Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Bupati Pantau Pelaksanaan Tes CPNS Kabupaten Musi Rawas

Bupati Pantau Pelaksanaan Tes CPNS Kabupaten Musi Rawas

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 28 Okt 2018
  • visibility 132

Musi Rawas – Tahapan penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Musi Rawas memasuki tahap Uji Kompetensi Dasar. Bertempat di Auditorium Pemerintah Kabupaten Musi Rawas, sebanyak 3017 peserta mengikuti seleksi kompetensi ini.

Dengan menggunakan pakaian hitam putih, secara teratur peserta memasuki lokasi tes yang terlebih dahulu mengisi absensi dan menunjukan kartu nomor peserta dan KTP kepada pengawas tes dari BKN Pusat. Setelah itu, dinyatakan memenuhi syarat, peserta diarahkan menuju tempat duduk yang telah disediakan laptop.

Tes kompetensi dasar dibagi atas 10 sesi dan dijadwalkan selama tiga hari, mulai Minggu (28/10/2018) yang terbagi atas 4 sesi, Senin (29/10/2018) 5 sesi dan Selasa (30/10/2018) 1 sesi. Setiap sesi diikuti oleh 300 hingga 320 peserta.

Untuk memastikan proses penerimaan CPNS ini berjalan dengan lancar, sebelum dimulainya pelaksanaan tes, Bupati Musi Rawas, H Hendra Gunawan meninjau langsung lokasi tes dan terlihat menerima penjelasan dari panitia dan melihat peralatan yang digunakan oleh peserta.

Pada kesempatan itu, Bupati kepada sejumlah awak media mengatakan pelaksanaan tes ini terpantau berjalan dengan lancar dan sesuai dengan yang diharapkan. Baik dari peralatan maupun masalah teknisnya di kelola langsung oleh BKN Pusat dan dibantu oleh BKPSDM Mura.

Bupati memastikan pelaksanaan tes dengan menggunakan sistem Computer Assisted Tes (CAT) ini dapat mencegah tindak kecurangan dalam bentuk apapun dan hasil tes dapat diketahui secara langsung.

Untuk itu, Bupati menghimbau kepada seluruh peserta untuk terus belajar, memahami sistem CAT, menjaga kesehatan dan berdoa, sehingga dapat mengisi soal dengan benar dan dapat memenuhi kriteria-kriteria kelulusan.

Diketahui, setiap peserta diwajibkan untuk memenuhi kriteria kelulusan seperti tes wawasan kebangsaan (TWK) minimal 75 point, Tes Itelengensi Umum (TIU) minimal 80 point dan Tes Keperibadian  Personality (TKP) minimal 143 poin.

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Musirawas, Rudi Irawan disela pelaksanaan seleksi kompetensi dasar CPNS di Auditorium Pemkab Musirawas, Minggu (28/10/2018) mengungkapkan untuk hari pertama pelaksanaan tes CPNS ini telah diikuti oleh sekitar 1200 peserta dari 3017 peserta yang dinyatakan lulus seleksi administrasi.

Dikatakannya, peserta tes ini telah diwajibkan hadir dilokasi 60 menit sebelum pelaksanaan tes dimulai dengan membawa Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan kartu tanda peserta tes dan menggunakan pakaian kemeja putih polos tangan panjang dan celana atau rok panjang berwarna gelap serta harus memakai sepatu.

Terkait dengan tes ini, Rudi mengingatkan kepada peserta tes agar jangan percaya kepada pihak atau oknum yang menjanjikan bisa meluluskan CPNS, jika menemukan, maka segera laporkan kepada yang berwajib.

Dirinya memastikan dengan menggunakan sistem CAT, maka hampir dapat dipastikan penerimaan CPNS tahun 2018 akan berlangsung dengan jujur dan bertanggung jawab secara kualitas dan kompetensinya. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kapolri Sebut Ada Mutasi Petinggi Polri, Buwas?

    • calendar_month Kam, 3 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA — Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti mengungkapkan tengah membahas rencana mutasi dan pergantian jabatan di jajaran Perwira Tinggi (Pati) Polri. Tetapi, Badrodin enggan menyebut secara spesifik nama-nama Pati yang akan dimutasi, termasuk kemungkinan pergantian Komisaris Jenderal Budi Waseso sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim). Badrodin menjelaskan, keputusan pergeseran dan mutasi Pati itu bukan sepenuhnya […]

  • Menkeu Tunggu DPR Terkait Dana Aspirasi

    • calendar_month Kam, 11 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 135
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro belum mau banyak berkomentar mengenai permintaan DPR terkait kenaikan dana aspirasi sebesar Rp20 miliar per anggota dewan. Bambang menyebut wacana ini baru dibahas di ruang lingkup DPR. “Kami belum membahasnya bersama DPR. Kita lihat dulu formatnya seperti apa,” kata Bambang, Kamis (10/6). Meski begitu, Bambang mengatakan dana aspirasi itu […]

  • Inilah Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Musirawas

    Inilah Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Musirawas

    • calendar_month Sab, 21 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 133
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com – Inilah Susunan Perangkat Daerah (PD) Kabupaten Musirawas berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) No. 10 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Musirawas. Susunan PD ini ditetapkan untuk melaksanakan ketentuan Pasal 3 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 18 Tahun 2016 tentang Perangkat Daerah. Susunan PD tersebut diuraikan sebagai berikut : a.  Sekretariat […]

  • Kunjungan Kerja TP PKK Provinsi Sumatera Selatan di Kabupaten Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 28 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 137
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) ke Kabupaten Musi Rawas (Mura), Selasa (27/8). Kehadiran rombongan PKK Provinsi yang di pimpin Ketua TP PKK Sumatera Selatan Hj Febrita Lustia Herman Deru, disambut langsung Ketua TP PKK Kabupaten Musi Rawas, dr Hj Noviar […]

  • Jika Lemahkan KPK, Jokowi akan Setop Pembahasan Revisi UU

    Jika Lemahkan KPK, Jokowi akan Setop Pembahasan Revisi UU

    • calendar_month Ming, 13 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 148
    • 0Komentar

    JAKARTA — Pembahasan tentang revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah berlangsung di DPR. Kepala Staf Kepresidenan Teten Masduki menyebut, Presiden Jokowi bisa saja menghentikan pembahasan tersebut dengan tidak mengeluarkan amanat presiden (Ampres) jika pada akhirnya ditemukan bahwa revisi justru melemahkan KPK. Sebab, Ampres berfungsi seperti ‘lampu hijau.’ Tanpa Ampres, mustahil bagi Dewan untuk melanjutkan […]

  • Warga Temukan Perbedaan Data BPS dan Pemkab OKU

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 205
    • 0Komentar

    BATURAJA – Seorang warga yang tidak mau disebutkan namanya menemukan perbedaan data luas kecamatan di Kabupaten OKU. Data yang dimaksud adalah data di website Pemerintah Kabupaten OKU dan data di Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten OKU. “Saya tadinya nyari referensi data luas kecamatan di kabupaten OKU, pertama cari di BPS OKU kemudian ke website Pemkab OKU, ternyata datanya beda,” […]

expand_less