Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Jembatan Sungai Tingkip, Baru Selesai Dikerjakan Rusak Kembali

Jembatan Sungai Tingkip, Baru Selesai Dikerjakan Rusak Kembali

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 31 Mar 2018
  • visibility 64

MURATARA, – Pekerjaan proyek pembangunan jembatan sungai tingkip senilai Rp 6,1 miliar, yang terletak di Dusun Tebing Tinggi, Kecamatan Karang Dapo, Kabupaten Musirawas Utara (Muratara), yang baru selesai dikerjakan. Sayangnya jembatan tersebut sudah mengalami kerusakan yang cukup parah, sehingga memunculkan dugaan pengerjaan kegiatan tersebut sarat dengan penyimpangan dan penyelewengan, Sabtu (31/03).

Berdasarkan informasi yang dihimpun dilapangan proyek yang dikerjakan oleh PT. Syahriputra Medjuh Utama tahun 2017 itu, sudah terjadi kerusakan yang cukup patal karena terlihat rangkaian besi yang muncul kepermukaan jalan dan jembatan seperti ranjau yang berpotensi membahayakan kendaraan yang melintas disekitar jembatan tersebut.

“Kita heran dan aneh, rasanya tidak mungkin proyek yang baru selesai tapi besinya seperti ranjau, apa memang teknis di spek pekerjaannya seperti itu, besinya sudah keluar dari coran semen,” kata Ding, seorang pengendara yang ditemui saat melintas dijembatan tersebut.

Sebagaimana tampak dilapangan belum lama ini,  sebagian badan  jenis Cor Beton, di Jembatan Sungai Tingkip sudah mengalami rusak parah, sehingga membuat Besi anyaman yang seharusnya tertanam didalam badan jalan cor beton terlihat bermunculan dipermukaan badan jalan seperti Ranjau tajam. Bagi setiap masyarakat, maupun Pengendara baik roda 4, dan roda 2 setiap melalui jembatan harus berhati – hati. Sedangkan usia jembatan ini baru selesai dikerjakan sekitar 1 bulan yang lalu, namun kwalitasnya sudah diragukan. Artinya sangat mungkin item pekerjaan jembatan tersebut diduga banyak penyimpangan dan diduga syarat korupsi.

Sebagaimana diketahui Pemerintah Kabupaten Muratara, melalui Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PUBM) Muratara ditahun 2017, telah menganggarkan dana senilai Rp 8,1 miliar, untuk Pembangunan Jembatan Sungai Tingkip, yang dimenangkan oleh PT. Syahriputra Medjuh Utama, dengan harga tawaran senilai Rp 6,1 miliar. Selain itu juga, terdapat biaya untuk Konsultansi Pengawasan Pembangunan Jembatan tersebut dengan dana sebesar Rp 75 juta, oleh CV. Aero Teknik Konsultan, selaku Pengawas. (Konkritnews.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bupati Ratna Machmud Siap Fasilitasi Jaringan Listrik Desa Sindang Laya dan Mukti Karya

    • calendar_month Sen, 15 Agu 2022
    • account_circle investigasi
    • visibility 66
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Bupati Musi Rawas, Hj. Ratna Machmud menyampaikan, pembangunan Jaringan Listrik merupakan salah satu langkah Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas dalam memberikan pelayanan dan pembangunan fasilitas untuk masyarakat. “Saya minta kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mendukung dan turut membantu pembangunan jaringan listrik desa hingga selesai. Dari Desa Sindang Laya hingga Desa Mukti […]

  • Ahli : Hak Angket DPR Hanya untuk Pemerintah

    • calendar_month Kam, 14 Sep 2017
    • account_circle investigasi
    • visibility 55
    • 0Komentar

    JAKARTA – Hak angket DPR hanya dapat ditujukan bagi Pemerintah selaku pelaksana kekuasaan eksekutif. Hal tersebut disampaikan Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Andalas Yuliandri dalam sidang uji aturan hak angket DPR dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2014 tentang Majelis Permusyawaratan Rakyat, Dewan Perwakilan Rakyat, Dewan Perwakilan Daerah, dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (UU MD3), […]

  • Mr X Rupanya Korban Pembunuhan, Satu Pelaku ditangkap

    • calendar_month Kam, 20 Jun 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 57
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Petugas jajaran satuan reserse kriminal (Satreskrim) Polres Mura, berhasil mengungkap misteri ditemukanya mayat laki-laki tersangkut tumpukan sampah aliran Sungai Kelingi. Mayat semulanya ditemukan tanpa identitas alias Mr. X teryata  ketahui bernama, Kelvin (15) seorang pelajar SMP warga Lubuk Besar, Kecamatan Tiang Pumpung Kepungut (TPK) yang tewas menjadi korban pembunuhan. Tidak hanya […]

  • Pertemuan AFTA Council Lahirkan Sertifikat Mandiri Eksportir

    • calendar_month Jum, 31 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    Singapura, 29 Agustus 2018 – Para Menteri ASEAN Free Trade Area (AFTA) Council kembali melangsungkan pertemuan rutin tahunan yang ke-32 dalam rangkaian acara pertemuan Menteri Ekonomi ASEAN (ASEAN Ministers’ Meeting/AEM) ke-50 pada hari ini, Rabu (29/8) di Shangri-La Hotel, Singapura. Pertemuan ini membahas isu-isu pendalaman integrasi ekonomi ASEAN di bidang perdagangan barang. Dalam masa Keketuaan […]

  • Inilah 682 Koperasi Terdaftar Badan Hukum di Pemkab Mura

    • calendar_month Kam, 6 Sep 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 61
    • 0Komentar

    Musi Rawas – Koperasi di Kabupaten Musi Rawas (Mura) saat ini, yang badan hukumnya terdaftar di Dinas Koperasi dan UKM setempat sebanyak 682, di 14 Kecamatan dan perkantoran Pemkab Mura. Dari 682 koperasi tadi terdiri dari 93 Koperasi Unit Desa (KUD), 35 Koperasi Pegawai Negeri atau KPN, 304 Koperasi Serba Usaha (KSU), 9 Koperasi Pondok […]

  • Diduga Oknum Karyawan PLN Bisniskan PSB Listrik

    • calendar_month Kam, 18 Des 2014
    • account_circle investigasi
    • visibility 190
    • 0Komentar

    Banyuasin, Jurnalindependen.com –– Info yang Kami terima dari masyarakat bahwa Pasang Baru PLN bekisar antara Rp 1.500.000 sampai dengan Rp 3.000.000 lengkap dengan SertIfikat SLO dalam tempo paling lambat 2 Minggu. Kepala Desa Srijaya Kecamatan Rantau Bayur mengatakan "Warga Srijaya Pasang Baru PLN Rp 3.000.000 resmi melalui manager PLN Defi, dan semua disetorkan ke Defi. […]

expand_less