Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Hukum » Polda Sumsel Temukan 39,3 ton Dugaan Pengoplosan Raskin

Polda Sumsel Temukan 39,3 ton Dugaan Pengoplosan Raskin

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sel, 25 Jul 2017
  • visibility 136

PALEMBANG – Tim satgas Pangan Polda sumsel menemukan dugaan pengoplosan beras keluarga miskin yang tidak sesuai mutu dengan beras pengadaan sebanyak 39,3 ton di gudang GBB Manggul Kabupaten Lahat.

“Temuan ini berawal dari laporan dan keluhan masyarakat yang mendapati adanya beras tak layak konsumsi dari Bulog setempat,” ungkap Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto di Mapolda Sumsel, Selasa.

———————————————————————————————————

“Jual Domain Web : ApaKabar.xyz  –  BandaraSilampari.com  –  Baturaja.xyz  –    BukitSulap.com  –  CVPerintis.com  –   EmpatLawang.com  –  KSPLestari.com  –  MediaMusiRawas.com  –  MusirawasEkspres.com  –  OKELinggau.com  –    OKUEkspres.com  –   OKUSelatan.com   #HargaNego : 082372227444″

———————————————————————————————————

Dijelaskannya, laporan warga menyebutkan dari Perum Bulog Subdivre Lahat ada sebanyak 1.089 ton beras afkiran atau tidak layak konsumsi yang merupakan pengadaan 2016, sehingga dilakukan penggerebekan oleh tim satgas.

“Beras ini disebut tak layak konsumsi karena selain sudah berwarna kuning, juga pecah-pecah dan berbau apek yang menyengat,” kata Kapolda.

Dijelaskannya, hasil penyidikan tim satgas Pangan Polda Sumsel menyebutkan adanya kegiatan oknum Bulog yang melakukan mengoplos beras keluarga miskin (raskin) Bulog kemasan karung 50 kg Ad-Dn 2017 Divre SumselBabel kualitas baik dengan beras kemasan 15 kg pengadaan 2016 mutu rendah menjadi kemasan 15 kg mutu tak layak akan distribusikan kepada masyarakat.

Menurut dia, dari oplosan itu sebanyak 39,3 ton belum sempat diedarkan dan tertahan di gudang, inilah yang diamankan dan gudangnya dipasang garis polisi,” katanya.

Sementara, dari 1.089 ton beras kondisi buruk itu, sekitar kurang lebih 200 ton saudah diedarkan di enam kabupaten dan kota di Sumsel yakni Lahat, Muara Enim, Pali, Empat Lawang, Pagaralam dan Prabumulih.

Menurut Kapolda, berdasar pemeriksaan tim beras yang dioplos tersebut dijual ke pasaran dengan harga Rp7.200 per kg.

Polda Sumsel saat ini memeriksa tiga orang yang terkait dalam kasus ini yaitu Kepala Bulog Sub Divre Lahat AM, penanggung jawab pengoplosan berinsial HD, dan kepala gudang inisial FB. (ant)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Abai Dengan Reklamasi Tambang, Perusahaan Kena Sanksi

    • calendar_month Rab, 24 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 200
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Pemerintah akan menerapkan penegakan hukum kepada perusahaan yang tidak melakukan rehabilitasi terhadap lubang bekas galian tambang sehingga menyebabkan bencana alam dan merugikan masyarakat sekitar. Untuk menerapkan sanksi tersebut, Wakil Presiden Jusuf Kalla memanggil tiga Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat […]

  • Musrenbang Tingkat Kabupaten Musi Rawas Rumuskan Prioritas Pembangunan

    • calendar_month Sel, 20 Mar 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 164
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS, Jurnalindependen.co.id – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura), dalam rangka penyusunan RKPD tahun 2019, Selasa (20/03) di Bagas Raya, berjalan lancar dan sukses.  Acara resmi dibuka Bupati Mura, Hendra Gunawan, Nara sumber acara dari Irjen PDT Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Dr Syamsul Widodo. Litbang Inovasi Daerah […]

  • PLN Mesti Buka Pos Pengaduan Terkait Lonjakan Tagihan Listrik

    • calendar_month Sel, 9 Jun 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 124
    • 0Komentar

    JAKARTA – | Anggota Komisi VII DPR RI Mulyanto meminta PLN segera membuka posko pengaduan baik secara online atau langsung. Hal itu menyusul banyaknya keluhan masyarakat terkait lonjakan tagihan listrik selama tiga bulan terakhir. PLN juga diminta menjelaskan secara rinci penyebab kenaikan tagihan listrik masing-masing per pelanggan. “PLN jangan hanya berpatokan pada argumentasi standar bahwa lonjakan ini […]

  • KPU Nyatakan Persiapan Pilkada Serentak di 269 Daerah Sesuai Jadwal

    • calendar_month Rab, 2 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 118
    • 0Komentar

    NGAWI — Komisioner KPU RI Juri Ardiantoro menyatakan persiapan pilkada serentak di 269 daerah di seluruh Tanah Air pada 9 Desember mendatang secara umum sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hal itu diungkapkan Komisioner Juri Ardiantoro saat menghadiri kegiatan konsolidasi pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Rabu (2/12). “Memang masih ada sejumlah […]

  • Heri Amalindo Temui Sanak Dulur Achmad Murtin Lubuklinggau, Siap Suksesi Sumsel 1

    Heri Amalindo Temui Sanak Dulur Achmad Murtin Lubuklinggau, Siap Suksesi Sumsel 1

    • calendar_month Sen, 15 Mei 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 180
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Bakal Calon Gubernur Sumsel, H Heri Amalindo menyempatkan diri silaturahmi ke Kota Lubuklinggau. Kunjungan Heri Amalindo sengaja menuju rumah H Achmad Murtin di Kelurahan Air Kuti Lubuklinggau Timur 1, Senin malam (15/05/2023). Heri Amalindo merasa bangga disambut puluhan keluarga besar H Achmad Murtin, dalam rangka silaturahmi dan pengakraban kekeluargaan untuk suksesi dirinya menuju […]

  • Inilah Bantuan Usaha Ekonomi Produktif Untuk Lansia di Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 29 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 139
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Dinas Sosial Kabupaten Musi Rawas menyalurkan bantuan untuk lansia keluarga miskin dalam bentuk program Usaha Ekonomi Produktif (UEP) melalui dana Dekosentrasi Provinsi Sumsel yang bersumber dari Kementerian Sosial. Adapun bantuan yang disalurkan tersebut yakni stimulan sebagai pengembangan usaha yang disesuaikan dengan kebutuhan permintaan dari usaha lansia, contohnya perlengkapan bahan untuk pembuatan tempe, bantuan […]

expand_less