Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Publikasikan 50 Penyebar Paham Radikal, BIN Dikritik

Publikasikan 50 Penyebar Paham Radikal, BIN Dikritik

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 21 Nov 2018
  • visibility 128

WAKIL Ketua DPR RI Fahri Hamzah meminta Badan Intelijen Negara (BIN) tidak melakukan pekerjaan publik seperti kegiatan melarang atau melakukan sesuatu.

Sebagai lembaga intelijen, BIN seharusnya menyampaikan informasi kepada satu orang, yakni Presiden. Hal itu terkait keterangan BIN yang menyebut ada 50 penceramah diduga menyebarkan paham radikal di 41 masjid.

“BIN itu kan single user, yang hanya bisa memberikan informasi kepada Presiden, bukan mengumbarnya ke publik,” tegas Fahri usai memimpin Rapat Paripurna Pembukaan Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018-2019 di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (21/11).

Informasi intelijen, ujar legislator dapil Nusa Tenggara Barat (NTB) itu, seharusnya dibisikkan ke telinga Presiden. Bilapun informasi penting dan harus diumumkan, maka pihak terkait lainlah yang melakukannya, seperti Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham), kalau itu terkait dengan organisasi atau lain-lain.

“Sebab, hal itu membuat reputasi BIN sebagai lembaga intelijen turun. Jadi, BIN harus dijaga sebagai indra negara melalui Presiden dalam rangka menjaga dan melindungi segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia,” ujar Pimpinan DPR RI Koordinator Bidang Kesejahateraan Rakyat (Korkesra) itu.

Sebelumnya, juru bicara Kepala BIN Wawan Hari Purwanto mengungkapkan adanya 50-an penceramah yang menyebarkan paham radikal di 41 masjid. Bahkan pihaknya sudah melakukan pendekatan dengan berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dan Dewan Masjid Indonesia (DMI), terhadap para penceramah tersebut.

Menurut Wawan ada tiga kategori radikal, yakni rendah, sedang, dan tinggi. “Kalau yang rendah, masih dalam kategori yang masih ditolerir nilainya. Kalau sedang sudah mulai mengarah ke kuning, kuning itu perlu disikapi lebih. Tapi yang merah artinya sudah parahlah, ini perlu lebih tajam lagi untuk bagaimana menetralisir keadaan,” jelas Wawan.

Ia menerangkan kategori tinggi atau merah itu sudah mendorong ke arah gerakan seperti simpati ke ISIS dan Marawi, serta membawa aroma konflik di Timur Tengah ke Indonesia. “Jadi mereka yang kategori ‘Merah’ mengutip ayat-ayat perang, misalnya. Sehingga menimbulkan pengaruh ke emosi, sikap, tingkah laku, opini, dan motivasi publik,” paparnya. (rnm/sf–DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Azandri : Gusur Lahan Peti Kemas

    • calendar_month Rab, 29 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 87
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ketua DPRD Kabupaten Musi Rawas (Mura), Azandri mengatakan mengenai sengketa lahan peti kemas, minta Pemerintah Kabupaten Mura segera gusur lahan yang dikuasai PT Agro Kati Lama (AKL). “Segera gusur lahan tersebut, karena itu sudah jelas milik Pemkab Mura. Tidak perlu adanya peta wilayah tersebut, yang mana milik Pemkab Mura gusur,” ungkap […]

  • Info Harga Karet Hari Ini

    • calendar_month Rab, 15 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 94
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Informasi harga karet berdasarkan persentase Kondisi Karet Kering (KKK) dari sumber Singapore Commodity (Sicom). Berikut disampaikan data terupdate informasi harga karet di Sumsel per tgl 15 Januari 2020 yang berhasil dihimpun oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) melalui Dinas Perdagangan Prov Sumsel bekerjasama dengan Gapkindo Sumsel. Harga indikasi untuk Kondisi Karet Kering […]

  • Patroli Karhutla Pantau Asap Seputaran JSC

    • calendar_month Rab, 15 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 103
    • 0Komentar

    Palembang – Palembang yang menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan Asian Games XVIII mulai 18 Agustus 2018 termasuk kota yang rentan terdampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Karena itulah, pencegahan Karhutla terus dilakukan. Dalam rangka memastikan Palembang bebas asap terutama lokasi dilaksanakan perhelatan Asian Games yaitu Jakabaring Sport City,  Satgas Posko Karhutla lakukan Patroli Udara secara Intensive […]

  • Puting Beliung Hantam Satu Rumah di Karya Bakti

    • calendar_month Sen, 19 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.co.id – Akibat serangan Angin Puting Beliung di Kecamatan Lubuklinggau Timur 1, sebuah rumah mengalami kerusakan, Ahad (18/03) pukul 17.00 WIB. Ditaksir kerugian harta benda dari rumah yang rusak di jalan Karya Bakti RT. 7 Kelirahan Karya Bakti tersebut kisaran Rp 10 juta. Serangan Puting Beliung tersebut tidak memakan korban jiwa. Pemilik rumah Mursiyem […]

  • OP Bulog Bantu Warga Palembang

    • calendar_month Sab, 16 Des 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Warga Palembang merasa sangat terbantu dengan adanya operasi pasar beras yang dilakukan Perum Bulog Divre Sumatera Selatan dan Bangka Belitung di sejumlah pasar, karena harganya jauh lebih murah. Salah seorang warga, Sri di Palembang, Sabtu mengatakan, kalau harga berasnya lebih murah bila dibandingkan dengan yang dijual di pasaran. Menurut dia, harga beras hanya […]

  • Miliki Senpira, Warga Lubuk Ngin Ditangkap

    • calendar_month Kam, 5 Sep 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 175
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – | Petugas piket spk Polsek Lubuklinggau Utara, mengamankan Arpan (50) pria diduga Preman pasar kedapatan miliki sepucuk senjata api rakitan (Senpira), beserta sebilah pisau cap garpu. Pria belakangan diketahui warga pendatang, asal Desa Lubuk Ngin Kecamatan STL Ulu terawas Kabupaten Musi Rawas (Mura) ditangkap ketika dirinya tengah berada di keramaian Pasar tradisional Satelit […]

expand_less