Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Hukum » Diduga Terima Aliran Dana 500 Juta, Adik Ipar Ridwan Mukti Kembali Diperiksa Kejati

Diduga Terima Aliran Dana 500 Juta, Adik Ipar Ridwan Mukti Kembali Diperiksa Kejati

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 6 Jun 2017
  • visibility 115

BENGKULU – Guna menuntaskan kasus Proyek Jalan di Pulau Enggano tahun 2016 senilai Rp 17,5 miliar, penyidik Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu kembali memeriksa saksi Rico Maddari.

Rico diduga menerima aliran dana dari kuasa Direktur PT Gamely Alam Sari, Lie End Jun senilai Rp 500 juta. Adik ipar Gubernur Bengkulu, Ridwan Mukti ini disebut-sebut menerima aliran dana tersebut tahun 2016 lalu.

Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Bengkulu Sendjun Manulang melalui Koordinator Tim Penyidik, Adi Nuryadin Sucipto menyatakan, berdasarkan pengakuan Lie End Jun bahwa ia memberikan dana tersebut kepada saksi di luar biaya operasional.

“Pemeriksaan itu karena diduga ada aliran dana senilai Rp 500 juta mengalir ke saksi Rico di Senayan City Jakarta, tahun 2016 lalu. Menurut Lie End Jun, uang itu diberikan di luar operasional untuk pembelian motor gede (moge) saksi Rico,” beber Adi, Senin (5/6/2017) di Kejati Bengkulu.

Hanya saja, dilanjutkan Adi, berdasarkan keterangan saksi Rico, moge tersebut dibelinya dari uang pribadi. Dari pengakuan Rico, ada 2 moge yang dibeli olehnya.

“Pertama dibeli tahun 2014 dan satu lagi tahun 2016. Kedua Moge itu untuk dipakai sendiri dan dibeli dari uang pribadinya. Hal tersebut dibuktikan dengan bukti transferan uang dari Lubuk Linggau Sumatera Selatan, yang diperlihatkan saksi dan diakuinya berasal dari kiriman perusahaan miliknya,” jelas Adi.

Namun demikian, saksi mengakui jika pernah bertemu dengan Lie End Jun di Senayan City Jakarta, dan itu tidak sengaja. Karena saat itu, saksi sedang bersama keluarganya berlibur ke Jakarta.

“Dari keterangan Riko, pertemuan itu hanya ngobrol biasa dan tidak ada penyerahan uang dari Lie End Jun,” pungkas Adi.

Sumber : Redaksi Bengkulu

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Optimalkan Peran BLK, Mendidik Tenaga Terampil

    • calendar_month Sen, 20 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musirawas berupaya mengurangi angka pengangguran dengan mencari peluang pekerjaan dan memberikan pembekalan ketrampilan kepada masyarakat untuk berwirausaha. Post Views: 396

  • Harga Seng Termahal, Dinas PU CK Mura Layak Masuk MURI

    • calendar_month Sab, 21 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 159
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – ANGGARAN pembelian sekeping seng gelombang ukuran 7 kaki sebesar Rp264 ribu, dinilai spektakuler. Dinas PU Cipta Karya Kabupaten Musirawas, Sumatera Selatan, layak masuk Museum Rekor Indonesia. Demikian disampaikan Indra Kesuma dari Komunitas Masyarakat Marginal (KOMUNAL) Kota Lubuklinggau, Sumatera Selatan, dalam percakapan lepas, Kamis (19/2). “Harga yang ditetapkan oleh Dinas PU CK ini, tergolong […]

  • Sistem Proporsional Tertutup Kembali Diusulkan

    • calendar_month Sab, 14 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 187
    • 0Komentar

    JAKARTA — Dua kali pelaksanaan pemilu dengan sistem pemilihan langsung dinilai berbiaya mahal. Partai politik peserta pemilu akan mengusulkan untuk mengembalikan sistem pemilihan dengan proporsional tertutup. Bahkan, Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) juga menganggap sistem pemilihan langsung memiliki banyak kelemahan. Wakil Ketua MPR, Mahyudin mengatakan, salah satu kelemahan paling krusial dari sistem pemilihan langsung ini adalah […]

  • Polisi Himbau Masyarakat YKB Jangan Jadikan Masjid Ajang Politik

    • calendar_month Jum, 15 Mar 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 134
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Untuk tetap menjaga persatuan kesatuan masyarakat dalam hal pelaksanaan ibadah di masjid terhadap berbagai pandangan dan perbedaan pilihan politik, Polres Musi Rawas memberikan arahan dan himbauan kepada masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Musi Rawas. Demikian juga untuk masyarakat Desa Yudha Karya Bhakti, Kecamatan Sukakarya. Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapospol Sukakarya […]

  • Jokowi Ditinggal Para Menterinya, Sibuk Persiapan 2024?

    • calendar_month Kam, 12 Mei 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    Post Views: 903

  • Asosiasi Perangkat Desa Perbaiki Gugatan UU Desa

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 158
    • 0Komentar

    Mahkamah Konstitusi (MK) menggelar sidang kedua Pengujian Materiil Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa (UU Desa) dengan agenda pemeriksaan perbaikan permohonan pada Rabu (18/11), di Ruang Sidang MK. Permohonan yang terdaftar dengan nomor 128/PUU-XIII/2015 ini diajukan oleh Asosiasi Perangkat Desa Seluruh Indonesia (APDESI) yang menguji Pasal 33 huruf g dan Pasal 50 ayat (1) […]

expand_less