Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Belum Ideal

Jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Belum Ideal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
  • visibility 136

ANGGOTA Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan menilai kondisi jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan saat ini masih belum ideal dan masih sangat kurang. Ia juga menyoal kebijakan pemerintah yang saat itu mengganti Institut Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) menjadi universitas negeri. Padahal IKIP itu sudah jelas, pabrik guru yang sangat bisa diandalkan.

“IKIP kenapa dihapus kabeh, jadi Universitas Negeri Medan, jadi Universitas Negeri Malang, jadi Universitas Negeri Jakarta. Bandung tadinya juga akan jadi Universitas Negeri Bandung. Kami waktu itu sebagai dewan penyantun, menolak keras. Bandung harus tetap jadi Universitas Pendidikan Indonesia. Hanya itu satu-satunya yang selamat,” tegasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (08/1/2019).

Legislator yang akrab disapa Ceu Popong itu menambahkan, sejak berubah menjadi universitas negeri, calon guru hanya ada pada satu fakultas saja, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sangat jauh berbeda dengan IKIP, dimana dapat dipastikan seluruh program studi disediakan untuk calon guru.

“Bayangkan, akibatnya sekarang kita kekurangan tenaga pendidik. Hal ini tidak bisa dibiarkan. Kalau situasi dan kondisi terus seperti ini, dan kita tidak cepat-cepat mengambil langkah yang tepat, silakan jawab sendiri. Murid makin banyak dan gurunya tidak cukup,” ujar legislator Partai Golkar itu.

Oleh karena itu, menurut Ceu Popong, Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu membentuk Panitia Kerja (Panja) Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang nantinya output dari panja ini akan diberikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan dan rekomendasi dalam memperbaiki kualitas pendidik dan tenaga pendidik di Indonesia.

“Sedapat mungkin harus selesai sebelum masa sidang kita ini habis. Karena kalau tidak selesai, kasihan atuh nanti 1 Oktober yang akan dilantik, ujug-ujug terus harus ketempuhan. Jadi kita mengambil keputusan tadi, diusahakan untuk selesai sebelum habis masa sidang,” pungkas legislator dapil Jawa Barat I itu. (es/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • SE Kapolri Mengenai Ujaran Kebencian Picu Kemarahan Netizen

    • calendar_month Kam, 5 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    JAKARTA — Surat Edaran (SE) Kapolri Nomor SE/06/X/2015 tentang ujaran kebencian atau hate speech mendapat reaksi beragam dari masyarakat di dunia maya atau biasa disebut netizen. Indonesia Indicator (I2), sebuah lembaga di bidang intelijen media, analisis data, dan kajian strategis dengan menggunakan software AI (Artificial Intelligence), di Jakarta, Kamis (5/11), mencatat, dalam waktu dua minggu […]

  • Seputar Mitos Tentang Blood Moon bagi Suku Indian

    • calendar_month Sab, 4 Apr 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 163
    • 0Komentar

    JAKARTA — Gerhana bulan total akan terjadi hari ini, Sabtu (4/4) pukul 18.57.54 Wib. Namun, kali ini ada yang berbeda. Fase total pada gerhana akan bewarna merah darah atau Blood Moon. Tapi, ada beberapa mitos unik di balik fenomena Blood Moon bagi suku Indian. Bermula pada fenomena gerhana yang sama pada 29 Februari 1504. Christopher […]

  • Persiapan Restruktur Organisasi PKK Lubuklinggau

    • calendar_month Sen, 24 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 88
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Untuk pertama kalinya PKK melaksanakan pertemuan usai dilantiknya Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj Yetti Oktarina Prana dan Wakil Ketua TP PKK, Hj Sri Haryati Sulaiman secara resmi oleh Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Selatan, Hj Eliza Alex pada 18 september 2018 lalu. Ketua TP PKK Kota Lubuklinggau, Hj. Yetti Oktarina dalam sambutannya […]

  • Harga Emas Hari ini, Antam & UBS ‘Naik’, Kamis 16 September 2021

    • calendar_month Kam, 16 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 167
    • 0Komentar

    HARGA Emas Batangan 24 Karat hari ini, Kamis (16/09/2021), di Pegadaian, cetakan Antam maupun UBS ‘Turun”. Data dari laman resmi pegadaian, emas cetakan UBS ukuran terkecil 0,5 gram dijual Rp489.000,- naik Rp5.000,- dari harga kemarin dan ukuran 1 gram dijual Rp925.000,- naik Rp8.000,- dari harga kemarin. Untuk emas Antam ukuran terkecil 0,5 gram dan 1 […]

  • Saatnya Transformasi Digital, Pemkab Musi Rawas Kerjasama Dengan BSSN

    Saatnya Transformasi Digital, Pemkab Musi Rawas Kerjasama Dengan BSSN

    • calendar_month Rab, 24 Agu 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 156
    • 0Komentar

    DEPOK – | Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas melakukan kerjasama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dalam Penerapan Transpormasi Digital dan Perlindungan Keamanan Data. Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud yang diwakili Assisten Pemeritahan dan Kesra, Ali Sadikin menandatangani kerjasama dengan BSSN tersebut yang akan diterapkan di lingkungan Pemkab Musi Rawas. Plt. Sekretaris Utama […]

  • Study Wawasan FKUB Musi Rawas ke Manado

    • calendar_month Jum, 3 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 117
    • 0Komentar

    MANADO – Untuk meningkatkan toleransi kerukunan umat beragama, Forum Komunikasi Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumsel melakukan Study Wawasan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Manado, Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (01/08). Kunjungan ini disambut oleh Walikota Manado, GS. Vicky Lementut. Kaban Kesbangpol Hanny D. Solang dan Anggota FKUB Manado di Kantor Walikota. Walikota Manado mengucapkan […]

expand_less