Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pariwisata » Musi Rawas Wakili Indonesia dalam MATTA FAIR Kuala Lumpur

Musi Rawas Wakili Indonesia dalam MATTA FAIR Kuala Lumpur

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
  • visibility 77

KUALA LUMPUR – Nama Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan mulai membahana di tingkat dunia. Khususnya di bidang seni tari, Kabupaten Musi Rawas baru saja memberikan penampilan tarian yang sempurna. Tepatnya Musi Rawas yang dipercaya mewakili Indonesia tampil dalam ajang Malaysia Tour and Travel Association (MATTA) Fair 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat-Minggu (16-18/3) mencapai sukses luar biasa.

Ada 4 tarian ditampilkan tim Kesenian Musi Rawas diketuai Noviar Marlina Gunawan dimulai Sabtu dan Minggu (17-18/3). Salah satunya tari piring yang sempat memukau ribuan pengunjung termasuk istri Kedubes Indonesia untuk Malaysia Lesien Rusdi Kirana yang hadir pada pembukaan MATTA Fair 2018 dipusatkan di Hall Putra World Trade Centre (PWTC) Kota Kuala Lumpur, Malaysia. Penampilan tim kesenian Kabupaten Musi Rawas ini sebagai langkah awal membuka peluang untuk memperkenalkan wisata di Bumi Lan Serasan Sekantenan pada wisatawan manca negara.

“Tarian dan penampilan yang sempurna di ajang tingkat dunian di Malaysia. Penampilan tim kesenian Musi Rawas di MATTA Fair 2018 sangat tepat dalam memperkenalkan daerah ke tingkat dunia. Setelah Malaysia selanjutnya tetap intens dan tujuannya tentu negara Eropa” ungkap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Propinsi Sumsel, Irene Camelyn Sinaga kepada wartawan usai menyaksikan penampilan mendampingi Gubernur Sumsel H Alex Noerdin.

Menurutnya Musi Rawas sangat pintar dan tepat mengambil peluang untuk promosi kepada wisatawan asia khususnya Malaysia.
“Sebab originasi wisatawan mancanegara terbesar untuk Indonesia dan Sumsel ya di Malaysia,” kata Irene.

Ditambahkannya, penampilan tim kesenian Musi Rawas pada pembukaan kemarin cukup sempurna dan membanggakan. Apalagi mewakili Sumsel dan Indonesia pada event tingkat internasional.
“Kalau mengutip perkataan pak menteri, ibarat memancing di kolam, artinya sudah pasti dapat. Nah Musi Rawas ini sudah tepat dalam pemilihan lokasi promosi pariwisata di Malaysia. Tapi tidak cukup sekali ini saja,” imbuhnya.

Bupati Musi Rawas Hendra Gunawan mnyampaikan ini merupakan langkah awal bagi Musi Rawas untuk mengenalkan budaya daerah ke tingkat dunia. Makanya pembinaan, penggalian dan upaya pengembangan budaya serta seni daerah akan lebih diintensifkan. Selanjutnya upaya promosi akan kebih kencang dilakukan untuk menarik minat wisatawan termasuk juga investor untum mengembangkan aset wisata di Musi Rawas.
“Selanjutnya akan kita cari momen dan peluang-peluang untuk mempromosikan potensi-potensi daerah, sehingga dapat lebih dikenal lagi dikancah internasional dimana bukan banya regional namun inernasikmal menjadi yujuan kita misalnya setelah Asia Tenggara kita menjajaki Asia bahkan sampai Eropa,” kata Hendra Gunawan

sebagai informasi di ajang yang diikuti berbagai negara dari belahan dunia itu Tim Kesenian Mura dibawah binaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) menampilkan empat jenis tari budaya selama dua hari Sabtu-Minggu (17-18/3).

Empat tarian khas Musi Rawas yang ditampilkan di even MATTA Fair 2018 Kuala Lumpur yaitu Tari Piring, Tari Ketuk, Tari Turak dan Tari Songket Musi Rawas. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tak Sebut Ada Pemerasan, Bos Freeport: Ada Upaya Meminta Sesuatu

    • calendar_month Kam, 3 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    JAKARTA — Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Maroef Sjamsoeddin enggan mengatakan ada upaya pemerasan yang dilakukan oleh Ketua DPR Setya Novanto (SN) dan pengusaha Riza Chalid, saat ketiganya bertemu 8 Juni lalu. “Saya tidak berani mengatakan pemerasan. Tapi di situ ada upaya meminta sesuatu, yaitu saham. 11 persen untuk presiden dan sembilan untuk Wapres,” ujar […]

  • Mantan Kadis PU Sumsel Divonis Tiga Tahun Penjara

    • calendar_month Jum, 27 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    Jakarta — Mantan kepala dinas pekerjaan umum Pemerintah Provinsi Sumatra Selatan, Rizal Abdullah divonis tiga tahun penjara karena melakukan tindak pidana korupsi terkait pembangunan Wisma Atlet di Jakabaring, Palembang. Vonis itu dikeluarkan hakim di sidang putusan Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Nomor 24, Kemayoran, Jakarta Pusat, Jumat (27/11). “Terdakwa terbukti secara sah dan bersalah […]

  • Pemkab Rejang Lebong Minta Akses Pintu Tol Terdekat

    • calendar_month Sab, 6 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    REJANG LEBONG – | Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, meminta pemerintah pusat memberikan akses pintu jalan tol, yang akan dibangun, melewati wilayahnya. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Rejang Lebong Akhyar di Rejang Lebong, Sabtu, mengatakan pembangunan Jalan Tol Bengkulu-Lubuklinggau, Sumsel, yang saat ini sedangkan proses ganti untung itu nantinya akan melintasi beberapa kecamatan di Rejang Lebong. […]

  • Anggaran Kegiatan Terlalu Besar, DPPKAD Muratara Diduga Mark Up

    • calendar_month Kam, 31 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 56
    • 0Komentar

    MURATARA — Anggaran kegiatan pada Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kab. Musirawas Utara (Muratara), tahun 2014 lalu, dengan total anggaran mencapai kisaran Rp.2.439.307.000,-. Namun dari jumlah anggaran yang besar tersebut diduga ada korupsi dengan modus mark-up harga. Seperti kegiatan bimbingan teknis pegawai senilai Rp. 300.000.000,-, Kegiatan pemeliharaan rutin/berkala kendaraan dan operasional dinas dengan […]

  • Dewan Desak Pemerintah Segera Investigasi Tragedi Pemilu 2019

    • calendar_month Sel, 14 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    WAKIL Ketua DPR RI Fadli Zon menerima audiensi Ikatan Keluarga Besar UI (IKB UI). Dalam pertemuan tersebut IKB UI mengadukan berbagai macam tragedi yang terjadi pada Pemilu 2019, diantaranya kasus meninggalnya ratusan petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan indikasi kecurangan. Terkait aduan tersebut Fadli mendesak agar pemerintah segera melakukan investigasi atas tragedi Pemilu 2019. […]

  • Benarkah BPN Lubuklinggau Keluarkan Sertifikat Ganda?

    • calendar_month Sel, 29 Agu 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 54
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Lubuklinggau diduga mengeluarkan sertifikat ganda. Tepatnya sertifikat dengan No. 79 Tahun 2008, kembali dikeluarkan tahun 2013. Post Views: 426

expand_less