Breaking News
light_mode
Trending Tags
Maaf, tidak ditemukan tags pada periode waktu yang ditentukan.
Beranda » Opini & Humaniora » Gerakan Pasca Idhul Adha (2)

Gerakan Pasca Idhul Adha (2)

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Ming, 26 Agu 2018
  • visibility 91

ISLAM mengajarkan persaudaraan sesama dan menjauhi segala perbuatan nista. Dalam kehidupan sehari-hari, sikap sosial yang luhur dan mulia harus terus ditumbuhkan ketika egoisme cenderung merebak dalam kehidupan bangsa. Jika ketimpangan sosial masih tinggi dan segelintir orang menguasai kekayaan negeri tanpa rasa sungkan, hal itu menunjukkan luruhnya solidaritas sosial yang autentik dari kehidupan kolektif bangsa ini. Jauhi kekerasan, permusuhan, kebencian, dan saling menghinakan sesama anak bangsa agar keutuhan negeri tetap terjaga secara harmoni.

Pasca-Idul Adha, setiap Muslim perlu merayakan solidaritas sosial sebagai budaya dan praksis sosial untuk membela kaum lemah, mengadvokasi kaum kaya agar mau berbagi, dan menebar serbakebajikan dengan sesama yang bersifat melintasi. Budaya dan praksis solidaritas sosial juga disebarluaskan melalui harmonisasi sosial yang memupuk benih-benih toleransi, welas asih, damai, dan saling memajukan yang membawa pada kebajikan hidup kolektif yang luhur dan utama.

Orientasi keagamaan dalam kehidupan sosial yang indah ini jangan mekar sesaat di kala ritual, tetapi mewujud dan menyebarluas sepanjang masa dalam kehidupan sebagai pantulan iman dan ihsan yang merahmati semesta alam.

Menahan kuasa dunia

Pasca-Idul Adha plus haji bagi yang menunaikannya, sungguh Muslim Indonesia perlu menggelorakan kesalehan yang hanif (autentik) secara massal dan masif dalam praktik kehidupan. Tokoh agama lebih-lebih dituntut peran pencerahan dan uswah hasanahnya di hadapan umat untuk menampilkan keislaman yang autentik sekaligus kata sejalan tindakan. Bukan berhenti di keindahan petuah, tampilan, dan simbol yang tampak elok di mata publik tetapi tidak memberikan pencerahan bagi umat dan bangsa secara nyata.

Ketika egoisme ekonomi dan politik makin menghadirkan perilaku haus harta dan takhta serta hiasan dunia lainnya, sesungguhnya pasca-Idul Adha umat dan tokoh Muslim makin dituntut pengorbanannya untuk menjadi sosok-sosok pencerah dan suri teladan yang baik. Bukan ikut turun gelanggang menjadi para pemburu dunia yang melebihi takaran dan bahkan berbaur sebagai aktor-aktor yang dilukiskan dalam Alquran sebagai alhaakumu at-takatsur.

Negeri ini memerlukan para tokoh dan ulama yang benar-benar berperan autentik sebagai warasatul anbiyaasebagaimana dipesankan Rasulullah. Suatu posisi dan peran yang sangat luhur dan tertinggi, menjadi pewaris para nabi.

Jika para pembawa misi kerisalahan semua terjun ke pasar politik dan perebutan bahwa musuh terbesar manusia adalah diri sendiri yang mencinta ego dan kesenangan kue dunia, lantas kepada siapa umat menyandarkan ruhani dan bimbingan moralnya yang alami? Di sinilah spirit Idul Adha tidak boleh padam untuk menyinari ruhani setiap Muslim, lebih-lebih para tokohya, agar menjadi penggerak penyembelihan hasrat duniawi yang menyala-nyala. Idul Adha harus dijadikan momentum keumatan dan kebangsaan untuk menyembelih hasrat dunia yang berlebihan dan menabrak nilai-nilai luhur ketakwaan. (Penulis : KH. Haedar Nashir)

