Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Kartun Nabi Muhammad SAW Picu Kemarahan Umat Muslim Dunia?

Kartun Nabi Muhammad SAW Picu Kemarahan Umat Muslim Dunia?

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Rab, 14 Jan 2015
  • visibility 90

DUBAI — Kartun Nabi Muhammad SAW yang dipublikasikan oleh majalah Charlie Hebdo memicu kecaman dari umat Islam. Kantor Charlie Hebdo bahkan mendapatkan serangan yang mengatasnamakan agama Islam. Kendati kartun tersebut dikecam umat Muslim, para pemimpin Arab dan umat Islam mengecam serangan tersebut.

Pusat pembelajaran agama Islam yang paling terkemuka, Al-Azhar, menyebutkan Islam tidak membenarkan tindakan kekerasan. Serangan terhadap Charlie Hebdo tersebut menewaskan 12 orang, termasuk kartunis yang menggambar Nabi Muhammad SAW.

Kartun tersebut memicu kontroversi dalam beberapa tahun belakangan. Pengkhotbah dari Irak, Ahmed Al-Kubaisi, mengatakan pada AFP bahwa Perancis adalah ibu kota kebebasan, tetapi tidak ada yang mengatakan penggambaran Nabi Muhammad SAW tersebut memalukan.

"Ini adalah nabi yang dihormati 2 miliar orang di dunia. Apakah orang yang mengolok-oloknya memiliki moral?" ujar Ahmed.

Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan, Charlie Hebdo telah beberapa kali tidak menghormati Islam. "Kami menghormati agama mereka, mereka juga harus menghormati agama kami," ujarnya seperti yang dikutip dari Bernama.

Charlie Hebdo bukan media pertama yang mengkartunisasi Nabi Muhammad SAW. Majalah Denmark, Jyllands-Posten, pernah mempublikasikan 12 karikatur Muhammad pada 2005. Setelah itu, baru Charlie Hebdo dan beberapa media Eropa membuat kartu Nabi Muhammad SAW.

Salah satu kartunnya menggambarkan Nabi Muhammad yang sedang mengenakan turban berbentuk bom. Kemudian pada November 2011, kantor Charlie Hebdo menjadi sasaran bom karena merilis edisi "Charia Hebdo" (Hebdo Syariah) dengan karikatur Muhammad pada halaman depan.

Kurangnya Rasa Hormat

Professor Hubungan Internasional dari Universitas Qatar, Hassan Barari, mengatakan inti permasalahannya adalah kurangnya rasa hormat terhadap hak kebebasan berpendapat. Menurutnya, beberapa orang tidak mengerti arti dari kebebasan berpendapat yang dianut dunia Barat. Di sana, mereka dapat dengan mudah membuat film yang mengkritik Jesus.

Dosen Kajian Islam dari Universitas Toulouse di Perancis, Mathieu Guidere, mengatakan budaya toleransi dan menerima perbedaan pendapat hampir tidak terlihat di negara-negara Islam dan Arab. "Kita tak bisa menyangkal bahwa perasaan anti-Barat di wilayah ini berhubungan dengan kebijakan-kebijakan Barat. Ini berhubungan dengan penjajahan di masa lampau, kebijakan terhadap Israel dan dukungan terhadap diktator," ujarnya.

Larangan Kartunisasi

Mayoritas umat Muslim melarang kartunisasi para Nabi. Pemuka agama dari Irak, Kubaisi, mengatakan bahwa umat Muslim jangan sampai memperbolehkan siapapun menggambarkan Nabi Muhammad SAW. "Penggambaran Nabi Muhammad SAW dapat mempengaruhi statusnya di hati para pengikutnya. Tidak ada ayat dalam Alquran atau tradisi dari Nabi Muhammad yang melarang penggambaran dirinya. Pelarangan tersebut didasarkan atas rasa hormat terhadap Nabi," ujar Kubaisi.

Pelarangan juga berlaku untuk penggambaran Nabi Muhammad SAW dan nabi-nabi lainnya di film atau program televisi. Ketika sebuah trailer film anti-Muslim berjudul "Innocence of Muslims" beredar di Youtube pada 2012, protes muncul di beberapa negara. Empat orang, termasuk Duta Besar AS Chris Stevens, tewas di Libya ketika ekstrimis menyerang kantor-kantor yang berhubungan dengan AS pada 11 September 2012.

