Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Opini & Humaniora » Ini Kata Habibie Tentang Reformasi 20 Tahun

Ini Kata Habibie Tentang Reformasi 20 Tahun

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 20 Mei 2018
  • visibility 106

JAKARTA — Bangsa Indonesia memperingati 20 tahun reformasi pada bulan Mei ini. Presiden ketiga Republik Indonesia, Bacharuddin Jusuf Habibie mengatakan banyak hal yang telah dialami dan dilalui oleh bangsa Indonesia, sejak tumbangnya rezim Orde Baru pada 1998 silam.

“Tiap bangsa dan masyarakat memiliki dasar untuk perjuangan. Itu yang dinamakan konstitusi, disesuaikan dengan budayanya dan keadaannya,” kata BJ Habibie di kediamannya kawasan Patra Kuningan, Jakarta Selatan, Ahad (20/5).

Habibie mengatakan, dalam rezim Orde Lama dan Orde Baru, Indonesia tidak memiliki Mahkamah Konstitusi (MK). Sehingga, untuk menentukan sesuatu, mengikuti keputusan penguasa, dalam hal ini presiden. Habibie juga menyoroti keberadaan dasar negara, yakni Pancasila. Ia mengingatkan Pancasila bukan suatu teori yang dikembangkan oleh sekelompok ilmuan dalam ilmu sosiologi. Namun, Pancasila adalah rumusan yang diakui oleh generasi Bung Karno (Soekarno) dan sang proklamator sendiri.

“Pancasila digali dari tubuh bangsa Indonesia. Sudah mencerminkan nilai-nilai utama,” ujarnya.

Habibie mencontohkan dalam sila pertama Pancasila, dirumusan kata-kata Ketuhanan Yang Maha Esa. Sila tersebut menegaskan, kendati saat itu 90 persen rakyat Indonesia membaca Alquran, tetapi Tanah Air ini bukan negara Islam.

“Kita ini negara dari satu masyarakat yang percaya ada Tuhan Yang Maha Esa. Ini jangan hanya di kertas. Jangan minta undang-undang yang kompatibel dengan pemikiran agama tertentu,” katanya.

Dengan demikian, ia menegaskan yang perlu Indonesia perjuangkan adalah peradaban yang sesuai dengan Pancasila mulai dari sila pertama hingga kelima. Pun dalam memperjuangkan masing-masing sila, harus dalam kondisi seimbang. “Tak bisa hanya ingin memperjuangkan sila pertama, Ketuhanan Yang Maha Esa saja, harus seimbang (kelimanya),” ucapnya.

Terhadap orang yang tidak percaya pada Tuhan atau agama apapun, ia mengatakan, orang tersebut bisa hidup di Indonesia. Namun, ia menegaskan, orang itu harus tetap patuh pada Ketetapan MPR yang dibuat manusia Indonesia.

(Orang yang tak percaya Tuhan di Indonesia) dia harus terima apa yang namanya konstitusi yang bermula dengan Ketuhanan Yang Maha Esa. Anda harus hidup dengan peraturan yang dibuat rakyat. Kalau tidak, anda dapat masalah, ujar dia.

Habibie menegaskan, apabila ada orang yang ingin mengadu domba antargolongan di Indonesia, maka harus dilawan bersama. Ia menegaskan adu domba tidak boleh terjadi di Indonesia. Habibie mengatakan perjuangan bangsa Indonesia masih panjang. Indonesia butuh manusia berkualitas. Artinya, manusia yang memiliki perilaku yang menguntungkan masyarakat. Perilaku tersebut ditentukan dua hal, yakni agama dan budaya.

Terhadap mayoritas yang ada di Indonesia, Habibie meminta mereka memberi perhatian pada minoritas, seperti perasaan aman dan nyaman. Sebab, semua orang di Indonesia ini bersaudara satu sama lain. Habibie pernah menyampaikan Indonesia harus mengembangkan ekonomi pasar Pancasila. Pasar itu ditujukan untuk orang yang membutuhkan, seperti rakyat.

