Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Desa » Polisi Himbau Masyarakat YKB Jangan Jadikan Masjid Ajang Politik

Polisi Himbau Masyarakat YKB Jangan Jadikan Masjid Ajang Politik

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 15 Mar 2019
  • visibility 123

MUSI RAWAS – Untuk tetap menjaga persatuan kesatuan masyarakat dalam hal pelaksanaan ibadah di masjid terhadap berbagai pandangan dan perbedaan pilihan politik, Polres Musi Rawas memberikan arahan dan himbauan kepada masyarakat di wilayah hukum Kabupaten Musi Rawas.

Demikian juga untuk masyarakat Desa Yudha Karya Bhakti, Kecamatan Sukakarya. Kapolres Musi Rawas, AKBP Suhendro melalui Kapospol Sukakarya Bripka Budiono, usai sholat Jum’at di masjid Desa Yudha Karya Bhakti (15/03), menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas dan himbauan agar jangan menjadikan masjid sebagai ajang politik menjelang Pemilu 17 April 2019.

“Kami menghimbau kepada masyarakat jangan menjadikan masjid sebagai ajang politik praktis. Hal ini dapat memecah belah umat dalam melaksanakan ibadah dimasjid.

Mari kita kembalikan fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan meningkatkan taqwa kepada Allah SWT. Jangan sampai di nodai oleh kepentingan politik praktis,” ungkap Budiono.

Kapolpos Budiono mewanti-wanti jangan sampai masjid jadi ajang politik praktis, sehingga para kandidat menggelontorkan anggaran bantuan untuk masjid dengan mengharapkan dukungan masyarakat.

Namun ketika harapan dan dukungan tidak memuaskan atau tidak tercapai target malah menarik kembali bantuan masjid yang terkadang sudah terpakai untuk pembangunan.

Selain itu, menjadikan umat tidak khusyu’ beribadah karena sudah dirasuki politik praktis di masjid. Umat dalam beribadah akan terpecah karena perbedaan dukungan dan akan rawan terjadi konflik di rumah Allah.

Di akhir himbauan, Kapolpos menawarkan komitmen kepada masyarakat dan jamaah masjid Yudha Karya Bhakti untuk menolak politik di masjid. Masyarakat setuju dan kompak menolak politik di masjid dan di abadikan dalam momen video.

Sementara Kades Yudha Karya Bhakti, Muharor sepakat menolak politik di masjid, bahkan jamaah menolak segala bentuk bantuan dari para kandidat maupun caleg.

“Sebelumnya kami sudah komitmen menolak kepentingan politik di masjid ini, bahkan menolak berbagai bantuan ke masjid untuk kepentingan politik,” ungkap Kades. (*)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Putusan MK Tentang Mantan Napi Korupsi, Buka Peluang Money Politic di Pilkada

    • calendar_month Jum, 31 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    JAKARTA — Mantan narapidana kasus korupsi yang mengajukan diri ikut dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) tidak lepas dari putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menganulir batasan waktunya. Putusan ini dinilai membuka peluang besar terjadinya money politic dalam Pilkada serentak tahun ini. Pengamat politik dari Komite Pemilih Indonesia (TEPI) Jeirry Sumampow mengatakan aturan baru yang dikeluarkan MK […]

  • Tingkatkan Kepahaman Urus Jenazah, Bulletin Darussalam Menggelar Pelatihan

    • calendar_month Sel, 17 Des 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 97
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Guna meningkatkan pemahaman dan praktek mengurus mayat, Bulletin Darussalam menggelar Pelatihan Pengurusan Jenazah Tingkat Kecamatan Muara Beliti, Selasa (17/12). Bupati Musi Rawas (Mura), H Hendra Gunawan yang di wakili Kasubbag Kesra Setda, Rusdi membuka secara resmi acara yang bertema “Tertib Ibadah Pengurusan Jenazah” di aula Kantor Camat Muara Beliti. Dalam sambutannya, […]

  • Musi Rawas Wakili Indonesia dalam MATTA FAIR Kuala Lumpur

    • calendar_month Ming, 18 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    KUALA LUMPUR – Nama Kabupaten Musi Rawas Provinsi Sumatera Selatan mulai membahana di tingkat dunia. Khususnya di bidang seni tari, Kabupaten Musi Rawas baru saja memberikan penampilan tarian yang sempurna. Tepatnya Musi Rawas yang dipercaya mewakili Indonesia tampil dalam ajang Malaysia Tour and Travel Association (MATTA) Fair 2018 di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat-Minggu (16-18/3) mencapai […]

  • Asyik Main Gaple, Ristanto : Kurang Volume 21 Paket Sudah dibayar ke Kas Daerah

    • calendar_month Ming, 21 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 111
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS — Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga Kabupaten Musirawas, Propinsi Sumatera Selatan  (Sumsel) pada tahun 2013 lalu telah menganggarkan belanja  modal  sebesarRp 438,825,280,480,00 Namun, dari jumlah dana tersebut, telah terealisasi sebesarRp 377.176.364.642,00 atau 85,95%. Hal ini berdasarkan informasi yang diterima atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK)Perwakilan Propinsi Sumatera Selatan No. 23.c/LHP/XVIII.PLG/05/2014, tanggal 26 Mei 2014 mengatakan, yakni ada 21 paket pekerjaan di Dinas PU Bina Marga tahun 2013 lalu diduga bermasalah. Pasalnya, dari hasil pemeriksaan dokumen dan pengujian fisik secara uji petik yang dilaksanakan oleh BPK, terkait 21 paket kegiatan, terdapat kekurangan volume pekerjaan. Seluruhnya bernilai Rp 524.834.474,22. Di antaranya proyek peningkatan jalan poros Margatani-Ngestiboga […]

  • Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    Stories of Resilience: Failed Gadgets That Paved the Way for Future Successes

    • calendar_month Kam, 15 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 462
    • 0Komentar

    As the timeline of technology perpetually accelerates, 2023 emerges as a testament to human creativity and ingenuity. The realm of gadgets is no longer restricted to mere utility; it’s about amplifying human potential and redefining boundaries. With each passing day, these handheld marvels become an even more integrated part of our daily lives, intertwining with […]

  • Megawati Menghendaki Partai Politik Bisa Pecat Kepala Daerah

    • calendar_month Sel, 21 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 112
    • 0Komentar

    DEPOK — Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri menghendaki, agar partai politik punya hak untuk melakukan pergantian antar waktu (PAW) bagi kepala daerah. Hak tersebut dikatakan olehnya diperlukan jika kepala daerah, sudah tak lagi menjalankan ideologi kepartaian ataupun terjerat hukum. Mantan Presiden ke-5 RI itu mengatakan, semua eksekutif adalah petugas partai politik. Dari presiden […]

expand_less