Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Politik » Pemerintah Dinilai Tak Jujur Tentukan Harga BBM

Pemerintah Dinilai Tak Jujur Tentukan Harga BBM

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sen, 28 Des 2015
  • visibility 107

PEMERINTAH dinilai tak jujur dan transparan dalam menentukan harga bahan bakar minyak (BBM). Banyak titik kebijakan menyangkut harga BBM yang tidak jelas dan mengundang tanda tanya publik.

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Heri Gunawan, mengungkapkan, rumusan pemerintah dalam menentukan harga premium (ron 88) tidak jelas. Ironis, harga pemium ron 88 justru lebih mahal daripada ron 97 milik Malaysia yang jauh lebih baik kualitasnya. Yang juga jadi pertanyaan mendasar, mengapa ada pungutan dana ketahanan energi dalam menetapkan harga BBM.  Dasar hukum untuk itu sangat tidak memadai.

“Jika dasar hukum pemerintah saat ini terkait dana ketahanan energi, yaitu UU No.30/2007 dan PP No.79/2014 tentang Kebijakan Energi Nasional, tampaknya belum spesifik mengatur dana ketahanan energi. Dapat dikatakan pungutan ini tidak jelas, karena bukan pajak, bukan pula PNBM. Lalu apa?” ujar Heri penuh tanda tanya, saat dihubungi Minggu (27/12).

 Seperti diketahui,  pemerintah lewat Menteri ESDM Sudirman Said, telah merilis harga baru BBM yang berlaku pada 5 Januari 2016. Harga premium dipatok Rp6.950 plus pungutan dana ketahanan energi Rp200. Jadi, harganya Rp7.150. Sementara harga solar dipatok Rp5.650 plus dana ketahanan energi Rp300, menjadi Rp5.950. Penetapan harga BBM seperti ini, nilai politisi Partai Gerindra itu, tidak konsisten dan seperti menutupi sesuatu di balik semua skenario tersebut.

“Saat ini, harga minyak mentah terus turun hingga menyentuh USD 37 per barrel. Namun, harga BBM masih tetap mahal. Mestinya dengan situasi seperti itu, oleh sejumlah pengamat, harga BBM bisa di bawah Rp5.000 per liter. Dengan kebijkan harga seperti sekarang, maka tidak salah jika muncul dugaan bahwa pemerintah cenderung melepas kebijakan energi kepada mekanisme pasar yang bertentangan dengan UUD 1945 pasal 33.”

Ke mana selisih keuntungan harga BBM yang mahal itu dialihkan selama ini? Hal tersebut menjadi pertanyaan lanjutan yang dikemukakan Heri. Politisi dari dapil Jabar IV ini menduga, keuntungan dari selisih harga yang diambil pemerintah kemungkinan besar dihabiskan untuk menopang pemborosan di Pertamina yang selalu mengimpor BBM. “Jangan sampai publik akan terus curiga bahwa jangan-jangan pemerintah hanya cari untung besar dari rakyatnya,” ujar Heri.

Heri berharap, pemerintah jujur dan lebih transparan dalam menjelaskan skenario penetapan harga BBM. Tak perlu membuat kegaduhan baru. Bicara jujur, apa adanya juga merupakan bagian dari revolusi mental. “Tahun 2016 nanti mesti jadi momentum yang tepat bagi pemerintah untuk bicara jujur ke rakyat, agar bekerja secara nyata, bukan hanya sebatas kata,” tutup Heri. (mh–DPR RI)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • MPK Minta Penegak Hukum Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Dispora LLG

    • calendar_month Sab, 25 Jul 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 121
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU — Sejumlah elemen masyarakat yang tergabung dalam Masyarakat Pemantau Korupsi (MPK) yang ada di daerah ini, meminta aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan penyimpangan yang terjadi di Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Kota Lubuklinggau Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel). “Kita meminta kepada aparat penegak hukum, kiranya untuk segera mengusut dugaan penyimpangan terhadap beberapa item […]

  • ICW Menilai Satgas Anti Korupsi Hanya Hiburan

    • calendar_month Rab, 20 Mei 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 151
    • 0Komentar

    JAKARTA — Satgas Anti Korupsi yang dibentuk Presiden Jokowi sebagai langkah menghentikan kriminalisasi dan melindungi KPK dinilai tidak optimal. Koordinator Indonesian Corruption Watch Adnan Topan Husodo menilai satgas tersebut hanya hiburan belaka. “Saya pesimis upaya-upaya seperti Satgas Anti Korupsi ini hanya untuk hiburan dan memberikan bukti kepada masyarakat bahwa pemerintah pro terhadap pemberantasan korupsi,” ujar […]

  • MoU Pemkab Mura dan Investor, Dukung Pembangunan Daerah

    MoU Pemkab Mura dan Investor, Dukung Pembangunan Daerah

    • calendar_month Sab, 8 Okt 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 183
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj Ratna Machmud melakukan pertemuan dan silaturahmi dengan para investor yang ada di wilayah Kabupaten Musi Rawas. Dalam pertemuan ini dilakukan penandatanganan kesepakatan kerjasama atau Memorandum of Understanding (MoU) bagi para pelaku Investor dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas, di Hotel Dewinda, Kota Lubuklinggau, Sabtu (08/10/2022). Bupati Ratna […]

  • FKBPD : Kami Hanya Minta Informasi, Tapi Malah Ditantang

    • calendar_month Rab, 10 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 119
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com –- Terkait pemberitaan mengenai Surat Konfirmasi dan Permintaan Data Forum Komunikasi Badan Permusyawaratan Desa (FKBPD) ke Dinas Kehutanan (Dishut) Kabupaten Musi Rawas (Mura) 17 April 2015 lalu dengan judul Soal Surat Konfirmasi FKBPD, Priscodesi : Kalau ingin melapor, laporlah! mendapat tanggapan dari Ketua FKBPD Kabupaten Musi Rawas, M Joko siang tadi, Rabu (10/06/2015). […]

  • Fenomena Bentukan Tim 10 Percepatan Pembangunan Musi Rawas

    • calendar_month Sen, 6 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 181
    • 0Komentar

    PENYERAHAN SK 10 orang Tim Bupati Untuk Percepatan Pembangunan (TBUPP) Kabupaten Musi Rawas yang dilakukan Bupati Hj Ratna Machmud Amin (RMA), Jum’at (03/09/2021) di Pendopoan Rumdin Bupati, ramai diperbincangkan, baik itu dikalangan aktivis, wartawan maupun masyarakat umum di seputar daerah Bumi Silampari (Musi Rawas, Lubuklinggau dan Muratara). Kami pribadi menilai itu wajar sebagai fenomena demokrasi. […]

  • Berikut Nama Peserta Tes Capim Baznas Musi Rawas, Hari Ini

    • calendar_month Rab, 1 Sep 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 143
    • 0Komentar

    Inilah nama-nama peserta tes tertulis, hari ini calon pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Musi Rawas : 1. Abdul Rochim2. Agus Sriyadi3. Ali Sodikin4. Ano Sumitra5. Bahana Jaal Haq Taqwallah6. Edi Sukamto7. Edi Sutrisno8. Gunawan9. Harmaini10. M Asri11. M Azharie12. Moh Abrori13. Nilvi Asyura14. Nurokhman15. Firdaus16. Poniman17. Rageman18. Sajuddin Alisyahbana19. Salman Muchtar20. Soleman21. Sutar22. […]

expand_less