“Kita banyak alasan untuk sama-sama mengembangkan peradaban. Tak ada masyarakat di dunia ini yang berjalan sendiri, harus kerja sama saling menguntungkan,” kata Habibie. (Republika.co.id)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua Kades Bakal Tersangkut Kasus Dana Desa di OKU

    • calendar_month Sel, 23 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    BATURAJA – Setelah (S) oknum Kepala Desa Tebing Kampung di tangkap jaksa karena menggunakan Dana Desa yang tidak jelas juntrunganya, hingga negara dirugikan sekitar 140 juta rupiah, ternyata masih terdapat dua oknum Kepala Desa lagi yang kini dalam tahap penyidikan Tim Tipikor Polres OKU. Kedua Kades yang sudah di non aktifkan ini sedang “berkemas”untuk menyusul rekan […]

  • Musda Muhammadiyah, Bupati Mura Harapkan Kontribusi Bangun Daerah

    Musda Muhammadiyah, Bupati Mura Harapkan Kontribusi Bangun Daerah

    • calendar_month Sab, 4 Mar 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 150
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas Hj. Ratna Machmud membuka Musyawarah Daerah (Musda) Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah ke-12 dan Aisyiyah Ke-11 Kabupaten Musi Rawas. Musda mengambil tema “Mengokohkan Gerakan, Mencerahkan Umat.” Sebanyak 163 peserta dan 70 Aisyiyah mengikuti Musda ditambah utusan Pimpinan Wilayah Sumsel, dilaksanakan pada 4 – 5 Maret 2023. Bupati Ratna Machmud mengucapkan […]

  • Wako Targetkan Program Smart City Segera Terwujud 

    • calendar_month Sen, 13 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Walikota Lubuklinggau H SN Prana Putra Sohe mengatakan pelaksanaan program Smart City di Kota Lubuklinggau akan bisa terwujud. “Saya ingatkan dalam proses pemasangan FO, kabel dan Optik FO harus lancar, benar dan sesuai standar yang berlaku,” ucap Nanan sapaan akrab Walikota saat memimpin rapat pembangunan Smart City di Op Room Moneng Sepati, […]

  • Uang Suap Penerimaan Bintara di Polda Sumsel Meningkat

    • calendar_month Sel, 4 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Uang suap yang diamankan Tim Propam Mabes Polri dari tersangka suap penerimaan anggota bintara Polri tahun 2016 di lingkungan Polda Sumatera Selatan mengalami peningkatan. “Uang suap yang awalnya dihimpun dari delapan tersangka sekitar Rp4 miliar kini hasil pengembangan dan pemeriksaan terakhir berkembang menjadi Rp6,7 miliar dari 15 tersangka,” kata Kapolda Sumatera Selatan Irjen […]

  • Priscodesi Jabat Sekda Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 1 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 93
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan mengangkat EC Priskodesi sebagai Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Musi Rawas di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Senin (01/10). Priskodesi sebelumnya menjabat asisten I Bidang Pemerintahan menggantikan H Isbandi Arsyad yang telah memasuki masa purna bakti. Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan menyampaikan ucapan terimakasih kepada H Isbandi […]

  • Layanan SIM Lumpuh, Dipicu Pengerjaan Proyek Merusak Cabel Fiber Optik 

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 110
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Layanan pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) Satlantas Polres Mura, terpaksa sementara berhenti beroperasi. Lumpuhnya aktivitas layanan SIM, dipicu rusaknya jaringan Internet di duga karena kelalaian pihak kontraktor lakukan penggalian mengakibatkan rusaknya keberadaan cabel fiber optik milik PT. Telkom Indonesia beserta sejumlah fasilitas umum (Fasum) lainnya. Mirisnya lagi, dampak besar sangat dirasakan […]

expand_less