Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Peristiwa » Ini Bantahan Cokro Tentang Proyek Pamsimas Kurang Volume

Ini Bantahan Cokro Tentang Proyek Pamsimas Kurang Volume

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Jum, 8 Des 2017
  • visibility 39

Musirawas – Cokro, selaku Satuan Pelaksana (Satlak) didampingi Kelompok Kerja Masyarakat (KKM) Pamsimas, Desa Ciptodadi, Musirawas, Sumatera Selatan, (6/12/2017), membantah bahwa proyek  tersebut kurang volume, maka kegiatan itu sudah kerjakan sesuai RAB.

“Tidak benar, proyek pamsimas di desa kami dikerjakan kurang volume, semua item pekerjaan seperti sumur bor, pondasi tower, cakar ayam dan lainnya kita kerja sesuai RAB serta melibat masyarakat setempat”,ujarnya.

Selanjutnya, ketika disinggung soal SPJ Pamsimas siapa yang buat, Cokro mengatakan bahwa pembuatan laporan tentang SPJ  bukan dari kita semua yang ngerjakan.“Pembuatan SPJ Sebagian dari kami sebagian dari Satker Pamsimas, karena ada hal-hal yang tidak kami mengerti”,Akuinya.

Seperti dilansir Harian Dialog, Proyek penyedian air minum  dan sanitasi masyarakat (Pamsimas),Desa Ciptodadi, Kecamatan Suka Karya, Musirawas, Sumatera Selatan, yang dibangun menggunakan dana APBN 2017 sebesar Rp.380 Juta, menuai protes masyarakat karena diduga kurang volume. Pasalnya ada beberapa item pekerjaan yang tidak mengacu pada RAB.

Menurut warga berinisial JJ, (21/11/2017), dalam pelaksanaan proyek Pamsimas di Desa Ciptodadi ada beberapa item pekerjaan diduga kurang volume, meliputi pekerjaan sumur bor kedalaman seharusnya 60 meter hanya dibuat sekitar 35 meter, kedalaman pondasi tower seharusnya 2 meter hanya dibuat 130 meter. Cakar ayam yang dibuat tidak sesuai pada gambar dan kegiatan ini diborongkan orang dari luar desa, warga setempat tidak dilibatkan.

“Dari item pekerjaan yang disebutkan pada saat pelaksanaan warga sudah berkali-kali menegur para pekerja dan Pak Kades, soal proyek sumur bor Pansimas dikerjakan tidak sesuai dengan RAB, banyak item pekerjaan dikerjakan kurang volume,” ujar JJ.

Dikatakannya, sumur bor dibangun kedalaman sesuai RAB, supaya air yang dihasilkan bukan  cekungan air tanah yang mengandung kadar zat besi, seharusnya sumur yang dibor mata air sungai dalam tanah, sehingga tidak mengalami kekeringan jika musim kemarau.“Warga kecewa dan tidak puas sumur bor yang dibuat kedalaman 35 meter, sehingga air yang dihasilkan tidak sesuai yang diharapkan, dikhawatirkan nanti tak bisa mengatasi musim kemarau. Apalagi kini teras atau kaki lima tower sudah retak,” jelas warga itu.

Selain itu, Sukria selaku Kades Desa Ciptodadi, Kecamatan Suka Karya, Musirawas, beberapa kali di hubungi  melalui via HP No.082162960xxx tidak diangkat dan SMS tidak dibalas. (hariandialog.com)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Minta Anggaran Pemda, Kepala Bandara Silampari Ditegur Komisi V DPR

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    PALEMBANG — Anggota Komisi V DPR RI Musa Zainuddin menegur Kepala Satuan Pelayanan Bandara Silampari Makmur S karena diduga meminta dana pengembangan bandara kepada Pemkab Musi Rawas dan Pemkot Lubuklinggau melalui dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD). Mintalah dananya ke Menteri Perhubungan, kalau minta ke meraka, dana mereka tidak cukup karena sudah digunakan untuk keperluan rakyat,” […]

  • Dana Aspirasi DPR Rawan Penyimpangan

    • calendar_month Sab, 13 Jun 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Didi Irawadi Syamsuddin menyatakan penolakannya terhadap dana aspirasi DPR Rp 11,2 sebesar triliun. Ia mengaku prihatin dengan diajukannya kembali dana aspirasi DPR. “Pengelolaan dana ini sesungguhnya rawan penyimpangan,” kata Didi dalam pernyataan tertulisnya yang diterima wartawan pada Sabtu (13/6). Menurutnya hal tersebut diprihatinkan karena harus mengelontorkan dana untuk […]

  • Silaturahmi Team Keluarga Bacagub Sumsel Heri Amalindo, Penuh Semangat dan Antusias

    Silaturahmi Team Keluarga Bacagub Sumsel Heri Amalindo, Penuh Semangat dan Antusias

    • calendar_month Sel, 16 Mei 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 63
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU – Silaturahmi team keluarga Heri Amalindo di Kota Lubuklinggau, Kabupaten Musi Rawas dan Kabupaten Musi Rawas Utara (MLM), yang di hadiri Langsung Bakal Calon Gubernur Sumsel, H. Heri Amalindo serta di dampingi Lurry Elza Alex Noerdin (Putri mantan gubernur Sumsel Alex Noerdin), beserta team pemenangan Sumsel dan ratusan simpatisan Heri Amalindo dari berbagai daerah. […]

  • Wabup Lantik 11 Pejabat Eselon III dan IV Pemkab Musi Rawas

    • calendar_month Rab, 17 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 60
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Wakil Bupati Musi Rawas Hj Suwarti melantik 11 pejabat Administrator dan Pengawas di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas (Mura). Pelantikan berlangsung di Kantor Bupati Musi Rawas, Rabu (17/7). Pelantikan dan Pengambilan sumpah/janji Jabatan Pejabat Administrator dan Pengawas Pemerintahan Kabupaten Musi Rawas dihadiri Sekda EC Priskodesi, Asisten, Staff Ahli dan Kepala […]

  • 215 PNS Terima Paket Sembako Mura Taspen

    • calendar_month Sen, 27 Mei 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 53
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS- Guna meringankan pemenuhan kebutuhan para pegawai, hadapi kesiapan lebaran Idul Fitri 1440 Hijriah. Kurang lebih 215 orang pegawai negeri sipil (PNS) bertugas dilingkup pemerintahan kabupaten (Pemkab) Mura terima paket sembako murah. Pembagian paket sembako sendiri dikordinir PT. Taspen, dimana masing-masing pegawai menyerahkan uang Rp. 10 ribu sudah bisa membawa pulang paket sembako berisi 2 […]

  • Napi Narkoba Beliti Produksi Tempe Siap Bersaing dipasaran

    • calendar_month Ming, 20 Okt 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 75
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Pembinaan keterampilan warga binaan lapas Narkotika Kelas II A Muara Beliti terus ditingkatkan. Sebagai salah satu buktinya, kini sejumlah narapidana (Napi) Narkoba mampu memproduksi bahan makanan tempe berkualitas siap bersaing. Hal itu disampaikan Kepala Lapas Narkotika Kelas II Muara Beliti, Suyatna didampingi Kasi kegiatan Kerja Somad seusai dirinya melakukan sidak sekaligus […]

expand_less