Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Bisnis » Kisah Inspiratif: Pedagang Es Teh Ini Punya Networth Rp69,7 Triliun hingga Lini Bisnisnya Merambah Sampai 90 Negara!

Kisah Inspiratif: Pedagang Es Teh Ini Punya Networth Rp69,7 Triliun hingga Lini Bisnisnya Merambah Sampai 90 Negara!

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 6 Des 2024
  • visibility 62

Jurnalindependen.com – Sebagian orang memilih bisnis jualan es teh sebagai minuman yang menjamur di kalangan masyarakat.

Tidak sedikit konglomerat yang sukses berjualan es teh hingga melegenda di Indonesia. Tapi tidak semua pedagang es teh berhasil menjual produk unggulan mereka sedari awal merintis bisnis.

Salah satu produk yang terbukti sukses mendulang keuntungan berbisnis es teh, adalah Teh Pucuk Harum.

Produk bisnis minuman yang berasal dari perusahaan yang bergerak di bidang produksi makanan dan minuman, Mayora.

Lantas, siapakah sosok di balik Teh Pucuk Harum yang terkenal di dunia bisnis jualan minuman di Indonesia? Berikut ini kisah inspiratifnya.

Teh Pucuk Bukan Satu-Satunya yang Populer

Pengusaha di balik kesuksesan Mayora menciptakan produk Teh Pucuk Harum itu bernama Jogi Hendra Atmadja.

Hendra lahir di Jakarta pada tahun 1946, berasal dari keluarga keturunan Tionghoa yang memiliki latar belakang bisnis rumahan.

Keberhasilan Hendra dalam membangun bisnis es teh dan berbagai produk makanan dan minuman itu juga menciptakan lapangan kerja bagi ribuan karyawan dan menginspirasi bagi para pengusaha muda di Indonesia.

Berdasarkan situs resminya, Teh Pucuk Harum diluncurkan pada tahun 2011 lalu. Teh Pucuk Harum bersaing dengan produk lainnya seperti Teh Botol Sosro maupun Teh Gelas.

Namun, Hendra tidak hanya berjualan produk es teh, ada juga merek-merek jajanan yang terkenal seperti Kopiko dan Biskuit Roma. Terkini, Hendra masih menjabat sebagai Komisaris Utama PT Mayora Indonesia.

Perusahaan itu juga diwariskan kepada tiga anaknya yang duduk di kursi direksi, yakni Andra Sukrendra Atmadja, Hendarta Atmadja, dan Wardhana Atmadja.

Awal Berbisnis pada Era 70-an

Kesuksesan konglomerat ini bermula saat mendirikan PT Mayora Indonesia pada 17 Februari 1977 lalu.

Hendra bersama dua rekannya, Darmawan Kurnia dan Raden Soedigdo membangun PT Mayora Indonesia di Jakarta dengan mengoperasikan pabrik pertamanya di Tangerang, Banten.

Sebelum Teh Pucuk Harum, Biskuit Roma adalah produk jagoan perusahaan yang dibangun oleh Hendra.

Pada tahun 1980, PT Mayora Indonesia meluncurkan permen kopi pertama di Indonesia, Kopiko yang langsung mencuri hati konsumen.

Kemudian, merek-merek produk makanan dan minuman yang dijual oleh perusahaan Hendra itu adalah Beng-beng, Astor, Choki-choki, hingga Torabika.

Setiap kali meluncurkan produk makanan atau minuman baru, perusahaan itu selalu menggaungkan slogan ‘Satu Lagi dari Mayora’.

Tinggalkan Profesi Dokter Demi Jualan Es Teh

Paling menarik dari kisah Hendra adalah tentang caranya membangun bisnis dari usaha biskuit rumahan hingga produk es teh.

Pendiri PT Mayora Indonesia ini merupakan konglomerat yang berlatar belakang pendidikan kedokteran.

Dalam perjalanan kariernya, Hendra cenderung memilih mengembangkan produksi biskuit skala kecil menjadi perusahaan yang memproduksi berbagai berbagai jenis makanan ringan dan minuman yang kini dikenal luas.

Keinginan Hendra untuk menghadapi dunia bisnis kini tampaknya membuahkan hasil yang positif.

