Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Kepentingan Jalan Nasional di OKU Selatan

Kepentingan Jalan Nasional di OKU Selatan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 15 Okt 2018
  • visibility 18

PAlEMBANG – Anggota Komisi V DPR Hanna Gayatri mendorong percepatan pembangunan jalan nasional di Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan) Provisi Sumatera Selatan. Pasalnya, saat ini OKU Selatan merupakan satu-satunya wilayah di Sumsel yang tidak memiliki jalan nasional.

Pembangunan jalan nasional ini diajukan oleh Pemerintah Kabupaten OKU Selatan dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) dan dilaksanakan setiap 5 tahun sekali berdasarkan Surat Keputusan Jalan Nasional oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

“Jalan nasional ini harus secepatnya dilaksanakan dan dipulihkan sebagaimana layaknya. Karena jalan nasional itu harus ada semuanya, dari utara sampe selatan dan barat sampai timur terhubung semua dengan jalan nasional,” kata Hanna saat pertemuan antara Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi V DPR RI dengan Kepalai Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional V Palembang, Direktur Bandara, dan Bupati OKU Selatan di Sumsel, baru-baru ini.

Menurut Hanna, hingga saat ini wilayah OKU Selatan belum memiliki jalan nasional yang menghubungkan dengan Kota Palembang, Lampung, dan Bengkulu. Komisi V DPR RI pun siap menjembatani Pemkab OKU Selatan dengan Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR, guna mempercepat realisasi pembangunan jalan nasional di OKU Selatan yang direncanakan akan dibangun sekitar 300 kilometer.

“Kita sebagai Anggota Komisi V DPR, mempunyai tugas dan kewajiban untuk memdayagunakan, bagaimana caranya supaya jalan-jalan nasional utamanya khusus di dapil saya ini diperjuangkan sebaik mungkin.” harap legislator Partai Amanat Nasional (PAN) ini.

Jalan nasional yang dibangun turut menghubungkan Bandara Banding Agung yang direncanakan akan dilakukan perbaikan dan reaktivasi, dengan kota disekitar OKU Selatan yaitu Lampung, Palembang, dan Bengkulu. Bandara yang sudah terbengkalai selama puluhan tahun tersebut telah melakukan studi kelayakan oleh Kementerian Perhubungan dan berhasil mendapatkan predikat layak untuk direvitalisasi oleh pemerintah pusat.

“Sudah dipaparkan oleh Direktur Bandara bahwa hasil studi kelayakannya lebih banyak poin yang layak daripada yang tidak layak. Tetapi bukan tidak layak hanya masih ada sedikit kekurangan. Ada tiga poin mungkin, tapi selain itu semuanya layak. Dan karena ini adalah dapil saya, jadi saya harus memperjuangkan baik bandara ataupun jalan nasional sampai goal,” komitmen legislator dapil Sumatera Selatan II.

Revitalisasi Bandara Banding Agung direncanakan akan dibangun kembali di tahun 2019 menggunakan dana yang berasal dari APBN. Pemkab OKU Selatan saat ini masih dalam proses memenuhi beberapa dokumen administrasi untuk mendukung revitalisasi bandara. Komisi V DPR RI akan terus memberikan dukungan politis guna melancarkan dan mempercepat revitalisasi bandara. (nap/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Raperda APBD Sumsel TA 2020 Resmi Disahkan

    • calendar_month Kam, 23 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 19
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru bersama Wakilnya H. Mawardi Yahya hadir langsung pada Rapat Paripurna VII DPRD Provinsi Sumsel pembicaraan tingkat II dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan Badan Anggaran DPRD Provinsi Sumsel terhadap Raperda APBD Provinsi Sumsel tahun anggaran 2020 di ruang rapat Paripurna DPRD Provinsi Sumsel, Kamis (23/1/2020). […]

  • Geliat Usaha Batu Cincin di Baturaja

    • calendar_month Sab, 20 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 33
    • 0Komentar

    BATURAJA – A. Faher (41) – Salah satu pengrajin batu cincin yang  tinggal di Cemara, Kel. Kemala Raja, Kec.Baturaja Timur, membuka usaha dikediamannya sudah lebih kurang 1 tahun ini, saat disambangi wartawan, Jum’at (19/12/2014), adapun jenis usaha yang dilakukan adalah asah batu, jual batu cincin dan bermacam-macam kerangka cincin. Upah asah batu dipatok dengan harga […]

  • Harga Emas Hari ini, UBS ‘Tetap’ sedangkan Antam ‘Naik Tipis’, 3 Oktober 2021

    • calendar_month Ming, 3 Okt 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Minggu (03/10/2021), di Pegadaian, cetakan Antam naik tipis dan UBS tetap. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp486.000,- sama dari harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp911.000,- juga sama dari harga kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram  dan […]

  • Pemohon Pertegas Uji UU Pilkada

    • calendar_month Jum, 6 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Sidang perbaikan permohonan pengujian Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota (UU Pilkada) digelar Mahkamah Konstitusi (MK) pada Selasa (3/12/2019). Panel Hakim terdiri atas Hakim Konstitusi Enny Nurbaningsih (Ketua), Hakim Konstitusi Suhartoyo dan Hakim Konstitusi Saldi Isra (masing-masing sebagai Anggota). Salah seorang kuasa hukum Pemohon Perkara Nomor 75/PUU-XVII/2019, […]

  • PT Buraq Targetkan Izin Perumahan Selesai Agustus

    • calendar_month Rab, 5 Agu 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Terkait  permasalahan perumahan syariah di bawah naungan PT. Buraq, salah satu Manager Lapangan PT Buraq, Zulpikar angkat bicara tentang adanya berita beredar di Media Sosial (Medsos) dengan masalah perizinan. “Memang sebelumnya PT Buraq belum memiliki izin, tetapi saat ini sedang dalam proses pengurusan,” kata Zulpikar kepada awak media, Rabu (5/8). Dalam kepengurusan […]

  • Pemkab Mura Targetkan PAD Rp 115 Miliar

    • calendar_month Rab, 1 Feb 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 38
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Musirawas tahun 2017 sebesar Rp 115 miliar dari berbagai sektor pendapatan pajak dan retribusi daerah. Untuk itu perlu upaya maksimal agar target tersebut dapat tercapai. Hal ini disampaikan Kepala Badan Pengelolaan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, H Dian Chandera kepada wartawan di kantornya, Rabu (01/02). Post […]

expand_less