Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Biaya Perjadin Dinkop & UKM Mura 1,2 M, di Kritik LSM

Biaya Perjadin Dinkop & UKM Mura 1,2 M, di Kritik LSM

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 19 Mei 2015
  • visibility 61

Fauzi Maulana : “Sungguh Ironis, Anggaran Sebesar Itu Hanya Untuk Biaya Perjalanan Dinas Saja

Musirawas –Biaya perjalanan dinas Dinas Koperasi Usaha Kecil Dan Menengah (UKM), Kabupaten Musi Rawas, Provinsi Sumatera Selatan, sekitar 1,2 milliar sudah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI dan diperiksa Inspektorat setempat.

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Koperasi dan UKM, Muhammad Yamin, Selasa (19/5) lalu. Menurutnya, penggunaan dana perjalanan dinas sudah benar semua, “anggaran perjalan dinas itu tidak ada yang salah, semua sudah diaudit BPK dan Inspektorat dan tidak ada masalah,”katanya.

Seperti diketahui, global atau keseluruhan dana perjalan dinas dalam kegiatan program satu tahun anggaran 2014 lalu, untuk perjalanan dinas perjalanan dinas ke Jakarta, ke Pekalongan dan Palembang, serta kedalam daerah itu sendiri. “Anggaran untuk satu kali perjalanan dinas ke jakarta sekitar Rp.12 juta serta Rp.5 juta untuk ke dalam provinsi,”terangnya.

Kejogja, lanjut dia, untuk mengikuti Bimbingan Tehnik (Bimtek) yang diikuti 25 orang, 20 orang PNS dan 5 orang lainnya Non PNS. Lama mengikuti bimtek itu 5 hari, Adapun hasil yang dicapai dalam Bimtek tersebut, bisa membuat Bakvao, Ubi Catok serta lainnya. Setiap pemberangkatan dan pencairan dana selalu kita SPJ kan dan tidak ada pemotongan,”katanya.

“Dari dana Rp.1,2 milliar, yang terserap dan dicairkan hanya 96,44 persen, selebihnya tidak dicairkan,”paparnya.

Besarnya anggaran untuk perjalanan dinas itu menuai kritik dan sorotan, serta mengundang pertanyaan diberbagai dikalangan. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Peduli Pembangunan Daerah (KPPD) Musi Rawas, Fauzi Maulana, mengatakan, “Sungguh ironis, anggaran sebesar itu hanya untuk biaya perjalanan dinas saja, artinya harus ada kalkulasi yang jelas dalam penggunaan anggaran perjalanan dinas, karena anggaran perjalanan dinas sangat rentan terjadi indikasi penyimpangan dan penyelewengan, akibat kurang adanya pengawasan terhadap kegiatan non fisik.” Katanya.

Lanjutnya, “danaRp.1,2 milliar ketika dikalkulasi dan dikalikan dalam satu tahun, artinya berapa juta dana yang dikeluarkan dalam perharinya untuk perjalanan dinas saja. Sementara kita tahu setiap tahunnya selalu ada tanggal merah serta hari besar lainnya,”terangnya.

“Bisa jadi kegiatan perjalanan dinas akan cenderung terjadi mark up (pembengkakan), jumlah pegawai yang ikut berangkat, dan termasuk masalah uang honor pegawai yang diikutsertakan berangkat pada saat itu,“ujarnya.

Fauzi menyarankan, perlunya pembahasan mendalam mengenai teknis perjalanan dinas, mencakup jumlah orang yang berangkat, lamanya perjalanan dinas keluar daerah, dan dalam daerah. Serta menentukan lokasi tujuan perjalanan dinas. Dengan demikian diharapkan pelaksanaan perjalanan dinas sesuai dengan tujuan dan kebutuhan.

“Kita sebagai masyarakat, butuh transparansi keterbukaan dari dinas, dalam menggunakan uang negara. Sebab, selain mengedepankan asas transparansi, tentu setiap anggaran yang dibelanjakan memberikan asas manfaat yang sebesarnya bagi masyarakat,” katanya. (sul-WAMENS)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PDNRI Harapkan Masyarakat Turut Aktif Mengawasi Penyaluran Pupuk Subsidi

    • calendar_month Rab, 11 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    Jurnalindependen.com — Langkah Pemerintah menggandeng pihak TNI dalam penyaluran dan pengawasan pupuk subsidi mendapat apresiasi dari Ketua Perkumpulan Pemantau Dana Negara RI (PDNRI), Ahmad Rudi. “Kita yakin dan percaya pihak TNI akan lebih aktif dalam melakukan pengawasan terhadap distribusi pupuk subsidi, karena selama ini disinyalir ada oknum tertentu yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi dan kelompok. […]

  • KPK Panggil Fadh A Rafiq Tersangka Korupsi Al Quran

    • calendar_month Jum, 28 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi langsung memanggil Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Fahd El Fouz alias Fahd A Rafiq sebagai tersangka kasus dugaan korupsi pengurusan anggaran dan pengadaan Al Quran. Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Jumat, mengatakan pengadaan Al Quran itu masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan 2011 dan […]

  • Benarkah Pelantikan 186 Pejabat Mura Karena Kebutuhan Birokrasi atau Upaya Melanggengkan Kekuasaan?

    Benarkah Pelantikan 186 Pejabat Mura Karena Kebutuhan Birokrasi atau Upaya Melanggengkan Kekuasaan?

    • calendar_month Ming, 14 Apr 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 82
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Polemik pelantikan Pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemkab Musirawas pada 22 Maret 2024 memancing tanggapan tokoh publik Salah satu Pemuda Asli Musi Rawas ikut bersuara, Alam Budi Kesuma menyampaikan bahwa Pencabutan SK Bupati terhadap pelantikan 186 Pejabat MURA meninggalkan beberapa catatan yang perlu kita kupas. Publik mempertanyakan mutasi dan pelantikan 186 […]

  • Periksa Anggota DPR Harus Izin Presiden Dinilai Hambat Hukum

    • calendar_month Jum, 25 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 44
    • 0Komentar

    JAKARTA — Anggota Komisi III DPR, Masinton Pasaribu menilai putusan Mahkamah Konstitusi terkait penegak hukum jika ingin memeriksa anggota DPR harus mendapat izin dari presiden, bertentangan dengan semangat publik untuk percepatan penegakan hukum. “Ini (putusan MK) bertentangan dengan semangat publik yang menginginkan percepatan penanganan dan penegakan hukum,” katanya, Jumat (25/9). Dia mengatakan sebelumnya permintaan agar […]

  • Bupati Resmikan Jembatan Muara Megang

    • calendar_month Jum, 13 Mar 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan meresmikan jembatan Sungai Megang Desa Muara Megang, Kecamatan Megang Sakti, Jumat (13/03). Hendra Gunawan memberikan ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Dinas PU Bina Marga dan instansi terkait yang telah berperan aktif dalam pembangunan jembatan ini. Jembatan Sungai Megang Desa Muara Megang dibangun dengan panjang […]

  • Sinergikan Arah Pembangunan, Kecamatan Tuah Negeri Adakan Rakor

    Sinergikan Arah Pembangunan, Kecamatan Tuah Negeri Adakan Rakor

    • calendar_month Rab, 22 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Guna mensinergikan berbagai program baik dari Pemerintah Pusat, Provinsi, Kabupaten hingga ke Desa, Kecamatan Tuah Negeri Kabupaten Musirawas adakan Rapat Koordinasi (Rakor), Rabu (22/02/2017) di kantor Camat setempat. Post Views: 368

expand_less