Sebab, bisnis rumahan yang dijalankan Hendra kini menjadi perusahaan yang berskala internasional yang merambah hingga 90 negara.

Konglomerat dengan Networth Rp69,7 Triliun

Dilansir dari Forbes, Hendra masuk daftar 50 orang terkaya di Indonesia pada tahun 2023 lalu.

Secara lebih rinci, pendiri PT Mayora Indonesia itu menduduki peringkat ke-11 dari 50 orang terkaya di Indonesia.

Forbes mencatat kekayaan bersih (networth) yang dimiliki oleh Hendra mencapai 4,4 miliar dolar atau Rp69,7 triliun.

Dalam dunia bisnis internasional, Hendra dikenal sebagai pebisnis makanan dan minuman yang berbasis di Jakarta. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • OTT di Bengkulu, KPK Sita Uang dalam Kardus

    • calendar_month Sel, 20 Jun 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 22
    • 0Komentar

    JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan di Bengkulu, Selasa (20/6/2017). Dalam kegiatan tersebut, petugas KPK menyita uang yang dibungkus di dalam kardus. Post Views: 182

  • Holding Migas BUMN Terburu-Buru

    • calendar_month Sel, 13 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 25
    • 0Komentar

    JAKARTA Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Inas Nasrullah Zubir menyatakan kebijakan holding migas perusahaan BUMN terlalu terburu-buru hingga mengabaikan berbagai aspek sehingga berdampak pada pencaplokan PT PGN ke dalam PT Pertamina tidak menghasilkan kinerja optimal. Inas menjabarkan, diantara potensi masalah yang dianggap remeh oleh pemerintah dalam pemaksaan holding migas yakni terdapat penolakan pemegang saham […]

  • Mefta Joni Tekankan Staf Agar Displin dan Bertanggungjawab

    Mefta Joni Tekankan Staf Agar Displin dan Bertanggungjawab

    • calendar_month Rab, 18 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 20
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Sebagai Perangkat Daerah (PD) yang baru, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Musirawas mulai berbenah. PD yang baru dibentuk ini merupakan perubahan dari SKPD Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa (BPMPD). Post Views: 390

  • Bupati Mura Minta Roadshow Literasi dan Inklusi Keuangan Mampu Optimalisasi Keuangan UMKM

    Bupati Mura Minta Roadshow Literasi dan Inklusi Keuangan Mampu Optimalisasi Keuangan UMKM

    • calendar_month Rab, 21 Sep 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud bersama Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Selatan dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Musi Rawas menghadiri Roadshow Literasi dan Inklusi Keuangan Optimalisasi Akses Keuangan Kepada UMKM dan Pelajar Daerah TPAKD Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2022 di Auditorium Pemkab Musi Rawas, Rabu (21/09/2022). Bupati mengucapkan, […]

  • Wabup Mura Melepas Jamaah Umrah Khazzanah ke Tanah Suci

    Wabup Mura Melepas Jamaah Umrah Khazzanah ke Tanah Suci

    • calendar_month Sel, 5 Des 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 18
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS –  Wakil Bupati (Wabup) Musi Rawas Hj. Suwarti, menghadiri pelepasan keberangkatan Jama’ah Umroh  Khazzanah. Wabup juga mendoakan semoga para jama’ah diberikan kesehatan dan kelancaran dalam beribadah umroh di tanah suci dan kembali dengan selamat sehat walafiat. Pelepasan Jama’ah Umroh  Khazzanah tersebut bertempat di B. Srikaton Kecamatan Tugumulyo Kabupaten Musi Rawas, Selasa (5/12/2023). Wabup […]

  • Pembahasan RABPD 2019 Tergesa-gesa, Dalam Waktu 2 Hari

    • calendar_month Rab, 28 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 16
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) tahun 2019 Kabupaten Musi Rawas baru dimulai hari ini, Rabu (28/11). Sementara waktu yang tersedia untuk pengesahan APBD 2019 tersisa dua hari lagi. Berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) No 38 tahun 2018 tentang pedoman penyusunan APBD 2019, bahwa pengesahan APBD 2019 paling lambat satu […]

expand_less