Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Politik » Militansi Kader Parpol Rendah Karena Minim Pendidikan Politik

Militansi Kader Parpol Rendah Karena Minim Pendidikan Politik

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 7 Jan 2015
  • visibility 65

* Parlemen Jalanan Lahir Akibat Sumber Komunikasi Parpol Tidak Jalan

Jurnalindependen.com — Setidaknya diantara delapan kewajiban yang mesti dilakukan partai politik (parpol) yakni melakukan pendidikan politik kepada warga negara, tidak diterapkan. Parpol hanya beraktivitas atau kegiatan saat jelang pesta demokrasi, peranan parpol bagi masyarakat kurang dirasakan, akibatnya di Indonesia tidak ada atau sedikit warga yang militansi parpol. Demikian disampaikan Pengamat Politik dari Unsri, Dr Ardiyan Saptawan saat dihubungi Jurnalindependen.com siang tadi, Rabu (07/01/2015).

Hal ini diungkap Ardiyan terkait fenomena parpol selama ini yang hanya beraktivitas ketika jelang pemilu, pilkada dan pilpres, setelah itu sepi dari aktivitas atau kegiatan bahkan tidak jarang untuk kantor tingkat Kabupaten/Kota tutup, apalagi tingkat kecamatan dan desa/kelurahan.

Mengapa masyarakat kita tidak ada militansi parpol?, lanjut Ardiyan karena parpol bagi mereka tidak merasakan manfaatnya. Mestinya parpol diluar masa kampanye atau saat tenang tetap beraktivitas dengan menunjukan pengabdian dan prestasi di masyarakat, sehingga kedepannya akan makin di ikuti atau di minati.

Ini karena partai politik Indonesia masih dalam tahap kualitas proses bukan kualitas substansi, seharusnya parpol itu melaksanakan kewajibannya sesuai dengan yang telah ditetapkan dalam UU Parpol, sehingga dari waktu kewaktu hingga kampanye terus bekerja jadi tidak hanya menunggu pada waktu kampanye jelang pesta demokrasi saja.

Doktor Politik dari Unsri ini juga menyampaikan bahwa pengertian parpol itu tidak selalu di lembaga legislatif tetapi diluar seperti melakukan pelatihan atau pembinaan di masyarakat, karena kurang berlakunya parpol diluar legislatif maka sering timbul yang namanya parlemen jalanan.

"Timbulnya parlemen jalanan karena sumber komunikasi politik yakni parpol tidak berjalan, sehingga menemui kebuntuan dan masyarakat kita mengambil jalan pintas dengan menyampaikan aspirasi secara umum dengan demonstrasi," kata Ardiyan.

Masih dikatakannya, idealnya mesti ada solusi agar parpol dapat menjalankan kewajibannya termasuk pengabdian ke masyarakat sebagai konstituennya, aturan dan sanksi harus ada dengan syarat indikator yang jelas. Sanksi itu sebaiknya dikaitkan dengan verifikasi parpol sebelum pemilu hal ini dapat juga menunjukkan kapabilitas parpol.

"Parpol itu bergerak mestinya secara simultan proaktif, dalam aturan sekarang tidak ada lagi masa kampanye, itu mesti dimanfaatkan dengan baik. Silahkan kampanye mulai sekarang, kampanye yang paling dikenang masyarakat berupa prestasi, membantu pemerintah memberikan beasiswa, bantuan masyarakat, pelatihan dsb.

Sehingga masyarakat merasa tetap menjadi konstituen mereka, karena mempunyai tali asih yang kuat. saat pesta demokrasi, binaan parpol bersangkutan tidak mudah dibujuk oleh parpol lain.

