Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Pendidikan » Dikotomi Sekolah Negeri dan Swasta Harus Dihapuskan

Dikotomi Sekolah Negeri dan Swasta Harus Dihapuskan

  • account_circle investigasi
  • calendar_month Sab, 11 Mei 2019
  • visibility 97

ANGGOTA Komisi X DPR RI Sofyan Tan berharap dikotomi dalam pelaksanaan sistem pendidikan antara sekolah swasta dan sekolah negeri harus dihapuskan. Menurutnya, selama ini sebenarnya sistem pendidikan Indonesia sudah menghapuskan dikotomi atau yang membedakan antara sekolah swasta dan negeri, yakni lewat sistem akreditasi. Sayangnya, dalam pelaksanaannya di lapangan masih ditemui dikotomi tersebut.

“Contohnya adalah kesempatan yang diberikan beberapa perguruan tinggi negeri untuk siswa sekolah swasta jauh lebih sedikit dibanding sekolah negeri. Ini sangat memprihatinkan,” ungkap Sofyan usai mengikuti Kunjungan Kerja Reses Komisi X DPR RI ke Yayasan Perguruan Sultan Iskandar Muda, Medan, Sumatera Utara, Kamis (2/5/2019).

Dijelaskan politisi Fraksi PDI-Perjuangan itu, sistem akreditasi itu memberikan standarisasi yang sudah diatur sedemikiain rupa bagi sekolah-sekolah, baik swasta maupun negeri. Sehingga jika satu sekolah swasta memiliki nilai akreditasi yang sama dengan satu sekolah negeri, maka kedua sekolah tersebut sudah dipastikan memiliki standar yang sama.

Dengan demikian, masih kata Sofyan, seharusnya pelajar memiliki hak yang sama untuk ikut bersaing dalam tes masuk perguruan tinggi negeri dengan jalur khusus. Namun, pada kenyataannya pelajar dari sekolah swasta tidak memiliki kesempatan yang sama untuk bersaing masuk perguruan tinggi negeri lewat jalur khusus sebagaimana sekolah negeri.

“Saya malah lebih menyukai sistem yang diterapkan oleh UGM (Universitas Gadjah Mada) yang meniadakan jalur khusus. Artinya semua siswa dari sekolah negeri atau swasta memiliki kesempatan yang sama untuk masuk universitas tersebut lewat jalur regular atau umum. Ini menjadi lebih fair dan adil,” analisa legislator dapil Sumut I itu. (ayu/sf-DPR)

  • Penulis: investigasi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dua SKPD Pemkab Mura Lebih Bayar Honor TPK Rp70 Juta

    Dua SKPD Pemkab Mura Lebih Bayar Honor TPK Rp70 Juta

    • calendar_month Jum, 9 Feb 2024
    • account_circle investigasi
    • visibility 152
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – Pemkab Musi Rawas pada Tahun 2022 menganggarkan Belanja Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) sebesar Rp2.071.900.000,00 dan telah direalisasikan per 31 Desember 2022 sebesar Rp1.918.500.000 ,00 atau 92,60% dari anggaran. Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas bukti pertanggungjawaban Belanja Honorarium TPK menunjukkan terdapat permasalahan pada dua SKPD, dengan penjelasan sebagai […]

  • Asian Games: Kursi Kosong Penonton Harusnya Bisa Diantisipasi

    • calendar_month Sen, 27 Agu 2018
    • account_circle investigasi
    • visibility 73
    • 0Komentar

    JAKARTA – Wakil Ketua Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra menyayangkan datangnya surat teguran dari Olympic Council of Asia (OCA) kepada Panitia Penyelenggara Asian Games 2018, Inasgoc, terkait banyaknya kursi kosong penonton di berbagai pertandingan Asian Games 2018. Menurutnya, hal itu seharusnya bisa diantisipasi dari awal, terutama faktor yang menyebabkan kursi penonton terlihat kosong. “Itu terlihat […]

  • Tugumulyo Fc Rebut Juara Gubernur Cup U-20 Musi Rawas

    • calendar_month Jum, 19 Jul 2019
    • account_circle investigasi
    • visibility 92
    • 0Komentar

    MUSI RAWAS – | Tim sepakbola Kecamatan Tugumulyo berhasi menjadi juara Piala Gubernur Cup 2019 U-20 tingkat Kabupaten Musi Rawas, usai mengalahkan tim Selangit Fc di laga final dengan skor akhir 2-1, saat berlaga di Stadion Mini Kelurahan B Srikaton Kecamatan Tugumulyo, Jumat (19/7) sore. Laga yang mempertemukan kedua Tim di partai final benar-benar berlangsung […]

  • Mengenai Pembebasan Lahan PPA, DPU Pengairan : Info Sangat Jauh dari Keadaan

    Mengenai Pembebasan Lahan PPA, DPU Pengairan : Info Sangat Jauh dari Keadaan

    • calendar_month Jum, 20 Nov 2015
    • account_circle investigasi
    • visibility 83
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS, Jurnalindependen.com — “Info yang bapak terima sangat-sangat jauh dari keadaan yang ada, anggaran yang ada Rp 100 juta untuk pembebasan 5 lahan. Masing-masing 5 lahan itu bervariasi harga pembebasannya,” kata Kepala Dinas PU Pengairan Kabupaten Musi Rawas melalui Kabid Bina Manfaat, P Simanjuntak, saat diambil keterangan di kantornya, Jum’at (20/11/2015). Menurut Simanjuntak, lokasi lahan […]

  • Masyarakat Demo Minta Ganti Camat BTS Ulu

    • calendar_month Jum, 17 Jan 2020
    • account_circle investigasi
    • visibility 80
    • 0Komentar

    MUSIRAWAS – | Masyarakat Kecamatan BTS Ulu gerah oleh ulah Camat Maidi M. Iman yang jarang ada ditempat/kantor. Saking geram dan kesalnya, warga mengadakan aksi demo ke Kantor Camat BTS Ulu dan mendesak agar Camat Maidi “hengkang” di ganti dengan camat yang aktif setiap hari kerja. Warga juga mendesak Bupati Hendra Gunawan segera ambil sikap […]

  • Membanggakan, RSUD Sekayu Raih Predikat Terbaik Ketiga Nasional

    Membanggakan, RSUD Sekayu Raih Predikat Terbaik Ketiga Nasional

    • calendar_month Sel, 3 Okt 2023
    • account_circle investigasi
    • visibility 116
    • 0Komentar

    SEKAYU –  Prestasi prestisius di raih Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) SEKAYU, Kabupaten Musi Bantu Asin (MUBA). Mewakili Provinsi Sumsel, RSUD SEKAYU berhasil meraih Penghargaan.RSUD SEKAYU Menyabet Juara 3 Nasional sebagai Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan Berkomitmen dalam Peningkatan Mutu Pelayanan JKN Tahun 2023 Tingkat Nasional Kategori Rumah Sakit Kelas B. Penghargaan ini langsung diberikan […]

expand_less