Beberapa waktu lalu, beberapa negara Muslim melarang penayangan film karya Ridley Scott yang berjudul Exodus: Gods and Kings yang menggambarkan Nabi Musa. "Penggambaran Nabi-Nabi Allah dapat memicu keraguan mengenai status mereka. Aktor yang memainkan peran mereka tidak akan dapat menyamai karakter para Nabi," ujar fatwa yang dikeluarkan oleh Dewan Fikih Islam di Mekkah. — Satya Festiani (rol)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Berontak Lawan Petugas, Hendri Buronan Begal Sadis Keok Diringkus

    • calendar_month Ming, 7 Apr 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    #Mengaku Pernah Terlibat Tindak Pembunuhan Musi Rawas – Meskipun sempat berontak lawan petugas ketika hendak ditangkap, tak ayal sepak terjang Hendri (34)  satu dari tiga buronan pelaku begal sadis terhenti. Pemuda belakang ketahui warga Desa Lubuk Pandan, Kecamatan Muara Lakitan Kabupaten Musi Rawas ini keok diringkus tim buru sergap (Buser) unit reskrim Polsek Muara Lakitan […]

  • Ini Harapan Bupati kepada Tim Penilai BBGRM Provinsi

    • calendar_month Kam, 2 Jun 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 65
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Ramah Tamah Bupati Musi Rawas Hj Ratna Machmud bersama Tim Penilai Lomba Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) serta Lomba Desa Tingkat Provinsi Sumatera Selatan di Pendopoan Rumah Dinas Bupati Musi Rawas, Rabu (01/06/2022). Tim penilai lomba BBGRM dan Desa ini dipimpin langsung Kepala Dinas PMD Provinsi Sumatera Selatan, Nelson Firdaus […]

  • Polda Sumsel Kejar Provokator Penyerangan Anggota Polres Empat Lawang

    • calendar_month Kam, 1 Agu 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 48
    • 0Komentar

    PALEMBANG – | Kepolisian Daerah Sumatera Selatan membentuk tim untuk mengejar provokator aksi massa melakukan penyerangan kepada anggota Polres Empat Lawang dan Rumah Sakit Umum Daerah Tebingtinggi, Rabu (31/7) malam. “Sekarang sudah diamankan 14 tersangka pelaku penyerangan terhadap anggota Polsek Ulu Musi jajaran Polres Empat Lawang, sedangkan provokator dan tersangka lainnya masih dalam pengejaran,” kata […]

  • KPK Limpahkan Berkas Yan Anton Ke Pengadilan Tipikor Palembang

    • calendar_month Sel, 10 Jan 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 58
    • 0Komentar

    PALEMBANG – Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberatasan Korupsi melimpahkan berkas Bupati Banyuasin nonaktif, Yan Anto Ferdian ke Pengadilan Tipikor Palembang, Sumsel, Selasa. JPU KPK juga melimpahkan berkas empat tersangka lainnya yang terlibat dalam kasus dugaan penerimaan suap bupati dari seorang pengusaha terkait sejumlah proyek di Dinas Pendidikan. Keempat tersangka lainnya, Umar Usman (Kepada Dinas Pendidikan […]

  • KIP Dapat Tingkatkan Peran Masyarakat Dalam Pembangunan

    • calendar_month Ming, 24 Jan 2021
    • account_circle investigasi
    • visibility 69
    • 0Komentar

    KETERBUKAAN Informasi Publik di Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura) sudah berjalan, kendati memang masih perlu perbaikan dari berbagai aspek. Diketahui Tahun 2020 lalu, hanya ada satu permintaan data dari masyarakat melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dan diteruskan ke PPID Pembantu yang berada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Namun, sangat disayangkan tidak […]

  • Badan POM Diminta Tingkatkan Pengawasan

    • calendar_month Jum, 24 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 50
    • 0Komentar

    PENJUALAN pangan Tanpa Izin Edar (TIE)  dan rusak marak terjadi di saat permintaan tinggi. Biasanya di momen Ramadan seperti ini, masyarakat cenderung kurang teliti dalam memilih dan membeli pangan. Untuk itu, Anggota komisi IX DPR RI Imam Suroso meminta Balai Besar POM dan Dinas Kesehatan Kota Padang untuk melakukan pengawasan pangan selama Ramadan dan menjelang […]

expand_less