Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Pendidikan » Jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Belum Ideal

Jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Belum Ideal

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 8 Jan 2019
  • visibility 118

ANGGOTA Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan menilai kondisi jumlah Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan saat ini masih belum ideal dan masih sangat kurang. Ia juga menyoal kebijakan pemerintah yang saat itu mengganti Institut Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) menjadi universitas negeri. Padahal IKIP itu sudah jelas, pabrik guru yang sangat bisa diandalkan.

“IKIP kenapa dihapus kabeh, jadi Universitas Negeri Medan, jadi Universitas Negeri Malang, jadi Universitas Negeri Jakarta. Bandung tadinya juga akan jadi Universitas Negeri Bandung. Kami waktu itu sebagai dewan penyantun, menolak keras. Bandung harus tetap jadi Universitas Pendidikan Indonesia. Hanya itu satu-satunya yang selamat,” tegasnya di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (08/1/2019).

Legislator yang akrab disapa Ceu Popong itu menambahkan, sejak berubah menjadi universitas negeri, calon guru hanya ada pada satu fakultas saja, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sangat jauh berbeda dengan IKIP, dimana dapat dipastikan seluruh program studi disediakan untuk calon guru.

“Bayangkan, akibatnya sekarang kita kekurangan tenaga pendidik. Hal ini tidak bisa dibiarkan. Kalau situasi dan kondisi terus seperti ini, dan kita tidak cepat-cepat mengambil langkah yang tepat, silakan jawab sendiri. Murid makin banyak dan gurunya tidak cukup,” ujar legislator Partai Golkar itu.

Oleh karena itu, menurut Ceu Popong, Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu membentuk Panitia Kerja (Panja) Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang nantinya output dari panja ini akan diberikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan dan rekomendasi dalam memperbaiki kualitas pendidik dan tenaga pendidik di Indonesia.

“Sedapat mungkin harus selesai sebelum masa sidang kita ini habis. Karena kalau tidak selesai, kasihan atuh nanti 1 Oktober yang akan dilantik, ujug-ujug terus harus ketempuhan. Jadi kita mengambil keputusan tadi, diusahakan untuk selesai sebelum habis masa sidang,” pungkas legislator dapil Jawa Barat I itu. (es/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Laporan PT CLBB Nyangkut, Dewan dan Plt Sekda Mura Tidak Tahu

    • calendar_month Kam, 29 Nov 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 131
    • 0Komentar

    MusiRawas – Ketua DPRD dan Plt Sekda Musi Rawas belum menerima isi laporan yang disampaikan PT CLBB terkait pengaduan terhadap oknum pegawai DPM PTSP ke APH. Pelaporan PT CLBB akibat penyegelan bagunan perusahaan PT CLBB Desa semangus lama pada 6/11 2018 lalu dan pelayanan yang dilakukan DPM PTSP dalam kepengurusan IMB. Kamis (15/11/2018). Perlakukan penyegelan yang […]

  • Saksi Menilai MA Bertanggung Jawab Atas Kekisruhan Organisasi Advokat

    • calendar_month Sab, 12 Jan 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 95
    • 0Komentar

    SURAT Keputusan Mahkamah Agung (MA) Nomor 73/KMA/HK.01/IX/2015 berakibat pada menjamurnya organisasi advokat yang baru tanpa terkendali. Oleh karena itu, Mahkamah Agung harus bertanggung jawab atas kekisruhan organisasi advokat saat ini. Keterangan ini disampaikan Djamhur selaku saksi yang dihadirkan KAI Tjoetjoe Sandjaja (Pihak Terkait) dalam sidang lanjutan uji Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat (UU […]

  • Pertemuan IMF & WB di Bali Tidak Penting Bagi Indonesia

    • calendar_month Sab, 29 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 104
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon mengkritik keras rencana pertemuan International Monetary Fund (IMF) dan World Bank (WB) di Nusa Dua, Bali pada 12-14 Oktober 2018 mendatang. Pertemuan tersebut dipandangnya tidak penting bagi Indonesia yang memfasilitasinya sebagai tuan rumah, karena sangat tidak menguntungkan. “Pembangunan model IMF dan WB adalah kapitalisme, model yang saya kira selalu merugikan kepentingan […]

  • Pembebasan Lahan Lintasan Sepeda Gunung di Bukit Sulap, Terealisasi?

    • calendar_month Sel, 22 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    Lubuklinggau, jurnalindependen.com — Keterangan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Lubuklinggau, Sumsel, HM Hidayat Zaini beberapa waktu lalu mengenai pembebasan lahan untuk lintasan olah raga Sepeda Gunung di kelurahan Joyoboyo, seolah bertentangan dengan informasi yang dihimpun tim Jurnalindependen.com. Selasa (22/12/2015) Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat Cinta Indonesia (LSM – CI) melalui Sekretarisnya, Fauzi mengatakan bahwa kegiatan […]

  • Pembangunan Lantai Dua Gedung MC Baru Dikerjakan

    • calendar_month Rab, 21 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) mendirikan fasilitas gedung media center (MC) terkesan lamban. Dimana, sebelumnya memutuskan gedung dibangun dengan bertahap. Akan tetapi, diakhir Agustus 2019 ini penambahan fasilitas gedung lantai II barulah dikerjakan. Menanggapi hal tersebut, Plt Diskominfotik, Kabupaten Mura, M Rozak melalui Kabid Infrastruktur TIK, Yudhi Chahyadi mengklaim […]

  • Masa Pandemi Tidak Menghambat Korpri Layani Masyarakat

    • calendar_month Sen, 21 Des 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Wakil Walikota Lubuklinggau, H Sulaiman Kohar mengatakan dalam suasana sulit pandemi COVID-19, kiranya situasi ini tidak menjadi penghambat melainkan kesempatan dan ajang bagi insan Korpri untuk memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat. “Saya mengucapkan selamat kepada para ASN yang memperingati Hari Korpri. Semoga ASN selalu menjadi lebih kuat, lebih berharga, lebih berguna, lebih […]

expand_less