Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Soal Nama Pejabat Pelanggan ‘Artis’, PP Muhammadiyah : Pengadilan Membukanya

Soal Nama Pejabat Pelanggan ‘Artis’, PP Muhammadiyah : Pengadilan Membukanya

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 16 Mei 2015
  • visibility 206

JAKARTA — Pengurus Pusat Muhammadiyah menyayangkan sikap kepolisian yang enggan mengungkap nama tokoh besar di balik protitusi. Meski begitu, masih ada jalan bagi RA tersangka mucikari prostitusi untuk mengungkap nama tersebut di dalam persidangan.

“Masih ada jalan membukanya yaitu melalui sidang pengadilan,”kata Ketua PP Muhammadiyah, Yunahar Ilyas, Sabtu (16/5). Yunahar menjelaskan, seharusnya polisi mengungkap seluruh tokoh yang terlibat. Sehingga, tidak hanya pelaku perempuan tetapi nama pelaku lelaki yang diharapkan dapat di ungkap secara terbuka ke ranah publik.

tentunya, kata Yunahar, masyarakat menginginkan agar aparat mengungkap 200 orang yang mengarah pada tokoh publik. Kendati sulit dibuktikan tetapi pengungkapan itu sebagai efek jera agar kejadian serupa tidak terulang.  “Itu kalau RA (Robby Abbas) berani membukanya di dalam sidang. Tapi saya yakin dia akan tutup mulut,” ucap dia

Yunahar menilai, pengungkapan nama pelanggan bisa menjadi salah satu hukuman sosial yang harus diterima. Sebab, indikasi nama-nama pelanggan telah mengarah pada tokoh publik. “Siapa tau di dalamnya  ada tokoh besar. ini untuk efek jera buatnya,”katanya.

Sebelumnya, Din Syamsudin selaku Ketua Umum PP Muhamadiyah, menjelaskan bahwa ulama  telah membahas langkah terhadap situasi darurat prostitusi dengan Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di kantor MUI.

Para ulama berpandangan Polri harus terus menguak berbagai bentuk kemungkaran. Sebab hal itu, demi khalayak umum terutama  bagi umat islam yang dapat menghalangi nilai dakwah.

Dalam pertemuan itu, kata Din, Kapolri berjanji akan meninjau kembali pelaku dalam lingkaran prostitusi. Sebab,  selama ini hukum hanya menjerat pelaku mucikari  tidak dengan penggunanya. “Sudah waktunya negara mengatur  tindakan itu dalam KUHP kita,”ujar Ketua MUI tersebut.

Meski sikap Muhammadiyah mendukung pengungkapan dan proses hukum, namun pihak kepolisian melaui komisioner Kompolnas Eddy Hasibuan, mengatakan, kepolisian memiliki kewenangan. Hanya saja, pembeberan nama tersebut seharusnya lebih dulu meminta izin ke si pelanggannya. “Apakah mau disiarkan ke publik atau tidak,” ujar dia. (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Selang Sehari Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosa di Kebun Sawit Lonsum

    Selang Sehari Polisi Tangkap Pelaku Pemerkosa di Kebun Sawit Lonsum

    • calendar_month Jum, 3 Okt 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – Selang sehari pelaku pemerkosa Bunga (40) nama disamarkan, ditangkap polisi di areal pabrik kelapa sawit PT. Lonsum, Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas, Sumatera Selatan. Kapolres Musi Rawas, AKBP Chaidir membenarkan penangkapan ini saat dikonfirmasi Jurnalindependen.com tadi malam, Jum’at (03/10/2014). “Personel Polpos Marga Baru telah berhasil melakukan penangkapan terhadap sdr. Joni, umur (19) warga Kel. Karang Dapo Kec. […]

  • Awasi PNS Terlibat Pilkada, Pemerintah Bentuk Satgas Netralitas ASN

    • calendar_month Jum, 11 Sep 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 147
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenpanRB) Yuddy Chrisnandi telah mengeluarkan Surat MenpanRB nomor B/2355/M.PANRB/07/2015 tentang Netralitas ASN dan Larangan Penggunaan Aset Pemerintah dalam Pemilihan Kepala Daerah Serentak. Oleh karena itu, pemerintah pun membentuk Satuan Tugas (Satgas) yang akan mengawal netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN). “Dalam jangka waktu dekat ini bisa terlaksana […]

  • Sekwan : Februari, Gedung DPRD Mura Siap di Tempati

    • calendar_month Sel, 31 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 142
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Musi Rawas (Mura) yang berlokasi di kompleks Perkantoran Agropolitan Center (AC) Kecamatan Muara Beliti, dipastikan pada awal Februari siap ditempati. Hal itu  diungkapkan Sekretaris Dewan  (Sekwan)  Amir Hamzah, HK didampingi Kepala Bagian (Kabag) Persidangan Amri Aziz, Selasa (31/1). Post Views: 265

  • Ini Pesan Presiden ke Anak Penyintas Kanker

    • calendar_month Jum, 6 Apr 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 140
    • 0Komentar

    EKSPRESI wajah ceria tampak dari puluhan anak yang duduk dan berkumpul di halaman belakang Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. Di hadapan mereka, Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo tampak berlesehan membaur dengan keceriaan anak-anak itu. Jumat pagi, 6 April 2018, puluhan anak yang bernaung di bawah Yayasan Kanker Anak Indonesia bertemu dengan […]

  • Virgoun dan NDX A.K.A Meriahkan Malam Puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157

    Virgoun dan NDX A.K.A Meriahkan Malam Puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157

    • calendar_month Sen, 18 Mei 2026
    • account_circle investigasi
    • visibility 526
    • 0Komentar

    LAHAT – Malam puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke-157 Perayaan XXVIII tahun 2026. Bupati Lahat, Bursah Zarnubi didampingi Wakil Bupati Lahat,Widia Ningsih.SH.MH secara resmi menutup festival pasar kuliner dan UMKM umum. Minggu (17/05/2026) malam, bertempat di Lapangan Seganti Setungguan (Ex.MTQ) Lahat. Malam puncak Hari Jadi Kabupaten Lahat ke157 tahun 2026 ini dihibur oleh Artis Ibu […]

  • KPK langgar kesepahaman dengan Polri- Kejaksaan, Benarkah?

    • calendar_month Sel, 5 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 146
    • 0Komentar

    JAKARTA – Panitia Khusus Hak Angket DPR terkait Tugas dan Kewenangan KPK menduga KPK sering melanggar nota kesepahaman yang dibuat bersama Kepolisian dan Kejaksaan Agung, kata Ketua Pansus Agun Gunandjar Sudarsa. Post Views: 462

expand_less