Tidak dengan dana yang besar pun bisa memupuk kepercayaan dari sekarang, hingga kader-kader yang masih muda yang ada harapan kedepan dengan dana yang minim mulai sekarang berupaya memberikan manfaat ke masyarakat dengan kemampuan yang ada, ya bisa dikatakan blusukan kampanye," himbaunya. (fs)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • DPRD Lubuklinggau Gelar Rapat ParipurnaAgendakan Propemperda 2024

    DPRD Lubuklinggau Gelar Rapat ParipurnaAgendakan Propemperda 2024

    • calendar_month Sel, 30 Jan 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Penjabat (Pj) Wali Kota Lubuklinggau,  H Trisko Defriyansa menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau dengan agenda Penetapan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kota Lubuklinggau 2024 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Lubuklinggau, Senin (29/1/2024). Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Lubuklinggau,  H Rodi Wijaya sekaligus penandatanganan persetujuan bersama Wali Kota dan DPRD Lubuklinggau. Dalam sambutannya, H […]

  • Menyoal Biaya Sekolah Anak Tak Mampu pada UU Sisdiknas

    • calendar_month Ming, 9 Des 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 77
    • 0Komentar

    MAHKAMAH Konstitusi (MK) menggelar sidang perdana pengujian Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pada Kamis (6/12) siang. Permohonan yang teregistrasi dengan Nomor 97/PUU-XVI/2018 ini diajukan oleh Andi Irmanputra Sidin selaku pakar hukum tata negara yang mewakili anak-anak Indonesia dalam memperjuangkan pendidikan bagi siswa tidak mampu. Pemohon diwakili Iqbal Tawakal Pasaribu selaku kuasa […]

  • Tingkatkan SDM SIK, Dinkes Kirim Pegawai untuk Diklat di Unsri

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Untuk meningkatkan kualitas pengelolaan Sistem Informasi Kesehatan (SIK), maka perlu dilakukan pelatihan untuk meningkatkan SDM pegawai yang langsung dibina oleh perguruan tinggi yang telah ditunjuk dari Kemenkes, ungkap Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Musi Rawas, melalui Kasi Monitoring dan Evaluasi (Monev), Nasrul Bayumi kepada Jurnal Independen siang tadi, Rabu (22/10/2014) di kantornya. “Kita sudah mengirimkan […]

  • PNS Keluhkan Efisiensi Uang perjalanan Dinas

    PNS Keluhkan Efisiensi Uang perjalanan Dinas

    • calendar_month Rab, 4 Mar 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Jurnalindependen.com — Salah satu Pegawai Negeri Sipil (PNS)  dijajaran Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan mengeluhkan tentang efisiensi uang perjalanan Dinas dari 7 jutaan menjadi 4 jutaan. ”Kami sangat prihatin dengan efisiensi atas kebijakan yang dilakukan oleh bapak Presiden dari biaya perjalanan dinas yang dulunya 7 jutaan sekarang menjadi 4 jutaan,” ucap PNS tersebut […]

  • Sistem Proporsional Tertutup Kembali Diusulkan

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    JAKARTA — Dua kali pelaksanaan pemilu dengan sistem pemilihan langsung dinilai berbiaya mahal. Partai politik peserta pemilu akan mengusulkan untuk mengembalikan sistem pemilihan dengan proporsional tertutup. Bahkan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) juga menganggap sistem pemilihan langsung memiliki banyak kelemahan. Wakil Ketua MPR, Mahyudin mengatakan, salah satu kelemahan paling krusial dari sistem pemilihan langsung ini adalah […]

  • Kapolres Pimpin Rapat Koordinasi Pengamanan Lebaran

    • calendar_month Sen, 28 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 59
    • 0Komentar

    Musi Rawas, Sumsel – Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro pimpin langsung kegiatan Rapat Koordinasi Lintas Sektoral Dalam Rangka Pengamanan Perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah di Gedung Pesat Gatra, Senin, 28 Mei 2018. Kegiatan rapat ini dihadiri juga oleh Wakapolres Musi Rawas, Kabag Ops Polres Musi Rawas, Para Kasat, Para Perwira Polres Musi Rawas dan […]

expand_less