Sumber : republika.co.id

1    2    3

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Gubernur dan Bupati H2G Lakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Stadion Sepak Bola Musi Rawas

    • calendar_month Sab, 12 Sep 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 127
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Mendampingi Gubernur Sumatera Selatan H Herman Deru, Bupati Musi Rawas H Hendra Gunawan hari ini melakukan Peletakan Batu Pertama Pembangunan Tribune Stadion Sepakbola Musi Rawas, Sabtu (12/09/2020) di Kawasan Agropolitan Center Muara Beliti. Hadir dalam acara tersebut,  Asisten Ekonomi Keuangan dan Pembangunan Pemprov Sumsel Yohanes Hasiholan Toruan, Manager CSR PT Bukit […]

  • Besok Pelantikan Dewan Musi Rawas, Demokrat diPrediksi duduki Wk Ketua II

    • calendar_month Rab, 21 Jan 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 114
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — Besok, Kamis (22/01/2015) rencana pelantikan anggota Dewan PAW Musi Rawas (Mura) setelah pemekaran DPRD Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) – Sumatera Selatan. Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Mura, H Yuzakkir Mahmud pekan lalu menyampaikan kepada Jurnalindependen.com bahwa setelah pemekaran 15 Dewan dari dapil 5 dan 6 ke Kabupaten Muratara secara otomatis terjadi […]

  • Masalah Mantan Juru Masak Panti, Salpin : Biarlah Pimpinan yang Mengusirnya

    • calendar_month Sen, 16 Feb 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 122
    • 0Komentar

    LUBUKLINGGAU, Jurnalindependen.com — Mengenai adanya Keberadaan mantan juru masak di panti treshna werdha Budi Luhur Lubuklinggau dinilai Salpin (Kepala Panti) diluar aturan, karena yang bersangkutan sudah tidak ada lagi bekerja disitu. “Dulu memang dia (Asw) kerja sebagai juru masak, tapi beberapa tahun lalu sudah berhenti, dan keberadaannya disini kami tidak bisa mengusirnya. Biarlah pimpinan (Kepala […]

  • LGBT Diamati Perangkat Pengintai Israel

    • calendar_month Sen, 22 Okt 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 99
    • 0Komentar

    Berhati-hatilah jika Anda menerima pesan teks yang memberikan tautan yang terpotong. Perangkat Anda mungkin saja disadap dengan perangkat pengintai. Itulah yang terungkap dalam sebuah laporan di situs berita Israel Haaretz bahwa bahwa perangkat pengintai asal Israel dijual ke banyak negara untuk memata-matai kelompok tertentu, dan di Indonesia digunakan untuk membuat database kelompok Lesbian Gay Biseksual dan Transgender […]

  • Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    Hunger, thirst and chaos in southern Gaza as hostilities drive humanitarian aid to the brink of collapse

    • calendar_month Kam, 8 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 492
    • 0Komentar

    Twelve-year-old Do’a Atef spends her days knocking on doors begging for food, or gathering firewood from a dusty hill near a refugee camp outside Rafah, in southern Gaza, to cook the few tomatoes and peppers given to her by strangers. Do’a told NBC News that she was displaced from her home in Beit Lahia in […]

  • Menteri Yasonna Nyatakan SK Kubu Agung Akan Dicabut Awal Januari

    • calendar_month Sel, 22 Des 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 113
    • 0Komentar

    JAKARTA — Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna Laoly menyampaikan pemerintah masih menunggu selesainya proses tahapan pilkada untuk pencabutan Surat Keputusan (SK) Partai Golkar kubu Agung Laksono. Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi adanya konflik baru. “Ini kan tahapan pilkada masih ada. Jangan nanti ada komplikasi, beribut lagi. Biar saja dulu,” kata Yasonna di kantor Wakil […]

expand_less