Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Bisnis » Batu Akik Lavender Baturaja Dihargai Hingga 50 Juta

Batu Akik Lavender Baturaja Dihargai Hingga 50 Juta

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 12 Jan 2015
  • visibility 76

OGAN KOMERING ULU — Salah satu batu akik berkualitas yang hanya terdapat di Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan, yakni jenis lavender ternyata ada yang sampai terjual seharga Rp50 juta.

"Saat pameran yang kita gelar di Sanggar Kegiatan Baturaja (SKB) beberapa waktu lalu, ternyata batu lavender milik saya terjual seharga Rp50 juta per unit," kata Hendra, salah seorang pengrajin batu akik di Baturaja, Senin (12/1).

Hendra menjelaskan, batu lavender dengan harga selangit itu diberinya nama Mustika Air, sebab memiliki keunikan motif air yang di dalam batu bergerak persis seperti tabung air raksa. Sedangkan batu jenis serupa, namun tidak memiliki motif air telah dibeli kolektor seharga Rp15 juta.

"Memang untuk kualitas, batu akik asli Ogan Komering Ulu (OKU) yang tempatnya sekitar 200 kilometer dari Kota Palembang itu memiliki nilai jual tinggi di mata kolektor batu. Bahkan, untuk mengambil batu akik tersebut dana dibutuhkan menyewa lahan dan tukang gali tanah rata-rata Rp10 juta per meter," ungkapnya.

Oleh sebab itu kata Hendra, para pengerajin batu biasanya selalu membawa pawang atau orang yang ahli dalam mencari batu akik berkualitas dengan menggunakan naluri.

"Jika tidak, maka barang yang dicari sulit ditemukan. Ada dulu teman saya sudah berkemah selama beberapa pekan untuk mencari batu akik berkualitas jenis lavender dan biru langit atau spritus di Lengkiti. Biaya operasional dikeluarkannya saat itu sudah mencapai ratusan juta rupiah. Namun barang yang dicari tidak ketemu," kata Hendra.

Sebaliknya jika lagi beruntung, saat baru satu kali menggali tanah dengan kedalaman 6-8 meter, ternyata batu akik berkualitas diinginkan bisa ditemukan dengan ukurannya pun super jumbo.

"Untungnya lagi saat dipamerkan di Jakarta, batu tersebut meraih juara pertama dan pencinta batu akik pun bersedia membelinya dengan harga Rp100 juta. Tetapi kondisi ini sekarang sudah jarang terjadi, karena bukan seperti dulu akibat banyak orang dari luar OKU yang singgah hanya untuk mencari batu spritus dan lavender," katanya. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemkab Mura Gelar Coffee Morning dengan Jurnalis

    • calendar_month Jum, 26 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Guna mensinergikan program pembangunan dan menjalin silaturahmi dengan Insan Pers, Pemerintah Kabupaten Musi Rawas menggelar pertemuan yang dibalut dengan “coffee morning” bersama jurnalis yang dilaksanakan di Pendopoan Kabupaten Musi Rawas, mengadakan acara Coffee Morning , Jum’at (26/04/2019). Acara ngopi pagi yang digagas oleh Bagian Humas Kabupaten Musi Rawas ini dihadiri oleh puluhan […]

  • Peringatan HUT Kabupaten Mura ke-76 Berlangsung Lancar dan Meriah

    Peringatan HUT Kabupaten Mura ke-76 Berlangsung Lancar dan Meriah

    • calendar_month Sel, 30 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 52
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Sidang paripurna istimewa DPRD Musi Rawas (Mura) dengan agenda Peringatan HUT Kabupaten Mura ke-76 mengambil  tema Dengan Semangat AK 5 Persatuan dan Gotong Royong Kita Wujudkan Musi Rawas Sempurna Menuju Sumsel Maju Untuk Semua berlangsung dengan lancar dan tertib. Sidang Paripurna dipimpin Ketua DPRD Mura, Yudi Fratama dihadiri 30 anggota DPRD Mura, Selasa […]

  • Polri Diminta Perbaiki Manajemen Pengendalian Massa

    • calendar_month Kam, 14 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 74
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi III DPR RI Eva Yuliana minta Kepolisian memperbaiki manajemen pengendalian massa. Pernyataan tersebut ia ungkapkan menanggapi tindakan oknum kepolisan yang diduga melakukan kekerasan terhadap mahasiswa saat demonstrasi di depan Kantor Bupati Tangerang, Banten. Eva menyayangkan kejadian aparat membanting mahahasiswa dalam unjuk rasa tersebut. Ia mengatakan setiap pengamanan aksi massa demonstrasi […]

  • Gubernur Kunjungi Korban Penembakan di RS Sobirin

    • calendar_month Jum, 21 Apr 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan Alex Noerdin mengunjungi korban penembakan oleh oknum polisi di Rumah Sakit Dr Sobirin, Kabupaten Musirawas. Kunjungan Gubernur Sumsel untuk membesok korban itu usai menghadiri HUT ke- 74 Kabupaten Musirawas, Kamis (20/4). Gubernur saat pertemuan dengan korban menyampaikan rasa berduka cita atas kejadian tersebut, dan peristiwa ini tidak boleh terulang lagi. […]

  • Selang Satu Jam, Dua Warga Muara Lakitan Diringkus Polisi Karena Kasus Narkoba

    • calendar_month Jum, 4 Mei 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Personil Sat Narkoba Polres Musi Rawas kembali meringkus Ibu Rumah Tangga ( IRT) di Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, inisial AY (27) karena diduga menjadi pengedar narkoba. Warga Desa Sidamulya Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas ini diringkus dirumahnya Kamis (03/05) sekitar pukul 10.00 Wib. Kapolres Musi Rawas AKBP Bayu Dewantoro melalui Kasat […]

  • Heri Candra Terpilih Sebagai Ketua PWNU Sumsel

    • calendar_month Sel, 26 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com – Ustadz Heri Candra terpilih sebagai ketua Tanfidziyah untuk Pimpinan Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) dalam Konferensi Wilayah NU yang diselenggarakan di Room Smart Hotel Kota Lubuklinggau, Senin (25/12). Konferensi Wilayah NU tersebut, di ikuti tiga calon ketua Tanfidziyah, diantaranya, Heri Candra, Ki Samsudin, Faidhol Barokah, masing-masing peserta berasal dari […]

expand_less