan hanya untuk pelaku kriminal di lapangan tetapi juga semua pihak yang terbukti mencederai kedamaian di Papua. Masalah ini harus diselesaikan secepatnya agar ke depan tidak terjadi lagi kekerasan di Tanah Papua,” tegasnya.

“Saya tahu, masyarakat Papua mempunyai kearifan Papua, kebijakan adat turun temurun yang luhur, untuk menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi, termasuk kasus Tolikara ini,” jelasnya.

Menurutnya dalam sejarah Papua, hubungan antar agama selalu terjalin harmonis. Salah satu peran agama di Papua adalah sebagai mata air perdamaian, diperkuat dengan ikatan adat dan budaya masyarakat Papua yang cinta damai.

“Pemerintah akan mengambil tindakan apapun untuk menjaga ketenteraman hidup berbangsa dan bernegara di seluruh pelosok Tanah Air,” ujarnya.

Presiden juga sangat berterimakasih kepada para pimpinan lintas agama, ketua adat, dan tokoh masyarakat yang telah membantu proses pemulihan keadaan di Tolikara, Papua.

“Saya juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia, yang dengan caranya masing-masing, telah ikut menjaga kedamaian di lingkungannya,” katanya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Harus Perhatikan Tenaga Honorer

    • calendar_month Rab, 6 Jun 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 34
    • 0Komentar

    ANGGOTA Komisi X DPR RI Putu Supadma Rudana mengingatkan bahwa pemerintah tidak boleh melupakan pengabdian tenaga honorer yang sudah mengabdi bertahun-tahun sebagai pertimbangan dalam pengangkatan CPNS. Ini harus menjadi perhatian demi menegakan prinsip keadilan bagi mereka yang telah mengabdi bagi bangsa dan negara. Karena itu, Fraksi Demokrat akan terus mengupayakan adanya pengangkatan tenaga honorer menjadi […]

  • Walikota Manado : Peran Tokoh Agama Merupakan Pilar Penting Pembangunan

    • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MANADO – Kota Manado dikenal memiliki penduduk heterogen, berbagai agama yang diakui oleh pemerintah ada disini seperti Islam, Kristen Protestan, Katholik Budha, Hindu, dan Konguchu dan masing-masing agama ini memiliki keterwakilan anggota di FKUB Kota Manado. Semua keberagaman ini hidup berdampingan dengan baik bahkan ada rumah ibadah berdiri berdekatan antara Islam dan Kristen. Demikian disampaikan Walikota Manado, GS. […]

  • Perdalam Original Intent Pada Pengujian UU Tipikor

    • calendar_month Kam, 7 Feb 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    SIDANG lanjutan pengujian Undang-Undang  Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (UU Tipikor) digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Rabu (6/2/2019) siang. Agenda sidang perkara yang teregistrasi dengan Nomor 4/PUU-XVII/2019 ini adalah pemeriksaan perbaikan permohonan. Permohonan ini diajukan oleh seorang dosen bernama Jupri (Pemohon I) dan dua mahasiswa, yakni Ade Putri Lestari (Pemohon II) […]

  • Diplomasi Kopi Ala Jokowi

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    “Jangan lupa, jika minum kopi, minumlah kopi Indonesia,” kata Presiden Joko Widodo dalam sambutannya saat menghadiri jamuan santap siang kenegaraan bersama Gubernur Jenderal Selandia Baru Dame Patsy Reddy di Government House, Wellington, Selandia Baru pada Senin, 19 Maret 2018. Riuh tawa dan tepuk tangan dari semua yang hadir pun menyertai pernyataannya tersebut. Presiden mengatakan bahwa […]

  • Komitmen Bupati Musirawas Rekomendasi Beasiswa SDM Kelapa Sawit untuk Pelajar Berprestasi Lanjutkan Kuliah

    Komitmen Bupati Musirawas Rekomendasi Beasiswa SDM Kelapa Sawit untuk Pelajar Berprestasi Lanjutkan Kuliah

    • calendar_month Kam, 29 Agu 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Silaturahmi dan Pelepasan Penerima Beasiswa SDM Kelapa Sawit Tahun 2024 Jalur Afirmasi Rekomendasi Bupati Musi Rawas di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Rabu (28/08/2024). Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud melepas Penerima Beasiswa SDM Kelapa Sawit Tahun 2024. Beasiswa ini merupakan rekomendasi Bupati Musi Rawas yang merupakan bentuk awal komitmen Bupati sebagaimana […]

  • Harga Emas Hari ini, UBS dan Antam ‘Turun’, 16 Oktober 2021

    • calendar_month Sab, 16 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 51
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Sabtu (16/10/2021), di Pegadaian, cetakan Antam dan UBS turun. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp485.000,- turun Rp6.000,- dari harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp909.000,- turun Rp11.000,- dari harga kemarin. Baca : Harga Emas Hari ini, UBS dan Antam […]

expand_less