Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Mau Daftar CPNS 2017? Begini Mekanismenya

Mau Daftar CPNS 2017? Begini Mekanismenya

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 31 Jul 2017
  • visibility 129

JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjabarkan mekanisme pendaftaran calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2017 yang akan dibuka pada 1 Agustus 2017. Kepala Biro Hubungan Masyarakat BKN Mohammad Ridwan meminta calon pendaftar memahami mekanisme pendaftaran. 

Pendafaran akan dibuka melalui laman https: sscn.bkn.go.id pada 1 Agustus 2017 pukul 10.00 WIB. Sementara untuk daftar instansi dan dokumen persyaratan masing-masing instansi, dapat diakses pada laman BKN http:www.bkn.go.id/penerimaan-cpns-th-2017.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : ApaKabar.xyz  –  BandaraSilampari.com  –  Baturaja.xyz  –    BukitSulap.com  –  CVPerintis.com  –   DafamLinggau.com  –  EmpatLawang.com  –  KSPLestari.com  –  MediaMusiRawas.com  –  MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –    OKUEkspres.com  –   OKUSelatan.com   #HargaNego : 082372227444″

———————————————————————————————————

Pelamar mengakses laman https:sscn.bkn.go.id. Laman itu memberi informasi penerimaan CPNS. Untuk pendaftaran, pilih menu pendaftaran. Kemudian, pelamar mengisi NIK, Nomor KK atau NIK Kepala Keluarga, alamat, e-mail aktif, password dan pertanyaan keamanan. Pelamar mencetak Kartu Informasi Akun SSCN 2017.

Selanjutnya, jelas Ridwan, pelamar dapat login ke laman SSCN menggunakan NIK dan password yang telah didaftarkan. “Pelamar mengisi biodata, memilih instansi, memilih jenis formasi sesuai instansi dengan mengunggah dokumen yang dipersyaratkan oleh instansi. Khusus untuk instansi yang menggunakan aplikasi mandiri atau bukan SSCN, pelamar akan diarahkan ke alamat aplikasi pendaftaran mandiri instansi. Kemudian pelamar mencetak Kartu Pendaftaran SSCN 2017,” jelasnya. 

Langkah berikutnya, dia mengatakan, pelamar melakukan pemberkasan berdasarkan persyaratan pendaftaran masing-masing instansi. Peserta juga wajib melampirkan fotokopi Kartu Penaftaran SSCN untuk proses verifikasi. 

Berkas itu akan sampai pada Tim Verivikator Instansi. Pelamar hanya bisa memilih satu formasi sesuai kualifikasi pendidikan pada satu instansi dalam satu periode.

Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi mencetak Kartu Peserta Ujian CPNS 2017 untuk melanjutkan ke tahap seleksi menggunakan Computer Assisted Test (CAT) BKN. Informasi status pelamar bisa diakses melalui portal https:sscn.bkn.go.id.

BKN meminta publik selektif menerima informasi penerimaan CPNS 2017. Informasi resmi hanya dikeluarkan oleh laman berdomain .go.id. Publik dapat memantau dan mengakses informasi dan pemberitaan pendaftaran CPNS 2017 lewat www.bkn.go.id dan kanal-kanal sosial BKN melalui Twitter (@BKNgoid) dan fanpage Facebook(Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia). (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Warga Sembatu Jaya Gotong Royong Bangun Jembatan Darurat

    • calendar_month Kam, 5 Jul 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Akses jalan tak kunjung diperbaiki oleh Pemerintah, sejumlah warga Desa Sembatu Jaya, Kecamatan BTS Ulu, Kabupaten Musi Rawas (Mura) membangun jembatan darurat dari kayu diatas lumpur. Roi, Salah Satu warga yang ikut gotong royong mengatakan akses jalan rusak ini sudah memasuki 7 bulan, akan tetapi hingga saat ini belum ada bentuk keprihatinan pihak […]

  • Sambutan Hangat untuk Jokowi di Government House Wellington

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 155
    • 0Komentar

    Presiden Joko Widodo memperoleh sambutan hangat pada penyambutan kenegaraan yang diadakan di Government House, Wellington, saat kunjungan kenegaraannya ke Selandia Baru, Senin, 19 Maret 2018. Bersama dengan Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta sejumlah delegasi, Presiden tiba di Government House pukul 10.30 waktu setempat atau pukul 04.30 WIB dan diterima oleh Sekretaris Resmi Gubernur Jenderal […]

  • Syarat Pengajuan Izin Walet Terlalu Banyak, Dishut Diduga Belum Ada SOP

    • calendar_month Kam, 31 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 145
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Menanggapi banyaknya persyaratan dalam pengajuan berkas Izin Pengelolaan Burung Walet di Kabupaten Musi Rawas (Mura), Ketua Perkumpulan Pemantau Dana Negara Republik Indonesai (PDNRI), Ahmad Rudi saat dihubungi Jurnalindependen.com, Kamis (31/12/2015) mengatakan bahwa ia sangat menyayangkan sikap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mura terhadap calon penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD). Seharusnya pihak Pemkab Mura mengapresiasi […]

  • Masalah Pembebasan Lahan Sp 4 SP Periuk, Nobel : Yang Sengketa Internal Keluarga

    • calendar_month Jum, 28 Agu 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Rencana proyek jalan simpang empat di Simpang Periuk Lubuklinggau Selatan II, Kota Lubuklinggau akan dibangun tahun depan. Memang tadinya lahan tersebut bersengketa, namun sengketa tersebut internal keluarga ahli waris, harga ganti rugi sepakat tetapi pembagian diantara mereka yang tidak cocok, akhirnya kita titipkan ganti rugi di Pengadilan, sebelum mereka menyelesaikan perselisihan. Demikian […]

  • PNPM MP di Ulu Rawas Tahun 2012 Terkesan Gagal

    • calendar_month Jum, 17 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    MURATARA, Jurnalindependen.com — Informasi yang diterima dari salah satu tokoh masyarakat di Kecamatan Ulu Rawas, Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) Sumatera Selatan, Fauzi (32) bahwa Pada tahun 2012 beberapa desa di Kecamatan Ulu rawas yang pada waktu itu masih menjadi bagian dari Kabupaten Musi Rawas (Kabupaten Induk Muratara sebelum pemekaran) yakni Desa Jangkat, Desa Pulau […]

  • Taat Beribadah, tapi Banyak Korupsi

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 202
    • 0Komentar

    SEBUAH studi yang pernah dilakukan oleh lembaga  asal Amerika Serikat, Gallup, beberapa tahun lalu menyajikan suatu kesimpulan yang sangat menarik, bahwa makin miskin suatu negara, penduduknya menganggap makin penting peran agama di dalam kehidupan. Sebaliknya makin kaya negara, penduduknya menganggap peran agama kurang penting dalam hidupnya. Survei tersebut dilakukan di 40 negara dengan 1000 responden […]

expand_less